3 Modal Stefer Rahardian Hadapi ONE Championship ONE: Grit and Glory

Oleh Nurfahmi Budi pada 19 Apr 2018, 14:50 WIB
Diperbarui 14 Des 2018, 13:37 WIB
One Championship

Jakarta - Petarung Mixed Martial Arts (MMA) ONE Championship andalan Indonesia, Stefer Rahardian, mengklaim punya tiga modal penting menghadapi ONE Championship ONE: Grit and Glory, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (12/5/2018). Ia mengaku punya kepercayaan diri tinggi, teknik dan spirit.

Stefer Rahardian akan akan bersua petarung asal India, Himanshu Kaushik di kelas terbang. Kali ini, Stefer Rahardian semakin percaya diri, terutama berkat catatan tak pernah kalah pada 8 laga sebelumnya.

Satu yang membuat Stefer Rahardian memiliki semangat tinggi adalah kans menjadi juara dunia kelas terbang. Andai berhasil menaklukkan Kaushik, peluang menantang sang juara dunia, Adriano Moraes semakin besar.

Artinya, impian menjadi juara dunia tinggal beberapa langkah lagi. Walhasil, Stefer Rahardian ingin memaksimalkan laga 'kandang' demi tiket menuju ring jawara sejagad.

“Saya sangat menunggu-nunggu laga ini karena akan menaikkan ranking saya di kelas terbang. Kemenangan akan sangat berarti bagi karier saya di kemudian hari,” sebut Stefer Rahardian.

Petarung berusia 31 tahun tersebut mengaku sudah mewaspadai sepak terjang Kaushik. Meski tergolong pendatang baru, Kaushik sangat terkenal di India dengan gaya adu tendangan maupun gulat.

Stefer Rahardian sadar, ekspektasi publik pasti tinggi ketika bersua sang pendatang anyar. Namun, andalan Merah Putih tersebut tak ingin terlena. Ia berharap pertarungan tetap akan berjalan seru.

Pada pertarungan terakhir di kelas terbang ONE Championship, Stefer Rahardian mengalahkan Muhammad Imran.