MotoGP: Michelin Puas dengan Hasil Tes

Oleh Liputan6.com pada 07 Mar 2018, 09:30 WIB
Diperbarui 09 Mar 2018, 09:13 WIB
Valentino Rossi, MotoGP

Liputan6.com, Losail - Rangkain tes pramusim terakhir MotoGP di Sirkuit Losail, Qatar, baru saja usai. Para tim produsen yang tampil di tiga kelas berbeda mulai mengevaluasi hasil tes tersebut. Hal ini mengingat pada pertengahan Maret mendatang gelaran MotoGP 2018 bakal dimulai di lintasan sepanjang 5,3km tersebut.

Terlepas bagaimana kesibukan yang terjadi, Michelin selaku pemasok ban di kejuaraan grand prix begitu optimistis menatap gelaran MotoGP. Hal itu diungkap bos Michelin, Piero Taramasso.

Taramasso menyebut para pembalap dianggap telah lulus pengujian ban tanpa meninggalkan tanda tanya besar. "Saya harus mengatakan bahwa kami memiliki tiga tes positif. Di Sepang, kami menguji dua ban depan baru yang memberi kepercayaan diri sehingga bisa digunakan musim ini," ucapnya seperti dikutip dari GPOne, Selasa (6/3/2018).

"Selain Malaysia, kami juga gembira dengan hasil yang didapat di Thailand. Kami belum pernah ke sana sebelumnya dan umpan baliknya sangat bagus. Kami mengharapkan awal yang menjanjikan untuk musim ini," tambah Tamasso soal tes pramusim MotoGP.

2 of 2

Optimistis

Marc Marquez, MotoGP
Aksi pembalap Repsol Honda, Marc Marquez saat melakoni tes pramusim MotoGP 2018 di Sirkuit Losail, Qatar. (Twitter/Repsol Honda)

Dengan hasil positif tersebut, Michelin siap untuk memeriahkan gelaran kejuaraan grand prix musim ini. Belum lagi melihat hasil di Qatar, dan secara umum telah memberi kami perasaan yang baik.

Michelin selanjutnya akan menyediakan semua spesifikasi yang bakal digunakan sepanjang musim di masa depan. Lebih lanjut, Taramasso menjelaskan bahwa minggu depan pihaknya bakal menginformasikan kepada Dorna mengenai solusi yang diberikan. Dengan cara ini, tim akan mengetahui ban untuk keseluruhan kejuaraan.

"Dengan cara ini, tim akan mengetahui solusi ban menjelang akhir pekan perlombaan. Sehingga mereka bisa fokus secara eksklusif pada motor tanpa khawatir ban atau perubahan dari satu lintasan ke trek berikutnya. Tentu saja, jika ada masalah, kami akan melakukan evaluasi cermat dan kemudian memutuskan untuk melakukan modifikasi," tukas Taramasso.

(David Permana)

Lanjutkan Membaca ↓