Bali United Membawa I Made Andhika ke Timnas Indonesia

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 16 Feb 2018, 14:18 WIB
Diperbarui 18 Feb 2018, 14:13 WIB
Bali United vs Tampines Rovers

Jakarta - Bek Bali United, I Made Andhika Wijaya mengaku ingin berkonsentrasi ke final Piala Presiden 2018, dan tak memikirkan pemanggilan dirinya ke pemusatan latihan Timnas Indonesia. Menurut Andhika, apa yang ada di depan mata menjadi prioritas pertama saat ini.

I Made Andhika Wijaya akan menjadi satu di antara kekuatan lini belakang Bali United kala bersua Persija Jakarta, pada final Piala Presiden 2018, Sabtu (17/2/2018), di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Putra dari mantan pesepak bola asal Bali, Made Pasek Wijaya, itu ingin memberi trofi juara bagi fans Bali United.

"Soal Timnas Indonesia, itu nanti saja. Saya memilih untuk fokus memberikan yang terbaik bagi Bali United di final nanti. Setelah itu, saya akan memikirkan Timnas Indonesia," ujar Made Andhika.

Selain I Made Andhika Wijaya, ada tiga penggawa Bali United yang juga dipanggil Luis Milla, yakni Ricky Fajrin, Yabes Roni, dan Ilija Spasojevic. Fakta tersebut membuat

 

Satu yang istimewa, Andhika menjadi satu-satunya pemain yang baru mendapatkan kesempatan pertama mengikuti pemusatan latihan. Terkait final Piala Presiden 2018, Made Andhika yakin pertandingan akan berjalan ketat.

Namun, secara pribadi pemain berusia 21 tahun itu menegaskan akan membuktikan dirinya layak mendapatkan panggilan ke Timnas Indonesia.

"Persija tim yang bagus, pertandingan ini akan berbeda ketika kami bertemu di Bali saat penyisihan grup. Apalagi Persija bermain di kandang dan akan banyak The Jakmania yang memberikan dukungan, otomatis mereka memiliki semangat yang lebih besar," ujar Made Andhika.

Usai perhelatan final Piala Presiden 2018, Made Andhika akan tetap berada di Jakarta karena langsung memulai pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia di Lapangan ABC Senayan, Minggu (18/2/2018).

Video Pilihan Hari Ini

Chelsea Bidik Neuer di Transfer Musim Panas Ini