Selain Marko Simic, Ini 3 Pemain dengan Panggilan Unik

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 27 Jan 2018, 06:48 WIB
Diperbarui 27 Jan 2018, 06:48 WIB
Marko Simic
Perbesar
Marko Simic (Media Persija)

Liputan6.com, Jakarta - Penyerang asing Persija Jakarta, Marko Simic mendapat panggilan unik dari penggemar. Nama pemain asal Kroasia tersebut dipersingkat menjadi Kosim.

Sebutan ini kemudian mendapat tanggapan dari sang pemain. Simic merasa risih dengan panggilan seperti itu.

Namun, panggilan tersebut telah menjadi viral di media sosial. Kedigdayaan warganet menyebarluaskan panggilan Kosim di dunia maya tidak dapat dibendung.

Panggilan Kosim kadung terkenal di Instagram. Bahkan, komentator sebuah stasiun televisi ikut-ikutan memanggilnya Kosim saat memandu jalannya pertandingan Persija melawan Borneo FC di Piala Presiden 2018.

Simic merasa gerah dengan panggilan Kosim karena mengandung arti aneh dalam bahasa negara asalnya, yaitu Kroasia. Sebab, Kosim dapat diartikan sebagai miring. Mantan pemain Melaka United di Liga Malaysia ini telah merasa cocok dengan julukan Super Simic.

"(Panggilan) Kosim adalah bagus, tapi saya lebih cocok dengan Super Simic. Setiap orang dengan bebas dapat memanggil saya. Saya juga tidak masalah dengan panggilan apapun. Dalam bahasa saya, panggilan Kosim itu lucu. Terima kasih untuk dukungannya," ujar Simic.

Tidak hanya Simic, setidaknya, ada tiga pesepakbola Indonesia yang juga terkenal dengan panggilan unik. Berikut rangkuman dari Liputan6.com:


Rezaldi Hehanussa

Gelandang Persija, M Rezaldi Hehanusa menyapa suporter usai memenangi laga melawan Arema FC dilanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (2/6). Persija unggul 2-0 atas Arema FC. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Lahir di Jakarta, berdarah Maluku, lantas, Rezaldi Hehanussa dipanggil dengan sebutan Bule. Apa maksudnya?

Usut punya usut, Rezaldi merupakan pesepakbola blasteran. Ayahnya yang berasal dari Maluku ternyata memiliki darah Belanda.

Fisik Rezaldi yang putih serta tinggi juga mirip dengan perawakan bule luar negeri. Pemain berusia 22 tahun ini juga memiliki bola mata yang berwarna cokelat. Oleh karena itu, Rezaldi cukup pantas menyandang panggilan Bule.


Febri Hariyadi

Penyerang Persib, Febri Hariyadi (tengah) melompat menghindari hadangan pemain Mitra Kukar FC saat laga 8 besar Piala Presiden 2017 di Stadion Manahan Solo, Sabtu (25/2). Persib unggul 3-2. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Febri Hariyadi terkenal dengan panggilan Bow. Sebutan ini muncul karena Febri tidak dapat mengatakan huruf ‘R’ atau cadel.

Mulanya, Febri sering dipanggil “Brow”. Namun karena cadel, sebutan tersebut perlahan berubah menjadi Bow.

"Karena dulu zamannya kekinian, orang bilang brow, saya ngikutin dan temen saya bilang kenapa tidak jelas," ujar Febri.


Eka Ramdani

Eka Ramdani (tengah) pada sesi latihan perdana Persib, Rabu (13/12/2017). (Liputan6.com/Kukuh Saokani)

Eka Ramdani memiliki postur tubuh yang mungil. Sebagai seorang pesepakbola, tinggi Eka hanya 167 cm.

Oleh sebab itu, tidak salah para penggemar menyapa Eka dengan sebutan Ebol. Persis seperti perawakan yang dipunyai oleh gelandang berusia 33 tahun ini.

Meskipun bertubuh kecil, kualitas Eka tidak perlu diragukan. Dengan postur tubuh mungil, Eka malah lebih leluasa dan mobile di lini tengah.

Sebagai seorang gelandang tengah, Eka memiliki kelincahan sebagai pengatur serangan. Pemain kelahiran Purwakarta, Jawa Barat ini juga tidak pernah takut menghadapi lawan yang bertubuh lebih besar.

Kini, Eka kembali pulang ke Persib setelah enam tahun mencoba move on dari tim berjuluk Pangeran Biru tersebut. Sebelumnya, Eka pernah enam musim berseragam Pangeran Biru. Kurang afdol rasanya jika Eka tidak mengakhiri karier di klub yang telah membesarkan namanya itu.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya