Klub Evan Dimas Bermarkas di Stadion Minimalis

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 24 Jan 2018, 21:20 WIB
Diperbarui 26 Jan 2018, 21:13 WIB
Evan Dimas dan Ilham Udin

Jakarta, - Sempat kebingungan menentukan stadion sebagai markas klub untuk kompetisi musim 2018, klub Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn di Malaysia, Selangor FA, akhirnya memutuskan berkandang di Stadion Majlis Perbandaran (MP) Selayang. Namun, pilihan itu bukannya tanpa risiko karena Evan dkk. akan selalu bermain pada sore hari ketika menjamu lawan-lawan. 

CEO FMLLP selaku operator kompetisi, Kevin Ramalingam, mengatakan Selangor FA harus memainkan laga kandang pada sore hari karena Stadion MP Selayang tidak memiliki penerangan yang cukup memadai untuk menggelar laga malam hari.

Kepastian soal markas baru dan jadwal bertanding The Red Giants diumumkan operator kompetisi Liga Super Malaysia, FMLLP, setelah menerima surat resmi dari Asosiasi Sepak Bola Selangor.

"Kami tak ada kendala terkait masalah ini, hanya stadion itu hanya layak digunakan ketika sore hari. Selangor mungkin bisa mencari stadion yang layak untuk menggelar laga malam hari," ujar Kevin Ramalingam seperti dilansir dari Berita Harian.

"Apa pun yang terjadi, positifnya mereka sudah memastikan satu stadion sebagai markas untuk bertanding. Namun, FMLLP harus melihat kembali jadwal pertandingan mereka karena tiga tim saat ini menggunakan stadion itu. Ini karena stadion itu digunakan sepanjang tahun, tapi kami akan membantu Selangor untuk mendapatkan stadion sebagai tempat mereka bertanding," lanjutnya.

Berkandang di Stadion MP Selayang, Selangor FA harus berbagi markas dengan dua klub Liga Primer Malaysia, Kuantan FA dan UKM FC. Stadion dengan tribun tanpa atap ini berada kurang lebih 38 kilometer dari markas Selangor FA sebelumnya, Stadion Shah Alam.

Artinya Evan Dimas dan Ilham Udin akan menempuh perjalanan yang cukup jauh setiap kali akan memainkan laga kandang Selangor FA.

Selangor FA sempat meminta untuk menggunakan Stadion Nasional Bukit Jalil. Namun, 33 kali juara Piala Malaysia itu tidak mendapatkan izin karena stadion berkapasitas 90 ribu kursi itu akan menggelar banyak kegiatan selama satu tahun penuh.

Sementara untuk penggunaan Stadion Shah Alam, klub yang merekrut tiga pemain jebolan Liga 1 2017, Evan Dimas, Ilham Udin, dan Willian Pacheco itu sejak awal memang gagal untuk mendapatkan izin. Kegagalan itu terjadi karena adanya masalah yang melibatkan Asosiasi Sepak Bola Selangor dan pemerintah negara bagian.

Namun, hingga saat ini tak ada kejelasan mengenai masalah antara kedua pihak yang membuat Selangor FA terusir dari Shah Alam.

Nasib yang dialami Selangor, klub yang memiliki basis massa pendukung berlimpah di Negeri Jiran terasa ironis. Mereka bertanding di markas baru yang kapasitasnya hanya 16 ribu orang. Berbanding jauh dengan kandang lama mereka Shah Alam, yang daya tampungnya menembus 80 ribu orang.

Buat Evan Dimas stadion baru Selangor FA tidak asing. Ia sempat bermain di Stadion Selayang, saat membela Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2017 lalu.