Petinggi MU Terganggu dengan Komentar Jose Mourinho

Oleh Yus Mei Sawitri pada 03 Jan 2018, 15:50 WIB
Diperbarui 03 Jan 2018, 15:50 WIB
Jose Mourinho

Manchester - Komentar Jose Mourinho mengenai dana belanja pemain dikabarkan membuat petinggi Manchester United tak senang. Menurut Daily Mail, Rabu (3/1/2018), beberapa petinggi senior menganggap komentar tersebut sebagai tekanan terhadap klub. 

Mourinho belum lama ini menyatakan dana senilai 260 juta pound sterling (setara Rp 4,76 triliun) yang dibelanjakannya selama 18 bulan mengarsiteki Manchester United belum cukup. Pria Portugal tersebut menyebut anggaran itu tak memadai untuk membantu Manchester United bersaing di papan atas Premier League. 

MU masih bercokol di peringkat kedua klasemen sementara Premier League yang telah memasuki pekan ke-22. Namun, margin poin MU dengan peringkat pertama, Manchester City, sangat jauh. 

Manchester City mengantongi 72 poin atau unggul 15 angka atas Red Devils. Kans Manchester United mengejar rival sekota tersebut diprediksi sangat berat. Itulah salah satu alasan Mourinho mengeluhkan anggaran belanja pemain yang dimilikinya. 

Menurut Daily Mail, petinggi Manchester United sudah menyadari risiko saat menggaet Jose Mourinho sebagai manajer. Mereka sudah siap jika Mantan pelatih Real Madrid dan Inter Milan itu bakal bersikap vokal dan kerap memicu kontroversi di media.   

Petinggi MU dikabarkan memberi kebebasan Mourinho bersikap apa pun, termasuk soal mengomentari kinerja wasit, manajer tim lain dan bahkan mantan pemain Setan Merah. 

Namun, petinggi Manchester United dikabarkan tak senang dengan komentar teranyar Mourinho tentang dana belanja. Mereka menganggap komentar itu sebagai trik mendesak petinggi klub menggelontorkan dana untuk membeli pemain baru pada burs transfer.  

Sampai saat ini belum ada kabar apakah masalah transfer itu membuat hubungan Jose Mourinho dan petinggi Manchester United menjadi renggang atau tidak.