PSIS Ingin Labuhkan Jebolan Akademi Feyenoord

Oleh Ronald Seger Prabowo pada 27 Des 2017, 17:45 WIB
Diperbarui 27 Des 2017, 17:45 WIB
Kristian Adelmund, Persela Lamongan,TSC2016ID
Perbesar
Kristian Adelmund (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Semarang - PSIS Semarang terus bersiap jelang tampil di Liga 1 2018. Klub yang baru promosi dari Liga 2 itu pun mulai memburu pemain asing yang akan diandalkan bersaing dengan tim-tim elite lainnya.

Salah satunya adalah pemain asal Belanda, Kristian Adelmund. Pemain jangkung berusia 30 tahun itu bahkan dikabarkan sudah berada di Yogyakarta.

"Dia punya potensi yang bagus di lini belakang karena memiliki postur yang tinggi. Tidak masalah jika dia datang dan nanti menunjukkan kemampuan," ungkap pelatih PSIS, Subangkit.

Jika PSIS merekrut Adelmund, mantan pemain Feyeenord Rotterdam itu tak akan kesulitan beradaptasi. Sebab, ia sudah merasakan kerasnya kompetisi Liga Indonesia, baik bersama PSS Sleman, Persela Lamongan maupun Persepam Madura United.

Hanya, PSIS tak sendiri dalam usaha mendatangkan pemain jebolan akademi sepak bola Feyenoord (Belanda) ini. Sebab, Persib Bandung dikabarkan juga meninginkan tanda tangan sang pemain. Apalagi skuat Pangeran Biru juga menggelar pemusatan latihan di Stadion Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

2 dari 3 halaman

Hati-Hati

Manajemen PSIS sendiri menyebut tetap akan berhati-hati menjatuhkan pilihan. Mereka tak ingin pemain yang direkrut justru menjadi mubazir.

"Kami juga tidak ingin terburu-buru dalam mengambil pemain asing. Kami harus selektif dan sesuai kebutuhan tim, karena toh regulasi kompetisi nanti juga belum tahu seperti apa," lanjut mantan pelatih Persekabpas Pasuruan itu.

3 dari 3 halaman

Sudah Komunikasi

PSIS siap bertarung di Liga 1 2018. (Bola.com/Ronald Seger Prabowo)

Di sisi lain, General Manager (GM) PSIS, Wahyu Winarto, membernarkan sudah ada komunikasi dengan Adelmund. Hanya, komunikasi belum mengarah ke negosiasi. PSIS saat ini masih fokus dalam pencarian pemain lokal.

"Intinya, untuk pemain baik lokal maupun asing kami serahkan ke Pak Subangkit. Jika memang direkomendasi tentu kami melanjutkan dengan tahapan negosiasi. Manajemen PSIS nanti akan melihat pemain-pemain dari Amerika Selatan dan Eropa, bulan depan," kata Liluk, sapaan akrab Wahyu Winarto.

Lanjutkan Membaca ↓