Alasan Riko Simanjuntak Pindah dari Semen Padang ke Persija

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 18 Des 2017, 21:39 WIB
Diperbarui 18 Des 2017, 21:39 WIB
Latihan Perdana Persija Jakarta
Perbesar
Gelandang anyar Persija, Riko Simanjuntak, berlari saat latihan perdana di Lapangan Sutasoma, Jakarta, Senin (18/12/2017). Riko didatangkan Macan Kemayoran dari Semen Padang. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Jakarta Pemain sayap anyar Persija Jakarta, Riko Simanjuntak, sudah bergabung dengan tim Macan Kemayoran dalam sesi latihan perdana di Lapangan Sutasoma, Halim Perdanakusuma, Senin (18/12/2017). Mantan pemain Semen Padang itu datang ke Persija dengan tekad kuat membawa Persija tampil cemerlang di musim 2018.

Tubuh mungil Riko Simanjuntak sudah terlihat dalam sesi latihan perdana Persija. Pemain yang terkenal gemar bercanda itu tampak sudah cukup akrab dengan rekan-rekan satu timnya yang baru. Ia antusias melihat begitu banyak The Jakmania yang hadir di lapangan latihan.

"Saya sangat senang menjalani latihan perdana ini. Pemain, pelatih, suporter, dan manajemen sangat hangat menerima saya. Saya semakin termotivasi untuk membawa Persija menjadi lebih baik dari sebelumnya," ujar Riko Simanjuntak selepas sesi latihan.

Keinginan untuk membawa Persija menjadi lebih baik itu membuat Riko Simanjuntak cukup yakin, tidak akan ada persaingan tidak sehat di antara pemain Macan Kemayoran untuk bisa mendapatkan kesempatan bermain.

Riko yakin semua pemain hanya berpikir untuk bekerja keras bersama membantu Persija bisa melebihi hasil 2017. Di Liga 1 2017, Persija finis di posisi keempat.

"Saya rasa tidak akan ada persaingan dalam tim. Semua adalah teman yang datang untuk membantu Persija. Saya juga datang ke sini dengan motivasi untuk membantu Persija bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya. Tentu harapannya ingin menjadi juara," ungkapnya.

Riko Simanjuntak direkrut Persija dengan kontrak berdurasi dua tahun. Pemain kelahiran Pematangsiantar itu sempat diisukan bergabung dengan PSMS Medan yang baru saja promosi ke Liga 1. Namun, doa restu dari orangtua membawanya ke Persija.

"Sempat ada kabar PSMS mau memberikan tawaran, tapi Persija konkret dan memberikan kepastian. Saya pun meminta restu orangtua dan mereka setuju saya ke Persija demi masa depan saya," kata pemain berusia 25 tahun itu.