Morata Ungkap Perbedaan Conte dengan Zidane

Oleh Defri Saefullah pada 11 Nov 2017, 06:12 WIB
Diperbarui 11 Nov 2017, 06:12 WIB
Alvaro Morata, Chelsea, Premier League
Perbesar
Pelatih Stoke City, Mark Hughes dan pelatih Chelsea Antonio Conte pada laga Premier League, di Stadion Bet365, Sabtu (23/9/2017). Chelsea menang 4-0 atas Stoke City. (AFP/Lindsey Parnaby)

Liputan6.com, London - Alvaro Morata punya banyak pengalaman dilatih pelatih berbeda. Dua pelatih yang cukup dekat dengan dirinya yaitu Zinedine Zidane dan Antonio Conte.

Morata pun bisa membedakan bagaimana gaya Zidane dan Conte. Bagi Morata, Conte lebih peduli dengan detail taktik permainan di lapangan.

Hal ini tidak didapatkannya saat dilatih Zidane di Real Madrid. Meski begitu, Morata masih bisa cetak 15 gol musim lalu di bawah asuhan Zidane.

Saat ini, Morata masuki musim emasnya bersama Chelsea. Dia jumpa kembali dengan Conte yang dulu mengangkat performanya bersama Juventus.

Dia sudah cetak 7 gol di Liga Inggris. Ini torehan yang lumayan bagus untuk pemain yang diboyong dengan rekor transfer 70 juta pounds dari REal Madrid.

"Zidane dan Conte punya mental juara. Conte tipikal pelatih yang lebih taktis karena dia kontrol permainan kita. Dia orang yang penuh gairah," katanya seperti dikutip as.

"Zidane juga seorang pemenang tapi punya cara sendiri."

 

 

2 dari 3 halaman

Berpengaruh

Chelsea-Manchester United
Perbesar
Penyerang Chelsea, Alvaro Morata melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Manchester United pada lanjutan Liga Inggris di Stamford Bridge di London (5/11). Chelsea Menang tipis atas MU 1-0. (AFP Photo/Adrian Dennis)

Hijrahnya Morata ke Chelsea ternyata cukup memengaruhi produktivitas Real Madrid. Los Blancos tampak kurang produktif dibandingkan musim sebelumnya.

Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema tak bisa diharapkan. Benzema yang jadi ujung tombak baru cetak satu gol dari 7 kali tampil.

Penampilan buruk Benzema mencuatkan kritikan dari beberapa pengamat seperti Gary Lineker. Namun Morata punya pendapat lain.

"Karim salah satu penyerang terbaik. Dia punya kualitas untuk jadi penyerang utama di Madrid," ucapnya.

3 dari 3 halaman

Balik Kritik

Chelsea, Manchester United, Premier League
Perbesar
Pemain Chelsea, Alvaro Morata dan Eden Hazard merayakan gol saat melawan Manchester United pada lanjutan Premier League di Stamford Bridge, London, (5/11/2017). Chelsea menang 1-0. (AP/Frank Augstein)

Morata tak terima Benzema dikritik Lineker. Dia mengatakan, legenda Inggris itu harus berkaca dengan situasi yang berbeda di sepak bola sekarang.

"Saat Lineker main di Spanyol belum ada media sosial. Saya pikir Anda harus paham situasinya dulu. Saya pikir kritikan tak akan memengaruhi Benzema," ucapnya.

Lanjutkan Membaca ↓