Septian David Maulana Berevolusi dengan Seragam Timnas Indonesia

Oleh Windi.Wicaksono pada 05 Okt 2017, 13:10 WIB
Diperbarui 05 Okt 2017, 13:10 WIB
SEA Games 2017-Indonesia-Thailand
Perbesar
Penyerang Timnas Indonesia U-22, Septian David Maulana melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Thailand pada pertandingan SEA Games 2017 di Shah Alam, Malaysia (15/8). Indonesia dan Thailand bermain imbang 1-1. (AP Photo / Vincent Thian)

Liputan6.com, Bekasi - Septian David Maulana melanjutkan performa gemilangnya dengan seragam Timnas Indonesia. Kemarin (4/10/2017), David menyumbang satu gol dalam kemenangan 3-1 Timnas Indonesia atas Kamboja di Stadion Patriot, Bekasi.

Dua gol Tim Garuda lainnya disarangkan Lerby Eliandri dan Rezaldi Hehanusa. David tampil sejak menit pertama sebelum digantikan Evan Dimas pada menit ke-64. Sebelumnya, saat tampil di SEA Games 2017 Malaysia, Septian juga mencuri perhatian lewat penampilan mengesankan.

Gelandang asal Semarang itu total mencetak tiga gol bersama Timnas Indonesia U-23 di ajang SEA Games 2017. Ia sudah dipanggil membela Timnas Indonesia U-19 dan ikut tampil di Piala Asia 2014 U-19 di Myanmar.

Ketika di bawah asuhan Indra Sjafri, David ditempatkan sebagai pemain sayap. Namun, perannya berubah ketika David dilatih Luis Milla. Pelatih asal Spanyol itu menjadikan pemain berusia 21 tahun itu sebagai penghubung antara lini tengah dan depan.

Terbukti peran itu membuat pemain Mitra Kukar ini lebih efektif di lapangan. David bisa menjadi playmaker modern yang selain dituntut berkreasi juga bisa bebas bergerak ke mana saja dengan bola.

Tapi, ketika tidak memegang bola, dia mesti mengikuti arah diagram pertahanan yang diarahkan Luis Milla. David juga tak jarang melakukan penetrasi di kotak penalti lawan.

2 dari 3 halaman

Berkembang Pesat

Marinus Wanewar, Ezra Walian, Septian David Maulana, Timnas Indonesia U-22
Perbesar
Gelandang serang kelahiran 1996 ini perannya amat krusial untuk menambah daya sengat Timnas Indonesia U-22. Ia amat diandalkan sebagai pendobrak kejutan saat lini serang Tim Merah-Putih mengalami kebuntuan. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

David memulai karier sepak bolanya di Sekolah Sepak Bola (SSB) Bhaladika Semarang pada 2010 hingga 2012. Perkembangannya pesat dan pada 2013 dia mewakili Indonesia di Piala Pelajar Asia U-18.

Pada ajang itu, David mendapat penghargaan pemain terbaik. Kariernya berlanjut dengan memperkuat Timnas Indonesia U-19 di bawah asuhan pelatih Indra Sjafri dan  menjadi juara Piala AFF U-19 di Sidoarjo.

Mitra Kukar memboyongnya pada 2015 dan masih setia bersama klub asal Kalimantan tersebut sampai sekarang. Dia juga jadi pilihan utama di skuat Naga Mekes.

Luis Milla kerap percaya pada kemampuan David untuk bermain di belakang striker. Baik di Timnas Indonesia U-23 atau senior, David selalu mencoba menampilkan yang terbaik dari kemampuannya.

Menarik menanti sepak terjang David selanjutnya dengan seragam Tim Garuda. Apalagi masa depannya masih panjang dengan usia yang masih belia, David dapat terus menjadi andalan Timnas Indonesia selama progresnya meningkat.

 

3 dari 3 halaman

Profil Septian David Maulana

Timnas Indonesia Bungkam Kamboja
Perbesar
Pemain Timnas Indonesia, Septian David Maulana usai menjebol gawang Kamboja pada laga persahabatan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (4/10). Timnas Indonesia menang 3-1 atas Kamboja. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Profil Septian David Maulana

Tempat Tanggal lahir: Semarang, Jawa Tengah, 1 September 1996

Tinggi: 172 cm

Posisi bermain: Penyerang atau Gelandang.

Karier junior

2010-2012: SSB Bhaladika

2013: Tim Piala Pelajar Asia U-18.

Klub: Mitra Kukar (2015- sekarang)

2013-2014: Timnas Indonesia U-19

2016: Timnas Indonesia

2017: Timnas Indonesia U-22.

Lanjutkan Membaca ↓