Kalah dari Timnas Indonesia U-19, Kamboja Punya Banyak Masalah

Oleh Risa Kosasih pada 05 Okt 2017, 07:12 WIB
Diperbarui 05 Okt 2017, 07:12 WIB
Timnas Indonesia U-19
Perbesar
Penyerang Timnas Indonesia U-19, Egy Maulana Vikri melompat menghindari adangan kiper Kamboja U-19, Chea Vansak pada laga persahabatan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (4/10). Indonesia U-19 unggul 2-0. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Kamboja U-19 Kazuniri Inoue menyebut fisik pemainnya yang kelelahan jadi salah satu penyebab kekalahan 0-2 dari Timnas Indonesia U-19, Rabu (4/10/2017). Dua gol Timnas Indonesia U-19 dicetak di lima menit akhir pertandingan.
 

 
Kamboja U-19 menggunakan pola compact defence atau bertahan total serta mengandalkan serangan balik. Setelah kebobolan satu gol pada menit ke-86, barulah mereka mencoba keluar menyerang.
 
"Kami kehilangan peluang di menit akhir. Mereka bermain bagus sebab lama menguasai bola dan kami kelelahan," ucap Inoue dalam jumpa pers usai laga.
 
Sementara itu, kapten tim Kamboja Teat Kimheng menganggap kekalahannya dari Timnas Indonesia U-19 sebagai bahan evaluasi. Sejak gagal di AFF U-18 bulan September lalu, Kimheng sampai sekarang punya pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
 
"Mereka memang lebih baik dari kami. Kami mencoba bertahan. Mereka menang karena main baik dan penguasaan bola lebih baik," ucap Kimheng.
 
"Kami punya beberapa masalah dan akan belajar dari kesalahan itu. Kesalahan kami adalah penyelesaian akhir dan operan," katanya.