Cara Septian David Agar Tetap Dipanggil Timnas Indonesia

Oleh Muhammad Ivan Rida pada 31 Agu 2017, 22:15 WIB
Diperbarui 31 Agu 2017, 22:15 WIB
Marinus Wanewar, Ezra Walian, Septian David Maulana, Timnas Indonesia U-22
Perbesar
Septian David Maulana jadi bintang timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2017. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Liputan6.com, Jakarta - Septian David Maulana tak mau cepat berpuas diri setelah meraih medali perunggu SEA Games 2017 bersama timnas Indonesia U-22. Ia ingin terus memberikan yang terbaik bagi klubnya agar terus berseragam Merah Putih.

Timnas Indonesia U-22 gagal mencapai target emas setelah takluk 0-1 dari tuan rumah Malaysia pada semifinal, di Stadion Shah Alam, Selangor, Sabtu (26/8/2017). Namun, Tim Garuda mampu menyabet medali perunggu karena mencukur Myanmar 3-1 pada perebutan peringkat ketiga, tiga hari berselang.

Kegagalan membawa pulang medali emas memang memperpanjang dahaga akan prestasi jadi juara di SEA Games, yang kali terakhir diraih pada SEA Games edisi 1991. Ketika itu Timnas Indonesia meraih medali emas dengan menumbangkan Thailand pada laga final, 4 Desember 1991.

"Saya sangat bersyukur kami bisa membawa medali perunggu dan tetap senang meski gagal meraih emas. Kami memang sempat memiliki kendala mental setelah kalah dari Malaysia. Namun, kami mampu mengatasi masalah tersebut," tutur Septian ketika ditemui di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (30/8/2017) malam.

"Namun, setelah ini saya akan mengalihkan fokus ke klub agar bisa memperbaiki performa dan kembali mendapat panggilan ke Timnas Indonesia. Saya berharap bisa tampil lebih maksimal," tuturnya.

Luis Milla tidak mengikutsertakan satu pun pemain timnas Indonesia U-22 yang tampil di SEA Games 2017, untuk membela skuat senior dalam laga uji coba kontra Fiji di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Sabtu (2/9/2017).

Saksikan video menarik berikut ini: