Usai Atasi Malaysia, Kiper Timnas Futsal Putri Bidik Myanmar

Oleh Ahmad Fawwaz Usman pada 21 Agu 2017, 18:00 WIB
Diperbarui 21 Agu 2017, 18:00 WIB
SEA Games 2017, timnas futsal putri Indonesia
Perbesar
Logo SEA Games 2017 (kualalumpur2017.com.my)

Liputan6.com, Kuala Lumpur - Citra Adisti bisa disebut sebagai pahlawan kemenangan timnas futsal putri Indonesia atas Malaysia pada laga perdana SEA Games 2017. Berkat ketangguhannya, timnas futsal putri menang 2-1 di Panasonic Stadium, Minggu (20/8/2017).

Pada laga itu, timnas futsal putri Indonesia unggul 2-0 lebih dulu berkat gol Novita Murni Piranti di menit ke-11 dan Susi Susanti ke-19. Namun, Malaysia mampu memberikan perlawanan lewat gol Norhawa di menit ke-32.

Dalam kondisi kritis, Malaysia mendapatkan dua second penalty akibat foul timnas Indonesia yang sudah mencapai lima kali. Hebatnya, Citra mampu mementahkan peluang Malaysia hingga mampu menjaga keunggulan 2-1.

"Soal penalti memang sudah banyak dilatih pas latihan. Sudah antisipasi. Saat unggul 2-1 dan foul pemain sudah lima, Citra langsung banyak berdzikir dan mulai siapkan mental kalau mereka dapat penalti," kata Citra saat dihubungi Liputan6.com.

"Walaupun suporter Malaysia menyoraki Indonesia dengan kata-kata kasar, Citra harus percaya diri dan membalas teriakan mereka dengan cara nge-blok penalti itu. Alhamdulillah skor tak berubah sampai akhir," ia menambahkan.



Selanjutnya, timnas futsal putri Indonesia bersiap meraih hasil positif pada laga selanjutnya, yakni melawan Myanmar, Selasa (22/8/2017). Di atas kertas, tim asuhan Andre Picessa itu jauh lebih diunggulkan ketimbang Myanmar.

Rapor Buruk Myanmar

Terlebih, Myanmar sendiri sudah menderita dua kekalahan di SEA Games 2017. Mereka baru saja dibungkam Malaysia 2-1 dan Thailand 10-2. Itu mengapa mereka saat ini menempati posisi juru kunci.

"Kalau menurut Citra tidak ada lawan yang mudah di SEA Games. Siapa pun lawannya pasti ingin menang dan kami tidak boleh kehilangan poin sedikit pun jika mau juara," ungkap Citra yang juga kiper Jaya Kencana Angels.

"Myanmar tim yang punya agresivitas karena sebagian besar pemainnya pesepak bola. Tapi kami sudah mempelajari dan menonton video bagaimana cara mereka bermain. Mudah-mudahan besok kami bisa tampil lepas," tegasnya.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya