Aji Santoso Ungkap Rahasia Sukses Arema

Oleh Luthfie Febrianto pada 12 Mar 2017, 23:15 WIB
Diperbarui 12 Mar 2017, 23:15 WIB
PBFC vs Arema
Perbesar
Bek Arema, Arthur Cunha (kiri) mengawal ketat penyerang PBFC, Reinaldo di laga final Piala Presiden 2017, Minggu (12/3/2017). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Bogor - Pelatih Arema, Aji Santoso, membongkar rahasia timnya menang telak 5-1 atas Pusamania Borneo FC (PBFC) di Final Piala Presiden 2017, Minggu (12/3/2017). Aji mengatakan setidaknya ada dua taktiknya yang terbukti jitu di pertandingan final ini.

Dalam partai yang berlangsung di Stadion Pakansari, gol-gol Arema lahir lewat dua gol Cristian Gonzales, satu gol Hanif Sjahbandi, dan gol bunuh diri Michael Orah. Sementara gol PBFC tercipta lewat Firly Apriandi.

Hasil ini terhitung mengejutkan lantaran PBFC punya catatan tak kebobolan yang apik selama Piala Presiden 2017. Lantas, apa rahasia Aji Santoso dalam merobohkan tembok pertahanan PBFC.

"Saya tekankan kepada para pemain, kalau sudah sampai 1/3 pertahanan lawan jangan banyak main long pass, tapi banyak kombinasi satu-dua," kata Aji dalam jumpa pers usai pertandingan. "Itu sangat terbukti di gol kelima di mana gol lahir dari kombinasi yang sangat luar biasa."

Selain itu, Aji menuturkan, dirinya menginstruksikan bek Arthur Cunha dan para pemain lain untuk mengawal striker PBFC, Reinaldo Elias. Pasalnya, Aji menilai PBFC selalu mengandalkan umpan panjang yang ditargetkan pada Reinaldo. "Jadi kalaupun duel, bolanya jatuh ke pemain kami," kata Aji.

Lebih lanjut, Aji juga mengaku puas dengan kinerja anak asuhnya. Menurut Aji, para pemain Arema tak hanya berhasil menang melainkan juga menghibur penonton. "Anak-anak tampil maksimal. Alhamdulillah kami bisa menang dengan skor meyakinkan," kata Aji.

2 dari 2 halaman

Tetap Ada Evaluasi

Kendati puas dengan kinerja pemain, Aji mengaku tetap ada evaluasi internal tim. Itu karena juara Piala Presiden bukanlah target utama dari Arema.

"Ini cuma target antara dan tetap ada evaluasi untuk mengarungi kompetisi Liga 1. Kami juga baru punya dua stopper," ujar Aji mengakhiri.

Lanjutkan Membaca ↓