Manado Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Paralayang 2017

Oleh Liputan6 pada 22 Feb 2017, 15:30 WIB
Diperbarui 22 Feb 2017, 15:30 WIB
20160506- Paralayang Jadi Pilihan Favorit di Puncak-Bogor-Johan Tallo
Perbesar
Aksi olahraga paralayang (Foto: Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Manado - Manado, Sulawesi Utara menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Paralayang pada 17-19 Maret 2017. Kejuaraan tersebut rencananya diikuti oleh 12 negara dan kini persiapan acara bertajuk Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) di Taman Hutan Raya, Gunung Tumpa, Manado, sudah mencapai 75 persen.

Ketua FASI Sulawesi Utara (Sulut), Kolonel Pnb Arifaini Nur Dwiyanto, turut melakukan pengecekan di lokasi lomba. Dia berharap perbaikan insfrastruktur dapat rampung ketika kejuaraan mulai berlangsung.

"Perbaikan fasilitas dan insfrastruktur di Kawasan Tahura Gunung Tumpa, yang akan digunakan pada saat Kejuaraan Dunia Paralayang, yakni toilet, perbaikan akses jalan menuju lokasi terus dioptimalkan," ujar Dwiyanto kepada wartawan.

Begitu juga dengan penyediaan fasilitas take-off oleh Pemprov Sulut serta perbaikan tempat pendaratan di Desa Tiwoho oleh Pemkab Minut mulai dikerjakan. "Saya berharap kepada Pemprov Sulut, Pemkot Manado serta Kabupaten yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab terhadap kesuksesan kejuaraan ini untuk secara sinergi segera mendorong selesainya persiapan-persiapan yang menyangkut infrastruktur demi kesuksesan iven ini," kata Dwiyanto, yang juga menjabat Danlanud Sam Ratulangi Manado.

Dia optimistis, Kejuaraan Dunia Paralayang ini dapat terlaksana sesuai yang diharapkan dalam rangka meningkatkan pembinaan olahraga dirgantara di Sulut. "Ini sekaligus dapat membangkitkan pariwisata sesuai dengan program yang sudah di declare oleh Pemprov Sulut," terang Dwiyanto.

Data di pihak penyelenggara saat ini sudah 12 negara yang terdaftar sebagai peserta kejuaraan dunia tersebut. Bukan tidak mungkin, peserta kejuaraan dunia paralayang bisa bertambah. (Yoseph Inakubun)

Tag Terkait