Allegri Tak Sesali Kekalahan Juventus dari Milan

Oleh Ahmad Fawwaz Usman pada 24 Des 2016, 08:00 WIB
Diperbarui 24 Des 2016, 08:00 WIB
Juventus

Liputan6.com, Doha - Juventus gagal mendapatkan kado akhir tahun berupa Piala Super Italia 2016. Itu karena mereka dipaksa AC Milan menyerah lewat adu penalti. Meski begitu, Massimiliano Allegri tetap puas dengan performa tim sepanjang tahun.

Milan benar-benar menjadi batu sandungan buat Juventus di musim ini. Sebelumnya, Milan menjadi tim yang memberikan salah satu dari tiga kekalahan Juve di Liga Italia 2016/2017. Kini, keperkasaan Milan atas Juve kembali terlihat di Piala Super Italia 2016.

Berlaga di Jassim Bin Hamad Stadium, Sabtu (24/12/2016) dinihari WIB, kedua tim sempat bermain skor 1-1 setelah gol Giorgio Chiellini di menit ke-18 dibalas Giacomo Bonaventura (38). Setelah skor 1-1 tak berubah, laga pun dilanjut ke babak adu penalti.

Dalam babak tos-tosan, Milan mampu ungguli Juve dengan skor 4-3. Berkat itu Milan pun berhak meraih trofi Piala Super Italia yang keenam mereka. Namun, kekalahan dari Milan tak begitu disesali Allegri.

"Ini adalah tahun yang sangat baik bagi Juventus. Kami memenangkan Coppa Italia, Scudetto, dan kami memiliki kinerja yang bagus. Kami juga tampil di Piala Super Italia. Ketika kami beralih ke tahun 2017, kami harus fokus dan melihat apa yang bisa kami lakukan untuk mencapai tujuan," kata Allegri, seperti dikutip Soccerway.

2 dari 2 halaman

Bukan Prioritas

Ya, kegagalan itu bukan menjadi pertanda buruk bagi perjalan nasib I Bianconeri. Faktanya, mereka masih bersaing dalam tiga kompetisi musim ini. Di klasemen Liga Italia, mereka masih berstatus penguasa dengan koleksi 42 poin dari 17 laga, unggul empat angka atas AS Roma.

Mereka juga menjadi kontestan yang tampil di 16 Besar Coppa Italia. Bahkan, kemungkinan besar mereka akan melaju ke perempat final mengingat lawan mereka hanya tim seperti Atalanta. Tak kalah mengesankan adalah rapor mereka di Liga Champions.

Juve sukses memuncaki klasemen Grup H setelah memenangkan persaingan dengan Sevilla, Olympique Lyon, dan Dinamo Zagreb. Di 16 besar, mereka akan menghadapi tantangan raksasa Portugal, FC Porto.

"Faktanya, kami ada di puncak klasemen Liga Italia, memuncaki grup Liga Champions, dan kami tak terkalahkan. Dengan adu penalti, hal seperti ini bisa saja terjadi," tutur Allegri.

Lanjutkan Membaca ↓