Saran Riedl untuk Sepak Bola Indonesia di Masa Depan

Oleh Windi.Wicaksono pada 18 Des 2016, 22:00 WIB
Diperbarui 18 Des 2016, 22:00 WIB
20161130-Timnas-Latihan-HF1
Perbesar
Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl (kaos merah) memberi arahan pada pemainnya saat latihan jelang leg 1 Semifinal Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (30/11). Laga pertama Semifinal digelar, 3 Desember. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Masa depan Alfred Riedl masih abu-abu sebagai pelatih timnas Indonesia. Kontrak pelatih berusia 67 tahun ini habis setelah Piala AFF 2016.

Ini menjadi kedua kali Riedl gagal membawa Indonesia menjadi juara, setelah sebelumnya pada Piala AFF 2010. Riedl memiliki saran agar di masa depan, sepak bola Indonesia lebih meningkat dan berprestasi.

"Sepak bola Indonesia perlu memulai dengan pekerjaan pada level usia muda di seluruh daerah negara ini. Tidak ada cara lain yang bisa dilakukan selain hal itu," tutur Riedl secara khusus kepada Liputan6.com.

Sementara itu, Riedl juga melihat sejumlah pelatih dengan kemampuan bagus di Indonesia. Di masa depan, bukan tidak mungkin para pelatih tersebut menjadi penerus Riedl.

"Pelatih muda atau bukan tidaklah penting. Pengalaman akan membuat perbedaan," kata pelatih berpaspor Austria ini.

"Pelatih muda dan berpengalaman juga bagus, tapi tentu sulit untuk ditemukan," ujar Riedl.

Riedl juga berpendapat, dua asistennyadi timnas Indonesia, Wolfgang Pikal dan Hans Peter Schaller mampu menjalankan tugas sebagai pelatih kepala tanpa masalah. Mantan pelatih Vietnam ini juga menyebut Widodo C. Putro sebagai salah satu calon pelatih timnas Indonesia di masa depan.