Riedl Enggan Gegabah Tentukan Strategi Hadapi Singapura

Oleh Marco Tampubolon pada 23 Nov 2016, 17:40 WIB
Diperbarui 23 Nov 2016, 17:40 WIB

Liputan6.com, Jakarta Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, tidak menyangka bila peluang timnya melaju ke babak semifinal Piala AFF 2016 semakin kecil. Ini menyusul hasil imbang yang diraih pasukannya saat bertemu Filipina, semalam, Selasa (22/11/2016).

Selanjutnya Indonesia akan bertemu Singapura di laga terakhir Grup A, Jumat (25/11/2016). Dalam duel ini, Tim Merah Putih wajib menang agar tidak tersingkir. Indonesia lolos bila pada laga lainnya, tuan rumah Filipina kalah dari Thailand.

"Kami sekarang mengantongi satu poin dan sangat sulit bagi kami untuk melaju ke babak berikutnya," kata Riedl seperti dilansir dari inquier.net.

"Peluang kami semakin kecil, tapi dari kekuatan tim dan permainannya, Thailand lebih favorit melawan Filipina dan pertandingan kami lawan Singapura peluangnya 50:50," beber pelatih asal Austria tersebut. 

Hasil imbang 2-2 lawan Filipina membuat Timnas tak beranjak dari posisi paling buncit grup A dengan 1 poin. Di posisi ketiga bercokol Singapura yang juga mengoleksi 1 poin, tapi unggul selisih gol. Sementara tuan rumah, Filipina berada di posisi runner up dengan dua poin. Sedangkan timnas Thailand berada di puncak klasemen dengan 6 poin.

Banyak Perubahan

Banyak perubahan yang perlu dilakukan Riedl jelang laga melawan Singapura. Utamanya di lini belakang yang dalam dua pertandingan ini banyak meninggalkan celah. Meski demikian, Riedl masih menyimpan rapat strategi timnya.

"Kami akan melakukan beberapa hal untuk memenangkan laga, tapi pertama kami harus menganalisis bagaimana mereka bermain. Saya pikir terlalu cepat untuk berbicara taktik yang akan kami pakai untuk pertandingan Jumat nanti."