Kalah dari Indonesia, Ronaldo Malaysia Diminta Ikuti Jejak Messi

Oleh Marco Tampubolon pada 08 Sep 2016, 14:30 WIB
Diperbarui 08 Sep 2016, 14:30 WIB
Safiq Rahim
Perbesar
Safiq Rahim diminta melihat kekalahan 0-3 dari Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Malaysia pulang dengan kepala tertunduk dari Stadion Manahan Solo. Itu setelah pasukan Ong Kim Swee dipaksa menyerah 0-3 dari tuan rumah Timnas Indonesia dalam laga persahabatan Selasa (6/9/2016).

Meski hanya sekadar laga persahabatan, raut kekecewaan tidak bisa ditutupi Harimau Malaya. Usai pertandingan Mohd Amri Yahya dan kawan-kawan tampak lesu saat memasuki kamar ganti pemain. Suasana senyap juga mengiringi langkah para pemain Malaysia saat meninggalkan stadion menuju ke hotel. 

Selain pemain Kim Swee juga bersikap sama. Tak lama setelah meninggalkan lapangan, pria berusia 46 tahun itu segera menuju ke pojok lorong ganti pemain dan langsung menyalakan sebatang rokok. Selanjutnya, Kim Swee tampak berbincang serius dengan beberapa ofisial tim yang berada di dekatnya.

Suasana yang tak jauh berbeda juga tergambar di wajah para pemain Malaysia saat tiba di kampung halamannya. "Siapa saja olahragawan yang kalah pasti kecewa dan sedih, namun kita tidak boleh meratapi kekalahan itu karena ini adalah lumrah pertandingan. Kini apa yang diperlukan adalah belajar dari kekalahan dan coba tidak mengulanginya lagi," kata kiper Malaysia, Khairul Fahmi Che Mat seperti dilansir Utusan.

Sementara itu, Kim Swee, berharap kekalahan atas Indonesia bisa menggugah pemain-pemain andalan Malaysia yang memutuskan pensiun belum lama ini. Salah satunya adalah mantan kapten Malaysia, Safiq Rahim. Pemain yang akrab dengan selebrasi ala Cristiano Ronaldo tersebut memutuskan pensiun, Juli lalu.

Dia gantung sepatu dari timnas Malaysia pada usia 29 tahun. Safiq merupakan mantan kapten Malaysia saat menjuarai Piala AFF 2010. Saat itu, Harimau Malaya mengalahkan Indonesia di final dengan agregat 4-2.

Safiq dikenal sebagai gelandang andal. Selain piawai dalam mengatur serangan, pemain yang saat ini memperkuat Johor Darul Ta'zim F.C itu juga kerap dipercaya sebagai eksekutor bola-bola mati.

Selain Safiq, Kim Swee juga berharap tiga pemain lainnya, Aidil Zafuan Abd. Radzak, S. Kunanlan, Amirulhadi Zainal, juga mengubah keputusannya. "Mereka adalah pemain utama dan kehilangan mereka menyebabkan saya harus melakukan perubahan besar kepada tim ini," kata Kim Swee sesaat setelah tiba di bandar KLIA.

"Hanya saja, saya harap mereka melihat perlawanan semalam dan mereka menjiwai apa yang dirasakan pemain-pemain lain. Saya harap mereka kembali beraksi demi negara," ujar Kim Swee menambahkan.

Kembali ke lapangan hijau setelah memutuskan pensiun sebenarnya bukan hal baru di dunia sepak bola. Belum lama ini, bintang dunia Lionel Messi juga melakukannya. Pemain Barcelona itu kembali memperkuat Timnas Argentina setelah memutuskan gantung sepatu dari Albilceleste usai gagal di Copa America 2016.

Sementara, tugas berat tengah mengadang langkah Kim Swee dalam mempersiapkan timnya menuju Piala AFF 2016. Sebelum berlaga melawan Indonesia, mantan pelatih timnas U-23 Malaysia itu harus mengganti 14 pemain. Menurut Kim Swee, waktu yang singkat membuat kekompakan pasukannya belum maksimal. Selanjutnya, Malaysia masih mengagendakan dua uji coba lainnya, yakni bertandang ke markas timnas Singapura, 7 Oktober 2016 dan menjamu Afghanistan di Stadion Sah Alam, empat hari kemudian.