Riedl: Jangan Lebih-lebihkan Kemenangan atas Malaysia

Oleh Rejdo Prahananda pada 07 Sep 2016, 00:01 WIB
Diperbarui 07 Sep 2016, 00:01 WIB
Alfred Riedl (Liputan6.com / Immanuel Antonius)
Perbesar
Alfred Riedl (Liputan6.com / Immanuel Antonius)

Liputan6.com, Solo - Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, merasa tidak ada yang istimewa dari kemenangan atas Malaysia. Riedl meminta kemenangan anak-anak asuhannya atas Malaysia tidak dilebih-lebihkan.

Indonesia menang 3-0 atas Malaysia dalam pertandingan persahabatan di Stadion Manahan, Solo, Selasa (6/9/2016) malam WIB.  Boaz Solossa mencetak dua gol, sedangkan satu gol lainnya disarangkan Irfan Bachdim.



"Jangan melebih-lebihkan kemenangan ini, kami masih memiliki pekerjaan rumah di depan sebelum menghadapi Piala AFF," kata Riedl dalam jumpa pers seusai laga di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (6/9/2016).

Selain itu, Riedl mengkritik kinerja wasit, Muhammad Taqi Aljafaari. Menurut pelatih berusia 66 tahun ini, sang pengadil tidak memproteksi para pemain Indonesia.

Pada pertengahan babak kedua, pelatih asal Austria ini sempat menghampiri meja ofisial. Dia memprotes kinerja wasit karena membiarkan pemain kunci Indonesia seperti Andik Vermansyah, dilanggar berkali-kali oleh pemain Malaysia.

2 dari 2 halaman

Banyak Kartu

"Seharusnya wasit memberikan banyak kartu. Andik dilanggar empat sampai lima kali, tapi sedikit kartu yang keluar. Karena itu, saya bingung dengan kinerja wasit," ujar Riedl

Terlepas dari kinerja wasit, Riedl memuji kinerja tim asuhannya.Menurut Riedl, Andik dan kawan-kawan mampu memperlihatkan permainan terbaik, meski tak banyak waktu berlatih bersama.

"Kami pantas menang, karena kami sangat kuat di babak pertama. Namun, di babak kedua, kami sedikit drop. Fisik pemain sudah terkuras."

Lanjutkan Membaca ↓