Moratti: Penjualan Saham Mayoritas Inter Mungkin Terjadi

Oleh Adyaksa Vidi pada 01 Jun 2016, 06:50 WIB
Diperbarui 01 Jun 2016, 06:50 WIB
Massimo Moratti
Perbesar
Mantan Presiden Inter Milan, Massimo Moratti, menyayangkan pemecatan Jose Mourinho dari kursi pelatih Chelsea pada Kamis (17/12/2015) malam WIB. (Reuters/Carl Recine)

Liputan6.com, Milan - Kabar penjualan Inter Milan kepada perusahaan asal Tiongkok semakin menguat. Terbaru, dua petinggi klub, Erick Thohir dan Massimo Moratti dikabarkan telah setuju menjual masing-masing 30 persen saham mereka.

Saat ini Thohir memiliki 70 persen saham di Inter. Sementara Moratti yang menjabat sebagai Presiden Kehormatan mempunyai 30 persen sisanya.



Namun setelah Inter tidak lolos ke Liga Champions musim depan, keduanya telah bernegosiasi dengan sejumlah pihak untuk menjual mayoritas saham. Termasuk dengan Suning Group asal Tiongkok.

"Untuk sekarang kami masih berbicara soal penjualan saham sebesar 20 persen saja ke Suning. Namun semuanya bisa berubah jika ada perkembangan bagus," kata Moratti seperti dilansir Gazetta World.

"Kami akan mengevaluasinya jika tawaran yang datang benar-benar konkret. Semua orang berharap klub ini bertambah kuat," kata Moratti menambahkan.

Jika Suning mengambil alih, maka mereka bisa mengontrol Inter sepenuhnya. Termasuk mengganti pelatih Roberto Mancini.

"Saya pikir Mancini aman di sini. Dia punya kontrak yang kuat," kata Moratti meyakinkan.