Kekalahan Liverpool Modal Berharga MU di Final FA Cup

Oleh Cakrayuri Nuralam pada 20 Mei 2016, 11:30 WIB
Diperbarui 20 Mei 2016, 11:30 WIB
Manchester United
Perbesar
Manchester United bakal tampil di final FA Cup melawan Crystal Palace di Wembley Stadium, Sabtu (21/5/2016). (Reuters/Andrew Yates)

Liputan6.com, Manchester - Kegagalan Liverpool meraih gelar Liga Europa menjadi pelajaran berharga bagi Manchester United (MU) yang bakal tampil di final FA Cup melawan Crystal Palace di Wembley Stadium, Sabtu (21/5/2016).

The Reds --sebutan Liverpool-- kalah 1-3 dari Sevilla di Basel, tengah pekan ini. Padahal, tim besutan Jurgen Klopp itu sempat unggul satu gol terlebih dahulu.

"Anda tidak bisa memprediksi hasil akhir. Lihatlah pertandingan kemarin ketika Liverpool dikalahkan Sevilla," ujar Manajer MU Louis van Gaal seperti dikutip dari Metro, Jumat (20/5/2016)

Bila bisa memenangkan FA Cup, ini akan menjadi trofi pertama Van Gaal bersama Setan Merah (julukan MU). Tak hanya Van Gaal, trofi FA Cup juga bakal menjadi hal spesial untuk MU. Pasalnya, tim yang bermarkas di Old Trafford itu kali terakhir menjadi juara Piala FA pada 2004.

Louis van Gaal. (OLI SCARFF / AFP)

"Sekarang, kami bisa memenangkan sesuatu. Mereka (pemain MU) bisa memegang trofi kejuaraan yang bakal sangat menyenangkan. Sebab, FA Cup adalah turnamen besar di Inggris," ucapnya.

Melihat statistik pertemuan melawan Crystal Palace, Setan Merah unggul telak. Dari enam pertemuan terakhir, Wayne Rooney dan kawan-kawan memenangkan lima pertandingan dan meraih hasil imbang sekali.

Meski demikian, Van Gaal tidak terlalu berharap Setan Merah meraih kemenangan besar. "Titik awal di partai nanti, kami harus bermain dengan baik untuk menang dan mencetak gol indah. Bagi saya, kemenangan 1-0 sudah cukup karena itu sudah sangat penting di partai final," ucapnya.