Butuh Dana Segar, Inter Utang Perusahaan Singapura

Oleh Adyaksa Vidi pada 19 Apr 2016, 13:50 WIB
Diperbarui 19 Apr 2016, 13:50 WIB
Inter Milan vs Napoli
Perbesar
Striker Inter Milan, Mauro Icardi, usai mencetak gol ke gawang Napoli, pada pertandingan lanjutan Serie A, di Giuseppe Meazza, Sabtu atau Minggu (17/4/2016) dini hari WIB. (AFP/Olivier Morin).

Liputan6.com, Milan - Inter Milan akhirnya mendapat solusi jangka pendek untuk mengatasi permasalahan finansial. Nerazzurri mendapat pinjaman dari perusahaan asal Singapura sebesar 9 juta euro.

Inter memang mengalami kendala keuangan dalam setahun terakhir. Belanja pemain besar-besaran yang dilakukan dalam dua bursa transfer terakhir menggerus keuangan klub.



Dilansir Gazzetta World, jumlah pinjaman Inter mencapai 230 juta euro semusim belakangan. Tentu jumlah ini tidak sedikit karena Inter hanya bermain di kompetisi domestik.

Itu sebabnya untuk menjaga keseimbangan finansial, Inter harus meminjam uang pada pihak asing. Beruntung mereka mendapat pinjaman dari perusahaan Singapura, Indies Special Opportunities Ltd.

Dalam kesepakatan tersebut, Inter berjanji bakal mengembalikan pinjamannya tahun depan. Mereka akan menggunakan hasil penjualan tiket pada musim 2016/17 untuk membayar utang tersebut.

Meski demikian Inter dan Indies Special Opportunities bakal menggelar pertemuan lagi pada akhir tahun nanti. Kedua belah pihak akan mereview kesepakatan dan keuangan klub secara umum.

Peminjaman ini merupakan solusi jangka pendek dari pemilik klub Erick Thohir. Untuk rencana jangka panjang, pengusaha asal Indonesia itu sedang menawarkan mayoritas saham Inter pada pengusaha Tiongkok.