Manajer Tim Dilarang Protes Wasit di Piala Jenderal Sudirman

Oleh Girman Soemantri pada 06 Nov 2015, 20:21 WIB
Diperbarui 06 Nov 2015, 20:21 WIB
Piala Jenderal Sudirman
Perbesar
CEO Mahaka Sport and Entertainment Hasani Abdulgani dalam jumpa pers Piala Jenderal Sudirman di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Jumat (6/11/2015). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Piala Jenderal Sudirman akan segera bergulir pada 10 November mendatang. Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, akan jadi venue pembuka turnamen ini.

Berbeda dengan Piala Presiden 2015, kali ini Mahaka Sport and Entertainment, selaku operator Piala Jenderal Sudirman, memberlakukan denda bagi manajer tim yang memprotes wasit maupun pengawas pertandingan. Ini dilakukan untuk melindungi wasit dari protes yang dilakukan official tim selain pelatih. Sebab, hanya seorang pelatih saja yang berhak memprotes wasit.

"Dalam official tim hanya seorang pelatih saja yang boleh mengajukan protes, jika seorang manajer ikut memprotes, maka akan kami kenakan denda sebesar Rp 5 juta per aksinya," kata CEO Mahaka Hasani Abdulgani dalam jumpa pers di Hotel Century Atlet, Senayan, Jakarta, Jumat (6/11/2015) petang.

Piala Jenderal Sudirman dibagi menjadi tiga grup. Setiap grup berisi masing-masing lima tim. Turnamen bentukan TNI ini akan mengelar babak penyisihan grup di tiga kota berbeda, yaitu Malang, Surabaya dan Bali.

Pemenang turnamen ini akan mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 2,5 miliar. (Gir/Bog)