Enrique Lebih Fokus kepada Barca, Bukan Madrid

Oleh Bogi Triyadi pada 25 Okt 2014, 07:15 WIB
Diperbarui 25 Okt 2014, 07:15 WIB
Luis Enrique
Perbesar
Luis Enrique Barcelona Real Madrid El Clasico La Liga Spanyol Barca

Liputan6.com, Jakarta Barcelona bakal menghadapi Real Madrid dalam duel El Clasico pertama musim ini dalam lanjutan La Liga Spanyol. Laga ini akan berlangsung di Santiago Bernabeu, Sabtu (25/10/2014) malam WIB.

Pelatih Barca Luis Enrique mengatakan ia akan lebih fokus kepada timnya dan enggan memikirkan kondisi Madrid jelang laga ini. Menurutnya, mantan klubnya itu meski tidak akan diperkuat Gareth Bale yang sedang tidak prima tetaplah tim yang kuat.

"Terlepas dari starting XI (pelatih Madrid) Carlo Ancelotti, saya yakin mereka tetap bermain dengan gaya yang sama dan ide-ide kami tidak akan berubah," kata Enrique dalam konferensi pers sebelum pertandingan seperti dilaporkan media Spanyol, AS, Jumat (24/10/2014).

"Mereka tetap akan menjadi lawan yang tangguh dan apapun gagasan yang ada tidak akan mengubah fakta tersebut."

Kini, Barca memuncaki klasemen dengan poin 22, unggul empat angka dari Madrid yang menempati peringkat keempat. "Saya tidak melihat unggul empat poin sebagai masalah. Ini keuntungan seperti yang saya lihat," ujar Enrique. "Artinya, kita sudah menjadi tim yang handal. Saya lebih suka berada di posisi kami."

Enrique juga menambahkan Luis Suarez akan memulai debutnya di laga ini. "Suarez? Saya tidak main-main saat ini. Dia akan bermain. Berapa menit dia bermain adalah pertanyaan juta dolar," ucapnya. "Sangat penting untuk dia dan dia akan mendapatkan beberapa menit untuk bermain."

Enrique juga setuju dengan Cristiano Ronaldo, yang mengkritik keputusan untuk memainkan laga ini pukul 18.00 waktu setempat. Ronaldo menilai Barca memiliki keuntungan waktu istirahat lebih sehari usai bermain di Liga Champions dibanding Madrid.

"Cristiano benar. Memiliki kalender terorganisir akan menyenangkan juga," keluh Enrique. "Saya juga lebih memilih untuk bermain nanti tapi kami dipandu oleh kepentingan-kepentingan lain, televisi, dan kita tidak bisa mengendalikannya."