Hore! Pemerintah AS Buka Lagi, Senat Naikkan Plafon Utang

Oleh Agustina Melani pada 17 Okt 2013, 08:06 WIB
Diperbarui 17 Okt 2013, 08:06 WIB
as-shutdown-131004b.jpg
Perbesar
Senat Amerika Serikat memutuskan untuk mengakhiri penghentian sementara operasional pemerintah Amerika Serikat (shutdown) dan menaikkan plafon utang.

Voting suara 81-18 dengan 81 menyetujui untuk mendukung dan 18 menentang. Senat meloloskan Rancangan Undang-undang yang akan membiayai pemerintah hingga 15 Januari dan menaikkan plafon utang hingga 7 Februari.

Undang-undang ini bergerak ke House of Represntatives (DPR) pada Rabu dini hari. Gedung Putih mengatakan, Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan menandatangani undang-undang jika lulus. Hal itu hanya beberapa jam sebelum Departemen Keuangan Amerika Serikat mengatakan, akan menghabiskan otoritas pinjamannya.

Sementara itu, kesepakatan di Kongres saat ini merupakan solusi sementara yang menentukan laju shutdown pada awal tahun depan. Sebelumnya senat mengumumkan mencapai kesepakatan untuk membuka pemerintah federal Amerika Serikat dan menaikkan plafon utang. Demikian kompilasi dari Marketwatch, Kamis (17/10/2013).

Selain itu, adanya kesepakatan untuk membuka pemerintah federal pemerintah Amerika Serikat dan menaikkan plafon utang untuk menghindari gagal bayar memberikan sentimen positif untuk bursa saham Amerika Serikat.
Indeks Dow Jones naik 205,82 poin atau 1,36% ke level 15.373,85. Indeks S&P naik 23,48 poin atau 1,38% ke level 1.721,54. Indeks Nasdaq naik 45,42 poin atau 1,2% ke level 3.839,43.

Pemerintah Amerika Serikat telah mengalami shutdown selama 16 hari. Batas waktu penentuan anggaran Amerika Serikat pada 17 Oktober 2013 ini. (Ahm/Igw)