Dahlan : Holding PTPN, Lupakan!

Oleh Ilyas Istianur Praditya pada 11 Okt 2013, 19:35 WIB
Diperbarui 11 Okt 2013, 19:35 WIB
dahlan-perantau-130820b.jpg
Perbesar
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meminta untuk seluruh pihak yang pernah terlibat dalam inisiatif penggabungan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I hingga XIV untuk melupakan hal itu.

"Holdingnya PTPN itu lupakan," tegas Dahlan saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (11/10/2013)

Hal itu terkait proses administrasi ke pemerintah perihal penggabungan PTPN yang masih mandek. Pemerintah nampaknya kurang begitu menyetujui rencana tersebut.

Namun sayang Dahlan tak mau mengungkapkan di kementrian atau lembaga mana yang menjadi batu sandungan proses holding. "Nggak tahu. Pokoknya semua sudah selesai, tapi nggak setuju, jadi ya lupakan saja," jelas dia.

Seakan tak mau habis akal dalam memajukan perusahaan-perusahaan BUMN, Dahlan berencana akan lebih fokus pada rencana PTPN go public.

Sebelumnya, perusahaan-perusahaan BUMN yang begerak di bidang perkebunan berencana membentuk perusahaan induk (holding). Rencananya PT Perkebunan Nusantara III (Persero) akan ditunjuk sebagai induk usaha.

Deputi Bidang Usaha Industri Primer Kementrian BUMN, Muhammad Zamkhani mengatakan jika rencana pembentukan perusahaan holding BUMN tersebut masih dibahas di Sekretariat Negara.

"Holding yang akan dibentuk adalah operating holding berupa champion holding di mana PTPN III dipilih menjadi induk," ujar dia,

Dia mengatakan rencana pembentukan holding BUMN perkebunan tersebut akan diperkuat Peraturan Pemerintah tentang pembentukan holding BUMN Perkebunan ini sudah diajukan Kementerian BUMN dan Kementrian Keuangan kepada Presiden. Kabarnya, rancangan PP tersebut masih dalam proses pembahsan di RPP Setneg. (Yas/Nur)