Harga Emas Antam Naik Rp 10.000 per Gram, Berikut Daftarnya per 4 Oktober 2022

Oleh Arief Rahman Hakim pada 04 Okt 2022, 09:30 WIB
Diperbarui 04 Okt 2022, 09:30 WIB
Harga Emas Antam Turun Rp 4.000 per Gram
Perbesar
Dummy emas batangan terlihat saat pameran di Jakarta, Jumat (23/8/2019). Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas Antam turun Rp 4.000 menjadi Rp 751 ribu per gram, pada perdagangan Jumat (23/8/2019). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta PT Aneka Tambang alias Antam kembali menaikkan harga loham mulianya. Harga emas hari ini di Antam dijual naik Rp 10.000 menjadi Rp 955 ribu per gram.

Melansir laman logammulia.com, Selasa (4/10/2022), pukul 08.19 WIB, harga beli kembali atau buyback emas Antam bertambah Rp 14.000 menjadi Rp 830 ribu per gram.

Selain emas batangan, Antam juga menjual bentuk lain, seperti koin dinar, dirham maupun emas koleksi lainnya.

Antam saat ini menjual emas berukuran terkecil 0,5 gram dan terbesar 1.000 gram. Mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia. Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen.

Namun bila bisa menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Berikut daftar harga emas Antam hari ini:

* Harga emas Antam 0,5 gram Rp 527.500

* Harga emas Antam 1 gram Rp 955.000

* Harga emas Antam 2 gram Rp 1.850.000

* Harga emas Antam 3 gram Rp 2.750.000

* Harga emas Antam 5 gram Rp 4.550.000

* Harga emas Antam 10 gram Rp 9.045.000

* Harga emas Antam 25 gram Rp 22.487.000

* Harga emas Antam 50 gram Rp 44.895.000

* Harga emas Antam 100 gram Rp 89.712.000

* Harga emas Antam 250 gram Rp 224.015.000

* Harga emas Antam 500 gram Rp 447.820.000

* Harga emas Antam 1.000 gram Rp 895.600.000.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Harga Emas Melonjak Lebih dari 2 Persen, Tertinggi Sejak Awal Maret 2022

Harga Emas Terus Bersinar di Tahun 2020, Penjualan Emas Antam Capai Rp 6,41 T
Perbesar
Untuk memperkuat nilai tambah produk emas, Antam terus melakukan inovasi produk dan penjualan.

Harga emas melonjak lebih dari 2 persen pada hari Senin didorong oleh penurunan dolar AS dan imbal hasil obligasi. Karena posisi terendah baru-baru ini menarik minat investor dan juga memicu reli perak yang berpotensi menjadi hari terbaik sejak akhir 2008.

Dikutip dari CNBC, Rabu (4/10/2022), harga emas di pasar spot terakhir naik 2,41 persen menjadi USD 1,699,6744 per ounce, yang bisa menjadi kenaikan harian terbesar sejak 8 Maret. Emas berjangka AS naik 2,21 persen menjadi USD 1,708,90.

Perak melonjak 8,89 persen menjadi USD 20,69 per ounce, tertinggi sejak pertengahan Agustus.

"Sepanjang September, semuanya mengambil risiko," dan over-sold, kata Michael Matousek, kepala pedagang di U.S. Global Investors. Sekarang orang mencari peluang, terutama pemegang non jangka panjang dari logam ini, tambahnya.

Dolar AS melemah, membantu permintaan emas batangan yang dihargakan dengan greenback di antara pembeli luar negeri. Patokan imbal hasil Treasury AS 10-tahun turun ke level terendah lebih dari satu minggu, mendukung permintaan emas dengan imbal hasil nol.

Mundurnya mata uang safe-haven telah memberi emas sedikit kelonggaran, dengan harga emas batangan melakukan pemulihan mini sejak meluncur ke level terendah sejak April 2020 pekan lalu.


Suku Bunga AS Mereda

Harga Emas Tembus Rp 1 Juta per Gram
Perbesar
Pekerja menunjukkan emas di Cikini Gold Center, Jakarta, Selasa (28/7/2020). Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pada 28 Juli 2020 menembus Rp1 juta/gram yang merupakan posisi tertinggi sepanjang masa emas Antam diperjualbelikan. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Emas telah menemukan dukungan karena baru-baru ini menurun kurang dari pasar secara keseluruhan, kata Matousek, menambahkan ada beberapa pelaku pasar sekarang berpikir Federal Reserve AS mungkin mengurangi kenaikan suku bunga, yang akan mendukung emas.

Mendukung permintaan safe-haven untuk logam, aktivitas manufaktur AS tumbuh pada laju paling lambat dalam hampir 2,5 tahun pada bulan September, kemungkinan karena kenaikan suku bunga untuk menjinakkan inflasi mendinginkan permintaan barang.

“Anda harus melihat penutupan di atas USD 1.700 untuk membuat bulls (emas) bangkit kembali sedikit, dan bahkan itu, benar-benar tidak banyak mengubah postur teknis kontrol teknis yang kuat,” kata Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya