Curhat Menko Luhut: Banyak Delegasi G20 Tak Dapat Tiket ke Bali

Oleh Arief Rahman Hakim pada 27 Sep 2022, 20:47 WIB
Diperbarui 27 Sep 2022, 20:52 WIB
Menko Luhut Resmikan PLTS di Bali untuk Perkuat G20 dalam Transisi Energi Terbarukan
Perbesar
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan sambutan saat Peresmian PLTS Atap Pabrik Danone - Aqua Mambal di Badung, Bali, Rabu (31/8/2022). Acara tersebut kolaborasi antara PLN dan PT Tirta Investama guna mendukung energi hijau serta rangkaian memperkuat pelaksanaan G20 dalam transisi energi berkelanjutan. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan atau Menko Luhut mengungkap kondisi pariwisata yang mulai meningkat. Bahkan hal itu berimbas ke agenda G20 di Bali.

Menko Luhut mengisahkan, peningkatan pariwisata Indonesia membuat tiket penerbangan ke Bali penuh. Itu berdampak ke sejumlah delegasi dengan kepentingan G20 tak mendapatkan ruang.

"Wisata nusantara ini terus meningkat, saya dapat laporan juga mengenai kenaikan penumpang menuju ke Bali, kurang lebih 123 persen," kata dia dalam Konferensi Pers F1H2O di Gedung Sarinah, Selasa (27/9/2022).

"Angka ini saya pikir adalah angka yang sangat besar sehingga booking pesawat sangat tinggi dan tadi juga saya dapat laporan orang yang booking G20 tak dapat tempat lagi, ini perlu saya kira menjadi perhatian kita," tambahnya.

Untuk mengatasi ini, Menko Luhut meminta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengambil langkah persiapan. Misalnya, dengan mengatur lintas masuk pesawat ke Bali.

"Saya ingatkan menteri perhubungan tadi bagaimana caranya kita terkait booking pesawat connecting dari Singapura atau darimanapun masuk ke Bali itu pada persiapan G20 ini bisa ditambah," tegasnya.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Persiapan KTT G20

Health Working Group 3 G20
Perbesar
'Side Event Health Working Group 3 - G20,' yang mengangkat tema, Tackling Antimicrobial Resistance: Curing the AMR Pandemic di Hilton Resort, Nusa Dua Bali pada Rabu, 24 Agustus 2022. (Dok Kementerian Kesehatan RI)

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) memastikan semua persiapan puncak acara KTT G20 di Bali di bidang infrastruktur akan bisa rampung pada akhir Oktober 2022.

"Hari ini tepat 49 hari menuju hari H KTT G20, waktu kita semakin singkat. Kami bertugas memastikan hingga saat ini seluruh pembangunan berjalan dengan lancar dan paling lambat ditargetkan selesai akhir Oktober 2022," kata Kepala Biro Komunikasi Kemenko Marves Andreas Dipi Patria melansir Antara di Jakarta, Selasa (27/9/20220.

Sebagai Ketua Bidang Dukungan Penyelenggara Acara KTT G20, Kemenko Marves mengkoordinasikan kesiapan sejumlah infrastruktur dan lokasi yang akan menjadi lokasi penyelenggaraan pada 15-16 November 2022 mendatang.

 


Bandara Hingga Tahura Mangrove

Delegasi Negara Anggota G20
Perbesar
Delegasi negara G20 yang hadir saat Side Event Health Working Group 3 - G20, yang mengangkat tema, Tackling Antimicrobial Resistance: Curing the AMR Pandemic di Hilton Resort, Nusa Dua Bali pada Rabu, 24 Agustus 2022. (Dok Kementerian Kesehatan RI)

Kesiapan itu antara lain beautifikasi Bandara I Gusti Ngurah Rai, venue utama di Hotel Apurva Kempinski, Garuda Wisnu Kencana hingga Taman Hutan Raya (Tahura) Mangrove yang nanti akan dipamerkan kepada para pemimpin negara dan undangan.

Pemerintah juga terus memastikan kesiapan dukungan penggunaan kendaraan listrik mulai dari armada hingga stasiun pengisian baterainya.

Sebanyak 1.259 kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) telah disiapkan, baik untuk rangkaian kegiatan delegasi maupun operasional (roda empat dan roda dua) selama KTT G20 berlangsung.

Kejuaraan Balap Perahu Motor Dunia Bakal Digelar di Danau Toba Februari 2023

Ajang balap perahu motor kelas dunia akan digelar di Danau Toba, 24-26 Februari 2023 mendatang. Acara ini bertajuk F1 PowerBoat Lake Toba.

Direktur Utama InJourney Donny Oskaria mengatakan helatan F1H2O ini merupakan kejuaraan tingkat tertinggi untuk powerboat. Dan ini telah dilaksanakan di 39 negara di dunia.

"Bagi InJourney ini kesempatan baik untuk menggelar event internasional, harapannya mampu mengenalkan danau toba ke luar negeri, dimana event ini akan ditonton sekitar 180 ribu orang, dan akan mempromosikan Danau Toba kedepannya," paparnya dalam konferensi pers, di Gedung Sarinah, Selasa (27/9/2022).

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut kalau kontrak gelaran ini akan dibuat selama 5 tahun. Tujuannya untuk membawa dampak jangka panjang ke daerah sekitar Danau Toba.

Event ini kita akan coba buat 5 tahun kontrkanya sehingga akan membuat kehidupan di danau toba seperti di mandalika jadi makin menarik," kata dia.

"Kegiatan ini tentu diharapkan mampu menjadi katalisator untuk banyak penerimaan dan kehidupan ekonomi terutuama di umkm di daerah toba, mandalika dan tempat lainnya," tambah Luhut.

Dia mengaca pada pengalaman gelaran MotoGP Mandalika yang memberikan dampak ganda kepada perekonomian lokal. Bahkan angkanya mencspai Rp 600 miliar, maka potensi ini juga dinilai perlu diperhatikan untuk event di Danau Toba.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya