Top 3: Harga Emas Anjlok

Oleh Tira Santia pada 25 Sep 2022, 07:00 WIB
Diperbarui 25 Sep 2022, 07:00 WIB
Harga Emas Terus Bersinar di Tahun 2020, Penjualan Emas Antam Capai Rp 6,41 T
Perbesar
Untuk memperkuat nilai tambah produk emas, Antam terus melakukan inovasi produk dan penjualan.

Liputan6.com, Jakarta Harga emas anjlok ke level terendah sejak April 2020. Harga emas di pasar spot turun 1,6 persen pada USD 1.643,51 per ounce, setelah turun 1,8 persen menjadi USD 1.640,20 di awal sesi perdagangan.

Harga emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS, karena hal ini meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil, sambil meningkatkan dolar, di mana ia dihargai.

Selain emas, harga logam mulia lainnya juga turun tajam dan berada di laju penurunan mingguan.

Artikel mengenai harga emas dunia ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Minggu 25 September 2022:

1. Harga Emas Anjlok ke Level Termurah dalam 2 Tahun, Ini Biang Keroknya

Harga emas turun lebih dari 1,5 persen ke level terendah sejak April 2020 pada perdagangan Jumat akibat penguatan dolar AS dan imbal hasil Treasury karena Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed) mengadopsi sikap yang lebih agresif untuk mengendalikan lonjakan inflasi.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (24/9/2022), harga emas di pasar spot turun 1,6 persen pada USD 1.643,51 per ounce, setelah turun 1,8 persen menjadi USD 1.640,20 di awal sesi perdagangan.

Sementara itu, harga emas berjangka AS turun 1,8 persen menjadi USD 1.651.

Baca artikel selengkapnya di sini

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


2. Ribuan Petani dan Buruh Demo Hari Ini, Bawa 10 Tuntutan soal Reforma Agraria

Tolak Kenaikan Harga BBM, Buruh Geruduk Gedung DPR
Perbesar
Massa yang tergabung dalam Partai Buruh menggelar aksi di depan Gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/9/2022). Dalam aksi tersebut mereka menolak keputusan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan meminta pemerintah untuk meninjau ulang keputusan tersebut. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Ribuan petani dan buruh melakukan aksi demo hari ini Sabtu (24/9/2022) di Istana Negara. Dipilihnya tanggal 24 September bertepatan dengan waktu di mana Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA 1960) disahkan, yang kemudian diperingati sebagai Hari Tani.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, mengatakan UUPA 1960 menjadi sangat penting, karena gagasan pembaruan agraria (reforma agraria) di dalam UUPA 1960 merupakan upaya untuk memerdekakan Indonesia dari kolonialisme dan sistem warisannya, khususnya di sektor-sektor agraria.

Baca artikel selengkapnya di sini


3. Harga Pangan Hari Ini 24 September 2022, Cabai dan Telur Kompak Turun

Harga Cabai Semakin Melambung Tinggi
Perbesar
Pedagang kebutuhan pokok khususnya cabai merapikan di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Rabu, (13/7/2022). Untuk harga setengah kilogramnya kisaran Rp 70.000, untuk harga cabai rawit Rp 120.000 per kilogram. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Sejumlah harga pangan di Jakarta mengalami penurunan. Berdasarkan data Informasi Pangan Jakarta, misalnya harga berbagai jenis cabai rata-rata turun. Salah satunya cabai merah keriting turun menjadi Rp 64.425 per kg dari sebelumnya Rp 67.084 per kg.

Sama halnya dengan harga cabai merah besar menjadi Rp 68.044 per kg dari sebelumnya Rp 69.332 per kg. Cabai rawit hijau Rp 47.212 per kg dari sebelumnya Rp 49.233 per kg.

Baca artikel selengkapnya di sini

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya