Wapres Ma'ruf Pamer BSU dan Kartu Prakerja di Pertemuan Menteri Ketenagakerjaan G20

Oleh Tira Santia pada 14 Sep 2022, 11:30 WIB
Diperbarui 14 Sep 2022, 11:30 WIB
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin dalam acara Pertemuan G20 Labour and Employment Ministers’ Meeting yang diselenggarakan di Bali secara virtual, Rabu (14/9/2022).
Perbesar
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin dalam acara Pertemuan G20 Labour and Employment Ministers’ Meeting yang diselenggarakan di Bali secara virtual, Rabu (14/9/2022).

Liputan6.com, Jakarta Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin mengatakan, diperlukan penguatan perlindungan sosial bagi pekerja yang terdampak pandemi Covid-19.

Hal tersebut dapat dilakukan di antaranya dengan memastikan terpenuhinya hak-hak pekerja melalui pemberian pendampingan dan bantuan yang adaptif, sesuai kondisi yang terjadi.

Hal itu disampaikan dalam acara Pertemuan G20 Labour and Employment Ministers’ Meeting yang diselenggarakan di Bali secara virtual, Rabu (14/9/2022).

“Di Indonesia, hal ini menjadi bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional, berupa Program Bantuan Subsidi Upah (BSU), Program Kartu Pra-Kerja, Program Bantuan Produktif Usaha Mikro, dan Program Padat Karya di Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah,” kata Wapres.

Menurut Wapres, selain bantuan yang bersifat langsung, di sisi lain Wapres juga mengatakan bahwa penguatan kemampuan inovasi dan literasi pekerja, khususnya di bidang-bidang yang akan menciptakan lapangan kerja baru di masa depan, seperti teknologi digital dan ekonomi hijau penting untuk dilakukan.

Sebab, ke depan inovasi dan digitalisasi merupakan modal penting dalam menghadapi persaingan global yang semakin pesat dan canggih.

“Sebagai contoh, Pemerintah Indonesia terus meningkatkan literasi digital pelaku UMKM agar target 30 juta UMKM masuk ke dalam ekosistem digital pada tahun 2024 dapat tercapai,” jelasnya.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Peningkatan Keahlian

Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin dalam acara Pertemuan G20 Labour and Employment Ministers’ Meeting yang diselenggarakan di Bali secara virtual, Rabu (14/9/2022).
Perbesar
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin dalam acara Pertemuan G20 Labour and Employment Ministers’ Meeting yang diselenggarakan di Bali secara virtual, Rabu (14/9/2022).

Sementara dari aspek kemampuan, Wapres juga menekankan pentingnya peningkatan keahlian (skill) dalam upaya meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) pekerja Indonesia di tingkat nasional maupun global.

Adapun upaya tersebut, tambahnya, dapat dilakukan diantaranya melalui skilling, re-skilling dan up-skilling yang dilakukan secara terus menerus

“Terkait hal ini, Indonesia terus membangun Balai Latihan Kerja Komunitas untuk memenuhi kebutuhan pelatihan vokasi dengan kolaborasi antara Pemerintah, swasta/industri dan akademisi/pendidikan tinggi,” ujar Wapres.

Adapun pertemuan G20 Labour and Employment Ministers’ Meeting (G20 LEMM) ini dihadiri oleh Menteri-Menteri Ketenagakerjaan G20, Menteri-Menteri Negara Undangan, Para Kepala Lembaga Internasional dan juga beberapa Ketua Engagement Groups.


Menaker: Bali Salah Satu Provinsi Penerima BSU Terbanyak

Menaker Ida Fauziah.
Perbesar
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pun secara simbolis memberikan bantuan kepada karyawan dari Toko Krisna dan Hotel Ayana, Selasa (13/9/2022). (Foto: Istimewa)

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, kembali meninjau penerima Bantuan Subsidi Upah atau BSU 2022 bagi pekerja di sektor UKM berlokasi di Krisna, Bali, Selasa, (13/9/2022).

Menaker menyebut, Bali ini termasuk salah satu provinsi yang cukup banyak sekali terima BSU 2022 meskipun Bali merupakan provinsi kecil. Hal tersebut didasarkan atas banyaknya inisiasi perusahaan yang telah mendaftarkan pekerjanya kedalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Disisi lain, Menaker juga mengapresiasi kepada perusahaan Krisna yang telah mampu menciptakan lapangan kerja sebanyak 2.500 pegawai dan yang paling menarik, Krisna merekrut 30 persen teman-teman disabilitas.

"Jadi, ini benar-benar salah satu perusahaan  yang telah menjadi representasi poin dalam isu isu yang dibahas pada EWG G20," kata Menaker Ida.

Lebih lanjut, Menaker Ida menyampaikan program BSU ini merupakan respon cepat dari pemerintah atas kenaikan harga bbm, yang diikuti kenaikan kebutuhan pokok lainnya.

"Karena kalau diikuti terus subsidi itu nggak ngejar, subsidi kita, APBN kita akan habis untuk belikan subsidi BBM. Maka Pemerintah kemudian memberikan subsidi itu dalam bentuk bantuan langsung tunai yang sumbernya dari pos APBN, jadi saya tegaskan kembali ini bukan uang iuran pekerja yang ada di dalam BPJS Ketenagakerjaan," tegas Menaker Ida.

Menaker berharap, program yang diberikan oleh Pemerintah ini dapat memberikan manfaat. "Tetap semangat dalam kondisi apapun kita selalu Bersama-sama untuk bergandengan tangan menghadapi segala bentuk beban  dan tantangan," ujar Menaker.

Adapun untuk penyaluran BSU Tahap I tahun 2022 setelah dilakukannya pemadanan data per tanggal 12 September 2022, telah berhasil tersalurkan ke rekening penerima sebanyak 4.112.052.

Sebagai informasi, sebelumnya Kementerian Ketenagakerjaan telah menerima 5.099.915 data calon penerima Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah (BSU) Tahun 2022 dari BPJS Ketenagakerjaan. 


Cek Penyaluran BSU di Badung Bali, Menaker Ida: Tak Ada Potongan Serupiah Pun

Menaker Ida Fauziyah
Perbesar
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengadakan Rapat Kerja bersama para Pejabat Tinggi Madya Kementerian Ketenagakerjaan pada Selasa, (28/6/2022) di Jakarta.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meninjau langsung penerima manfaat Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2022 yang diberikan kepada pekerja di Kabupaten Badung, Bali. Peninjauan ini guna memastikan bahwa progam BSU ini bukan janji semata dan bukan hoaks.

Ida Fauziyah, melihat langsung uang sebesar Rp 600 ribu yang diberikan, dapat langsung diterima ke rekening pekerja tanpa potongan serupiah pun.

"Pemerintah memastikan bahwa program BSU ini tidak hoax, dan dapat langsung diterima ke rekening pekerja sebesar Rp 600 ribu tanpa adanya potongan serupiah pun, di sini kami juga perlu berhati-hati dalam memilah data, agar tidak adanya penerima bantuan bagi pekerja atau buruh yang telah bantuan lain seperti Kartu Prakerja, Bantuan Produktif Usaha Mikro (BLUM), dan Program Keluarga Harapan (PKH)," kata Menaker Ida, dalam keterangan resminya, Selasa (13/9/2022).

Adapun untuk penyaluran BSU Tahap I tahun 2022 setelah dilakukannya pemadanan data per tanggal 12 September 2022, telah berhasil tersalurkan ke rekening penerima sebanyak 4.112.052.

Sebagai informasi, sebelumnya Kementerian Ketenagakerjaan telah menerima 5.099.915 data calon penerima Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah (BSU) Tahun 2022 dari BPJS Ketenagakerjaan.

Lebih lanjut, setelah dilakukan serah terima data, Kemnaker akan melakukan check and screening serta pemadanan data sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah bagi Pekerja/Buruh.

Pada kesempatan ini pula, Menaker Ida memberikan apresiasinya kepada manajemen rumah makan, yang telah mendaftarkan pekerjanya menjadi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sejak lama, dan juga tak lupa para pekerja di warung makan ini telah menerima bsu dari tahun 2020 sampai dengan 2022 yang mekanisme pembayarannya menggunakan payroll dari Bank BTN.

Salah satu penerima BSU, Made Widani, menyatakan sangat senang dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Joko widodo atas adanya kembali program BSU tahun ini. Menurutnya, program ini sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. 

Infografis 3 Bansos untuk Hadapi Harga BBM Naik. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis 3 Bansos untuk Hadapi Harga BBM Naik. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya