Inflasi Inggris Tembus 10,1 Persen, Tertinggi dalam 40 Tahun

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 18 Agu 2022, 13:12 WIB
Diperbarui 18 Agu 2022, 13:12 WIB
Inflasi Inggris Tertinggi Dalam 30 Tahun Terakhir
Perbesar
Seorang pelanggan berbelanja buah dan sayuran di supermarket Sainsbury di Walthamstow, London timur pada 13 Februari 2022. Angka inflasi Inggris tembus 5,4 persen pada Desember lalu. Inflasi itu juga menjadi yang tertinggi dalam 30 tahun terakhir. (Tolga Akmen / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Melonjaknya biaya pangan telah mendorong inflasi Inggris naik hingga dua digit untuk pertama kalinya sejak 1982, dengan harga terus naik pada tingkat tercepat selama lebih dari 40 tahun.

Dilansir dari BBC, Kamis (18/8/2022) inflasi Inggris mencapai 10,1 persen dalam 12 bulan hingga Juli, naik dari 9,4 persen pada Juni 2022. menurut Kantor Statistik Nasional Inggris (ONS).

Bank sentral Inggris, yakni Bank of England, memprediksi inflasi bisa mencapai lebih dari 13 persen tahun ini.

ONS menyebut, biaya energi, bensin dan solar juga menjadi pemicu melonjaknya inflasi di Inggris. Tetapi makanan dan minuman non-alkohol menjadi faktor terbesar kenaikan harga kebutuhan pokok di negara itu pasa bulan Juli.

Melonjaknya harga pangan di Inggris terasa dari kenaikan harga roti, sereal, susu, keju, dan telur naik paling cepat, sementara harga sayuran, daging, dan cokelat juga lebih tinggi.

Adapun kenaikan harga pada biaya transportasi, dengan kenaikan harga tiket pesawat dan kereta api internasional.

Harga paket liburan juga naik, karena permintaan meningkat.

Seperti diketahui, perang Rusia-Ukraina, menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga komoditas pangan di berbagai negara.

Perang telah mengganggu pasokan dari kedua negara yang merupakan eksportir utama produk-produk pangan esensial seperti minyak bunga matahari dan gandum.

Beberapa komoditas, terutama biji-bijian dan minyak nabati, telah berkurang secara substansial, tetapi biasanya ada jeda waktu sekitar enam bulan sebelum hambatan itu mempengaruhi harga di pasar.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Inflasi Inggris Tertinggi di antara Negara Maju G7, Bukti Parahnya Krisis

Inflasi Inggris Sentuh Level Tertinggi dalam 40 Tahun
Perbesar
Orang-orang melintasi distrik perbelanjaan Regent Street dengan bendera Union tergantung menandai Platinum Jubilee untuk 70 tahun kepemimpinan Ratu Elizabeth II, di London, Rabu (18/5/2022). Tingkat inflasi Inggris naik ke level tertinggi dalam 40 tahun pada bulan April karena invasi Rusia ke Ukraina memicu kenaikan lebih lanjut dalam harga makanan dan bahan bakar. (AP Photo/Matt Dunham)

Lonjakan harga pangan mendorong inflasi harga konsumen Inggris menembus ke level tertinggi dalam 40 tahun, mencapai 9,1 persen pada bulan lalu.

Angka inflasi ini menjadi tingkat tertinggi dari negara-negara G7 dan menggarisbawahi parahnya krisis biaya hidup di negara itu.

Tingkat inflasi Inggris pada bulan Mei lebih tinggi daripada di Amerika Serikat, Prancis, Jerman dan Italia.

Sementara Jepang dan Kanada belum melaporkan data harga konsumen untuk bulan Mei, tetapi angka inflasio keduanya tidak akan mendekati.

Angka inflasi Inggris tersebut, naik dari 9 persen pada bulan April, sesuai dengan konsensus jajak pendapat para ekonom Reuters.

Mengutip catatan sejarah dari Kantor Statistik Nasional menunjukkan inflasi Mei merupakan yang tertinggi sejak Maret 1982 — dan kemungkinan lebih buruk akan datang. Poundsterling, salah satu mata uang berkinerja terburuk terhadap dolar AS tahun ini.

Beberapa investor menilai Inggris berada pada risiko inflasi dan resesi yang terus-menerus tinggi, yang mencerminkan tagihan energi impor yang besar dan masalah Brexit yang berkelanjutan yang selanjutnya dapat merusak hubungan perdagangan dengan Uni Eropa.

"Dengan prospek ekonomi yang begitu tidak jelas, tidak ada yang tahu seberapa tinggi inflasi dapat berlangsung, dan berapa lama akan berlanjut - membuat penilaian kebijakan fiskal dan moneter menjadi sangat sulit," kata Jack Leslie, Ekonom Senior di lembaga think tank Resolution Foundation.

Sebelumnya, Resolution Foundation mengatakan pukulan biaya hidup untuk rumah tangga telah diperparah Brexit, yang telah membuat ekonomi Inggris menjadi lebih tertutup, dengan implikasi jangka panjang yang merusak untuk produktivitas dan upah.

Bank of England mengatakan pekan lalu bahwa inflasi kemungkinan akan tetap di atas 9 persen selama beberapa bulan mendatang sebelum memuncak sedikit di atas 11 persen pada Oktober, ketika tagihan energi rumah tangga direncanakan akan naik lagi.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Janji Pemerintah

Inflasi Inggris Sentuh Level Tertinggi dalam 40 Tahun
Perbesar
Seorang pria berjalan membawa tas belanja di distrik Piccadilly di pusat kota London, Rabu (18/5/2022). Kantor Stastitik Nasional (ONS) Inggris mengatakan pada Rabu (18/5), inflasi indeks harga konsumen meningkat menjadi 9% dalam 12 bulan hingga April, dari 7% pada bulan Maret. (AP Photo/Matt Dunham)

Menteri keuangan Rishi Sunak mengatakan jika Pemerintah Inggris melakukan semua yang bisa dilakukan untuk memerangi lonjakan harga, usai data inflasi keluar.

Harga makanan dan minuman non-alkohol naik 8,7 persen secara tahunan di bulan Mei — lompatan terbesar sejak Maret 2009 dan menjadikan kategori ini sebagai pendorong inflasi tahunan terbesar bulan lalu.

Harga konsumen secara keseluruhan naik 0,7 persen secara bulanan di bulan Mei, sedikit lebih tinggi dari konsensus 0,6 persen.

Harga pabrik di Inggris - penentu utama harga yang kemudian dibayar oleh konsumen di toko-toko - mencapai 22,1 persen lebih tinggi pada Mei dibandingkan tahun sebelumnya. "Peningkatan terbesar sejak rekor ini dimulai pada 1985," kata ONS. 

Infografis Prediksi Perekonomian 60 Negara Bakal Ambruk. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Prediksi Perekonomian 60 Negara Bakal Ambruk. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya