Elon Musk Umumkan Beli Manchester United, Bayar Berapa?

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 17 Agu 2022, 11:00 WIB
Diperbarui 17 Agu 2022, 14:44 WIB
Elon Musk.  (Britta Pedersen / POOL / AFP)
Perbesar
Elon Musk. Orang terkaya di dunia, Elon Musk pada Selasa (16/8) mengungkapkan telah membeli klub sepak bola Manchester United. (Britta Pedersen / POOL / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Orang terkaya di dunia, Elon Musk pada Selasa (16/8) mengungkapkan telah membeli klub sepak bola Manchester United.

Namun, miliarder Tesla dan SpaceX itu belum memberikan rincian apa pun terkait pembelian klub sepak bola asal Inggris itu.

"Saya membeli Manchester United, sama-sama," kata Musk dalam sebuah unggahan di laman Twitter resminya, dikutip Rabu (17/8/2022). 

Melansir Channel News Asia, keluarga miliarder asal AS, Glazer tahun lalu mengumumkan akan menjual MU hanya jika mereka ditawari bayaran lebih dari USD 4,84 miliar atau setara Rp 71,4 triliun.

Hal itu diungkapkan dalam laporan surat kabar Inggris The Daily Mirror.

Selain pembelian MU, diketahui bahwa Musk saat ini sedang mencoba untuk keluar dari kesepakatan pembelian platform media sosial Twitter senilai USD 44 miliar (Rp 649,2 triliun), yang telah menyeretnya ke pengadilan.

Sebelum mengumumkan pembelian, beberapa penggemar Mu dilaporkan telah mendesak Musk untuk membeli klub tersebut.

Sebagai informasi, Manchester United adalah salah satu klub sepak bola dengan dukungan terbaik di dunia.

Klub tersebut telah mencetak rekor 20 kali juara Inggris dan telah memenangkan Piala Eropa, kompetisi klub paling bergengsi dalam permainan global, tiga kali.

Ketidakpuasan di antara para penggemar MU terhadap keluarga Glazer yang dianggap kurang ambisus  untuk mendatangkan pemain-pemain top semakin meningkat setelah klub itu finis di urutan keenam di Liga Utama Inggris musim lalu, sementara rival sekota Manchester City memenangkan gelar kedua berturut-turut.

MU saat ini memiliki kapitalisasi pasar senilai USD 2,08 miliar, di penutupan pasar saham pada Selasa (16/8).

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Elon Musk Sebut Tesla Telah Produksi Lebih 3 Juta Mobil

Mobil Tesla made-in-China akan diekspor ke Eropa
Perbesar
Kendaraan Tesla Model 3 yang diproduksi di China (made in China) di gigafactory Tesla yang terletak di Shanghai, China pada 26 Oktober 2020. Tesla, pabrikan mobil AS, mengumumkan akan mengekspor 7.000 kendaraan Model 3 yang diproduksi di China ke Eropa pada Selasa (27/10). (Xinhua/Ding Ting)

Tesla telah produksi lebih dari tiga juta mobil. Hal itu disampaikan CEO Elon Musk melalui tweet pada Minggu, 14 Agustus 2022. Dari total itu, pabrik Tesla di Shanghai telah produksi satu juta mobil, menurut tweet tersebut.

"Selamat Giga Shanghai telah membuat mobil ke-sejuta! Total Tesla yang dibuat sekarang lebih dari 3 juta,” tulis tweet dari Musk, dikutip dari CNBC, Senin (15/8/2022).

Pengumuman Musk datang setelah berbulan-bulan penguncian dan kekurangan suku cadang di China yang mengancam produksi kendaraan Tesla. Ini menunjukkan pabrik Tesla di Shanghai memproduksi sejumlah besar kendaraan baru setelah dibuka pada 2019 dan tahun-tahun investasi berikutnya.

Pencapaian total kendaraan yang dirayakan oleh Musk pada Minggu datang setelah pengiriman Tesla yang dilaporkan, perkiraan terdekat untuk penjualan, telah meningkat dalam beberapa kuartal terakhir. Pada Juli, Tesla mengatakan mereka mengirimkan 254.695 kendaraan pada kuartal II, naik 26,5 persen dari tahun ke tahun.

Namun, tonggak sejarah itu juga menyoroti betapa kecilnya Tesla dibandingkan dengan raksasa otomotif. Misalnya, Toyota mengirimkan lebih dari 10 juta kendaraan pada 2021 saja. Tesla mengatakan awal tahun ini pihaknya berencana untuk meningkatkan pengiriman kendaraan sebesar 50 persen setiap tahun.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Elon Musk Kembali Jual Saham Tesla, Kali Ini Senilai Rp 102,6 Triliun

Elon Musk. (Patrick Pleul/Pool via AP, File)
Perbesar
Elon Musk. (Patrick Pleul/Pool via AP, File)

Chief Executive Officer (CEO) Tesla Elon Musk kembali menjadi sorotan. Orang terkaya dunia itu baru saja menjual 7,92 juta saham Tesla senilai USD 6,9 miliar atau setara Rp 102,6 triliun.

Dalam penjualan saham terbaru, miliarder Musk menjual sekitar 7,92 juta saham Tesla antara 5 Agustus dan 9 Agustus 2022, menurut beberapa pengajuan. Sang miliarder sekarang memiliki 155,04 juta saham di Tesla.

Dilansir dari Channel News Asia, Rabu (10/8/2022), penjualan terbaru membawa total penjualan saham oleh Musk menjadi sekitar USD 32 miliar atau Rp 476 triliun dalam waktu kurang dari satu tahun.

Sebelumnya, pada April 2022, Musk telah menjual saham Tesla senilai USD 8,5 miliar atau Rp 126,4 triliun dan menjelaskan penjualan itu tidak terkait atau tidak sama sekali ada rencana menjual perusahaan tersebut.

Melansir CNBC, Musk tengah menghadapi serangkaian gugatan terkait pembatalan pembelian platform media sosial Twitter, yang dia setujui untuk diakuisisi pada bulan April dengan harga sekitar USD 44 miliar atau USD 54,20 per saham.

Pada Selasa (9/8), setelah penjualan saham terbaru Musk terungkap, penggemar dan promotor Tesla bertanya kepada sang CEO apakah dia sudah selesai menjual saham perusahaan itu, serta kemungkinan membelinya kembali di masa depan.

Musk pun menjawab dalam sebuah unggahan: "Ya. Dalam hal (semoga tidak mungkin) bahwa Twitter memaksa kesepakatan ini untuk dilanjutkan dan beberapa mitra ekuitas tidak berhasil, penting untuk menghindari penjualan darurat saham Tesla".

Infografis miliarder dunia
Perbesar
Jumlah miliarder dunia di setiap benua (liputan6,com/Deisy)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya