Murah Banget, Transfer Duit Pakai BI Fast Cuma Rp 77

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 16 Agu 2022, 14:00 WIB
Diperbarui 16 Agu 2022, 14:00 WIB
ATM - Vania
Perbesar
Ilustrasi ATM/https://unsplash.com/Nick Pampoukidis

Liputan6.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) meluncurkan program biaya transfer antar bank seharga Rp 77 dengan menggunakan BI-Fast

Penawaran ini dikeluarkan dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia ke-77.

Biaya transfer antarbank senilai Rp 77 hanya berlangsung pada 16-18 Agustus 2022.

"Untuk menambah semangat kemerdekaan Sobat dalam bertransaksi, Bank Indonesia turut #BeriMakna untuk memperluas akseptasi nasabah terhadap layanan BI-FAST secara berkesinambungan lewat momentum HUT Kemerdekaan RI ke 77 pada Agustus 2022 yaitu dengan tarif promo transfer antar bank hanya Rp 77 saja," kata BI dalam unggahannya di Instagram, dikutip Selasa (16/8/2022).

"Periodenya hanya dari tanggal 16-18 Agustus 2022 ya, Sobat.Bangkit lebih kuat dengan BI-FAST," lanjut BI. 

Diketahui bahwa biaya transfer antarbank di Indonesia biasanya mencapai Rp 6.500 sekali kirim. Tetapi biaya transfer dengan menggunakan BI-Fast dipatok dengan biaya lebih murah, yaitu Rp 2.500 sekali transfer.

Dilansir dari laman resmi BI, BI-FAST adalah infrastruktur Sistem Pembayaran ritel nasional yang dapat memfasilitasi pembayaran ritel secara real-time, aman, efisien, dan tersedia setiap saat (24/7). 

BI-FAST juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan Sistem Pembayaran Ritel nasional dengan menyediakan alternatif terhadap infrastruktur Sistem Pembayaran nasional eksisting.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Bank Indonesia (@bank_indonesia)


Daftar 52 Peserta BI-Fast

FOTO: BI Siap Luncurkan BI-Fast Payment
Perbesar
Nasabah usai melakukan transaksi di gerai ATM, Tangerang, Banten, Kamis (4/11/2021). Layanan BI-Fast Payment bakal menggantikan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) yang selama ini dipakai untuk mewadahi transaksi antarbank. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Berikut daftar lengkap 52 peserta BI-Fast:

Batch 1

- Bank BCA Syariah

- Bank Central Asia

- Bank CIMB Niaga

- Bank CIMB Niaga UUS

- Bank Citibank NA

- Bank Danamon Indonesia

- Bank Danamon Indonesia UUS

- Bank DBS Indonesia

- Bank Mandiri

- Bank Mega

- Bank Negara Indonesia

- Bank OCBC NISP

- Bank Permata

- Bank Permata UUS

- Bank Rakyat Indonesia

- Bank Sinarmas

- Bank Syariah Indonesia

- Bank Tabungan Negara

- Bank Tabungan Negara UUS

- Bank UOB Indonesia

- Bank Woori Saudara Indonesia 1906

Batch 2 Januari 2022

- Allo Bank Indonesia

- Bank Digital BCA

- Bank Ganesha

- Bank HSBC Indonesia

- Bank Ina Perdana

- Bank KEB Hana Indonesia

- Bank Mandiri TAspen

- Bank Maspion Indonesia

- Bank Mestika Dharma

- Bank Multi Arta Sentosa

- Bank Nationalnobu

- Bank Pos Indonesia

- Bank Pembangunan Daerah Bali

- Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten

- Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

- Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah USS

- Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur

- Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur UUS

- Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur

- Bank Pembangunan Daerah Papua

- Bank Sahabat Sampoerna

- Bank Sinarmas UUS

- Kustodian Sentral Efek Indonesia

Batch 3 Mei dan Juni 2022

- Bank Artha Graha Internasional

- Bank Bumi Arta

- Bank DKi

- Bank DKI UUS

- Bank Jago

- Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Syariah

- Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri

- Bank Raya Indonesia (mulai minggu ke 3 Juni 2022).

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS


BI Incar Transaksi BI-FAST Tembus Rp 811 Triliun Sepanjang 2022

FOTO: BI Siap Luncurkan BI-Fast Payment
Perbesar
Nasabah melakukan transaksi di gerai ATM, Tangerang, Banten, Kamis (4/11/2021). Layanan BI-Fast Payment bakal menggantikan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) yang selama ini dipakai untuk mewadahi transaksi antarbank. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Bank Indonesia (BI) menargetkan nilai transaksi BI-FAST mampu mencapai Rp811 triliun di sepanjang tahun 2022. Hingga 29 Mei 2022, transaksi BI-FAST baru sekitar Rp320,6 triliun dari 85,3 juta transaksi.

"Kita menargetkan (BI-FAST mencapai) Rp811 triliun sampai akhir tahun. Hopefully akan tercapai," kata Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Filianingsih Hendarta dalam acara Taklimat Media tentang Akselerasi Implementasi BI-Fast, Kamis (2/6).

Sementara untuk periode selama Ramadan dan libur Idulfitri yaitu 3 April sampai 8 Mei 2022, transaksi BI-FAST mencapai 27,6 juta transaksi dengan nilai sebanyak Rp107,4 triliun.

Selain itu, rata-rata harian (RRH) volume transaksi selama Ramdan dan libur Idulfitri juga meningkat 29 persen menjadi 767.169 transaksi yang lebih tinggi dibanding rata-rata harian Maret 2022 sebanyak 596.771 transaksi.

Bank Indonesia optimis target transaksi Rp811 triliun akan tercapai. Mengingat biaya transfer antarbank melalui BI-FAST lebih murah yaitu Rp2.500 untuk sekali transaksi.

"Biasanya kita melakukan online transfer Rp6.500 sekarang hanya Rp2.500 jadi perbedaannya Rp4.000. Kalau untuk UMKM itu terasa banget, kalau dia melakukan pembayaran 10 kali sehari berarti hemat Rp40.000," jelas Fillia.

Terlebih lagi, Filia menuturkan tarif transfer antarbank melalui BI-FAST yang sebesar Rp2.500 merupakan harga maksimal. Alhasil, ada beberapa bank yang memberi promo dengan menggratiskan layanan BI-Fast.

Infografis: Persaingan Ketat, Ekosistem Bank Digital Harus Kuat (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis: Persaingan Ketat, Ekosistem Bank Digital Harus Kuat (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya