Harga Emas Antam Hari Ini Rp 996.000 Segram, yang Lain Berapa?

Oleh Arief Rahman Hakim pada 10 Agu 2022, 09:00 WIB
Diperbarui 10 Agu 2022, 09:00 WIB
FOTO: Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp 937.000 per Gram
Perbesar
Petugas menunjukkan koleksi lempengan emas di Pegadaian, Jakarta, Selasa (18/5/2021). Berdasarkan informasi dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga dasar emas 24 karat ukuran 1 gram dijual Rp 937.000, naik Rp 4.000 per gram dari harga sebelumnya. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta Harga emas Antam hari ini turun tipis. Harga emas hari ini yang dijual PT Aneka Tambang dipatok Rp 995 ribu per gram, lebih murah Rp 1.000 jika dibandingkan perdagang sebelumnya yang dipatok Rp 996 ribu per gram.

Demikian pula harga emas buyback, Antam mematok Rp 858 ribu per gram, turun Rp 1.000. Harga buyback ini merupakan patokan bila Anda menjual emas maka Antam akan membelinya di harga Rp 858 ribu per gram.

Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Harga emas Antam belum termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Hingga pukul 08.10 WIB, harga emas Antam sebagian besar masih ada.

Anda bisa memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen) jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Berikut rincian harga emas Antam hari ini pada Rabu 10 Agustus 2022 untuk berbagai ukuran:

* Pecahan 0,5 gram Rp 548.000

* Pecahan 1 gram Rp 996.000

* Pecahan 2 gram Rp 1.932.000

* Pecahan 3 gram Rp 2.873.000

* Pecahan 5 gram Rp 4.755.000

* Pecahan 10 gram Rp 9.455.000

* Pecahan 25 gram Rp 23.512.000

* Pecahan 50 gram Rp 46.945.000

* Pecahan 100 gram Rp 93.812.000

* Pecahan 250 gram Rp 234.265.000

* Pecahan 500 gram Rp 468.320.000

* Pecahan 1.000 gram Rp 936.600.000.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Harga Emas Naik Tipis Jelang Pengumuman Inflasi AS

Harga Emas Hari Ini Stabil
Perbesar
Replika emas logam mulia di Butik Emas LM ANTAM, Jakarta,Senin (19/10).Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2020, stabil sejak dua hari lalu. "Harga emas batangan satu gram Rp 1.008.000. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga emas naik pada hari Selasa didukung oleh dolar yang lebih lemah. Sementara pelaku pasar menunggu data inflasi AS untuk isyarat tentang jalur pengetatan kebijakan Federal Reserve.

Dikutip dari CNBC, Rabu (10/8/2022), harga emas di pasar spot naik 0,4 persen menjadi USD 1.794,76 per ounce. Sementara emas berjangka AS naik 0,4 persen menjadi USD 1,811,40.

Greenback yang lebih lemah membuat emas lebih murah bagi pembeli luar negeri. Indeks dolar turun 0,3 persen.

Emas saat ini diuntungkan dari melemahnya dolar AS dan situasi Rusia-Ukraina, sementara fokusnya adalah pada apa yang terjadi dengan CPI pada hari Rabu, kata Daniel Pavilonis, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

Laporan harga konsumen AS untuk bulan Juli akan dirilis pada 8:30 ET (1230 GMT) pada hari Rabu. Sebuah survei Federal Reserve New York menunjukkan pada hari Senin bahwa ekspektasi konsumen AS di mana inflasi akan berada dalam satu tahun dan tiga tahun turun tajam pada bulan Juli.

Akhir-akhir ini, emas menghadapi tekanan karena berbagai bank sentral telah menaikkan suku bunga untuk menjinakkan lonjakan inflasi. Logam mulia dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian politik, tetapi tingkat yang lebih tinggi membuat emas batangan yang tidak menghasilkan kurang menarik.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Inflasi

FOTO: Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp 937.000 per Gram
Perbesar
Petugas menunjukkan koleksi lempengan emas di Pegadaian, Jakarta, Selasa (18/5/2021). Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) pada 17 Mei 2021 berada di posisi lebih tinggi dibanding hari sebelumnya. (Liputan6.com/Johan Tallo)

"Angka inflasi yang lebih lemah besok, terutama di sisi inti, bisa menjadi katalis (untuk harga emas) untuk penembusan ke atas, sementara angka yang lebih kuat dapat membuat USD 1.800 di luar jangkauan di masa mendatang," kata analis OANDA Craig Erlam. dalam sebuah catatan.

Menjelang laporan inflasi, analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan inflasi tahunan turun menjadi 8,7 persen dari 9,1 persen pada Juni.

Sementara itu, Bank of England mungkin harus menaikkan suku bunga lebih lanjut untuk mengatasi tekanan inflasi yang mendapatkan pijakan dalam ekonomi Inggris, kata Deputi Gubernur BoE Dave Ramsden.

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya