W20 Summit, KADIN Tingkatkan Pemberdayaan Perempuan Lewat UMKM

Oleh Liputan6.com pada 28 Jul 2022, 15:30 WIB
Diperbarui 28 Jul 2022, 15:30 WIB
W20 Summit di Danau Toba
Perbesar
Co-Sherpa G20 Presidensi Indonesia, Raden Edi Prio Pambudi menerima komunike untuk seterusnya diajukan ke KTT G20 mendatang. Pertemuan tersebut sekaligus menandai lahirnya “Toba Track”, sebagai komitmen dari W20 untuk memberikan aksi nyata dalam pemberdayaan perempuan (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta W20 Indonesia dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar W20 side event di Hotel Niagara Parapat, Simalungun, Sumatera Utara, Rabu 20 Juli 2022.

Adapun acara ini menghadirkan tema “Women Tourism and Creative Economy Forum by Indonesian Chamber of Commerce and Industry" yang bertujuan untuk peningkatan partisipasi perempuan dalam pengembangan UMKM pariwisata dan ekonomi kreatif.

Chair Women-20 Indonesia, Hadriani Uli Silalahi mengatakan W20 merupakan engagement group dalam forum G20 yang mewakili suara perempuan dan menjadi representasi perubahan terhadap perempuan.

W20 ingin mengajak peran serta negara anggota G20 akan pentingnya partisipasi perempuan dalam pembangunan ekonomi global dan mewakili suara perempuan di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

“W20 secara spesial hadir di Danau Toba yang bertujuan untuk memperkenalkan pariwisata selain Bali. Dari 17 negara yang hadir saat W20 Summit ini semuanya mengapresiasi keindahan Danau Toba. Bahkan delegasi negara yang hadir banyak yang menyebut bahwa Danau Toba jauh lebih indah dibanding Switzerland. Dengan W20 Summit ini kami berharap perekonomian kreatif di Danau Toba semakin berkembang kedepannya,” ujar Uli, ditulis Kamis (28/7/2022).

Uli menambahkan, W20 berkomitmen untuk mewakili suara perempuan dalam bidang pariwisata dan ekonomi kreatif dengan menggalakan Recover Together dan Equally. Melalui W20 kita mendorong kesetaraan gender dan meningkatkan partisipasi perempuan dalam perekonomian untuk mencapai inklusi ekonomi dengan mendukung UMKM pariwisata dan ekonomi kreatif yang dikelola oleh perempuan.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) KADIN Indonesia, Triawan Munaf mengatakan, KADIN Indonesia berkomitmen untuk memberikan perhatian besar kepada UMKM bidang pariwiasta dan ekonomi kreatif yang dikelola perempuan di seluruh Indonesia untuk terus tumbuh dan meningkat. Melalui event ini UMKM Perempuan Sumatera Utara dapat saling memberdayakan, menginspirasi, dan terbuka dalam ekonomi digital menuju ekonomi global.

"Event ini juga sangat penting untuk membawa Danau Toba sebagai salah satu destinasi super prioritas, yang secara otomatis akan membawa dampak bagi pengembangan UMKM Perempuan. Mari kita persiapkan diri untuk meningkatkan kualitas pariwisata dan produk ekonomi kreatif Danau Toba untuk masuk dalam persaingan ekonomi global,” ujar Triawan melalui pesan singkatnya.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Pengembangan Bisnis

Chair of W20 Indonesia, Hadriani Uli Silalahi
Perbesar
Chair of W20 Indonesia, Hadriani Uli Silalahi (Reza Efendi/Liputan6.com)

Selanjutnya W20 Indonesia - KADIN Indonesia menggelar forum dialog yang membahas pengembangan bisnis dan rintangan digitalisasi dalam memetakan strategi produksi serta pemasaran bersama UMKM Perempuan dalam bidang ekonomi kreatif yang diikuti lebih 130 UMKM binaan Asosiasi UMKM Sumatera Utara dan Kemenparekraf.

Acara forum dialog dibuka oleh beberapa keynote Speech yaitu Chair of B20 Indonesia, Shinta Widjaja Kamdani, Ketua Komite Tetap Ekonomi Kreatif dan Digital KADIN Indonesia, Ricky Pesik,  Deputi Bidang Produk Digital & Ekonomi Kreatif - Kemenparekraf, Muhammad Neil El Himam, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenkomarves, Odo RM Manuhutu dan Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi KADIN Sumatera Utara, Ronald Sinaga mewakili Ketua Kadin Sumatera Utara Ivan Batubara yang berhalangan hadir.

Dalam forum dialog yang menghadirkan Ketua Komite Tetap Pemasaran Media dan Konten KADIN Indonesia, Desi Bachir selaku moderator dan narasumber diantaranya, Ketua Komite Tetap Strategi, Sumber Daya dan kelembagaan - KADIN Indonesia, Jerry S Justianto, Vice President Public Policy, Government Affairs Traveloka, Widya Listyowulan, Ketua Umum Asosiasi UMKM Sumatera Utara, Ujiana Sianturi dan Miss Universe Indonesia 2022, Laksmi Shari De Neef.

Dalam kesempatan tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif – KEMENKOMARVES, Odo RM Manuhutu menuturkan, penguatan SDM perempuan merupakan hal penting. Perempuan di Indonesia perlu diberi pelatihan literasi finansial dan akses terhadap pembiayaan bagi perempuan.

"Yang dilakukan Pemerintah adalah mendorong 30 juta dari 64 juta UMKM, IKM dan artisan bisa berjualan secara digital yakni dengan Gerakan Nasional BBI. Pemerintah telah menargetkan minimal 400 triliun untuk belanja produk dalam negeri," terangnya.

"Kami sangat mengapresiasi peran Ibu Mooryati Soedibyo dalam memberdayakan perempuan khususnya pelaku industri jamu di Indonesia yang didominasi oleh perempuan. Pemerintah pun menyiapkan 13 pelabuhan baru yang dapat dimanfaatkan fasilitas kios usaha didalamnya bagi UMKM Perempuan,” lanjut Odo.

 

 


Kesetaraan Gender

Pembukaan KTT W20
Perbesar
Chair W20 Indonesia, Hadriani Uli Silalahi (kiri) dan Co-Chair W20 Indonesia Dian Siswarini usai konferensi pers pembukaan KTT W20 di Parapat, Simalungun, Sumatera Utara, Senin (18/7/2020). (Liputan6.com/ Agustin Setyo Wardani)

Hal senada disampaikan oleh Vice President Public Policy, Government Relations, and CSR APAC Traveloka, Widya Listyowulan, mengatakan Traveloka menjunjung tinggi kesetaraan gender pada lingkungan perusahaan di mana hampir 50 persen karyawan kami adalah perempuan.

"Oleh karena itu, kami mendukung kebijakan yang ramah dan inklusif untuk para pekerja agar mereka dapat  mengembangkan potensi terbaik mereka bersama Traveloka” ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan melakukan kurasi atas 6 UMKM terbaik dari lebih 130 UMKM Perempuan Sumatera Utara dalam bidang ekonomi kreatif. Kategori pemilihan mencakup bidang kuliner dan non kuliner (fesyen dan kriya).

Selanjutnya, 6 UMKM terpilih akan memaparkan produk ekonomi kreatif miliknya kepada juri yang terdiri dari Ketua Komite Tetap Ekonomi Kreatif dan Digital KADIN Indonesia, Ricky Pesik, Direktur Kuliner, Kriya, Desain dan Fasyen Kemenparekraf, Yuke Sri Rahayu, Wakil Ketua Komite Tetap Ekonomi Kreatif (non kuliner) KADIN Indonesia, Kusuma Ida Anjani, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin Sumatera Utara Ronald Sinaga, Wakil Ketua Komite Tetap Kuliner KADIN Indonesia, Susanty Widjaja dan Ketua Umum Asosiasi UMKM Sumatera Utara, Ujiana Sianturi.

Dari hasil penilaian dewan juri terhadap 6 UMKM Perempuan atau yang menjadi TOP 6 terdiri dari 3 besar finalis kategori kuliner dan 3 besar finalis kategori non kuliner (Kriya dan Fesyen). Dan setelah melalui kurasi dewan juri akhirnya terpilih dua UMKM terbaik yaitu Inkubasi Kriya Ulos untuk kategori non kuliner dan untuk kategori kuliner dimenangkan oleh Wine Coffee Gogo.

Ketua Komite Tetap Ekonomi Kreatif dan Digital KADIN Indonesia, Ricky Pesik mengatakan dua pemenang terbaik berkesempatan untuk memamerkan produk terbaiknya pada event Presidensi G20 di Bali November 2022 mendatang.

“Kesempatan terbaik bagi UMKM Inkubasi Kriya Ulos dan Wine Coffee Gogo memamerkan produknya di G20 Bali yang dapat menjadi gerbang pembuka untuk budaya dan produk ekonomi kreatif Indonesia ke kancah global. Semoga ini memberi motivasi kepada seluruh UMKM Perempuan di tanah air untuk terus berkarya dan berkembang, baik di tingkat nasional maupun dunia,” ujar Ricky.

Yang tak kalah menarik pada sesi akhir, Dewan Kopi Indonesia (Dekopi) perwakilan Sumatera Utara menggelar kompetisi Penyeduh Kopi Perempuan (Barista Competition for Women) yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Sumatera Utara, mengingat Sumatera Utara adalah salah satu penghasil kopi terbaik di Indonesia.

“Peluang ini dimanfaatkan oleh kalangan perempuan untuk meningkatkan kontribusi dengan berprofesi sebagai Barista yang menjadi salah satu kegiatan ekonomi kreatif dan pariwisata di Sumatera Utara, kami berharap event seperti ini mampu mengangkat potensi kopi unggulan dari beberapa single origin kopi, khususnya jenis Arabika,” ujar Ujiana Sianturi selaku Ketua Dekopi Sumatera Utara dan juga Ketua Umum Asosiasi UMKM Sumatera Utara.

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya