Di IKN Nusantara akan Ada Konsep 10 Menit, Apa Itu?

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 28 Jul 2022, 11:26 WIB
Diperbarui 28 Jul 2022, 11:26 WIB
Kawasan Inti Pusat Pemerintah (KIPP) Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia. (Dok Kementerian PUPR)
Perbesar
Kawasan Inti Pusat Pemerintah (KIPP) Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia. (Dok Kementerian PUPR)

Liputan6.com, Jakarta Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara Bambang Susantono, mengungkapkan 1 konsep unik yang akan ada dalam penataan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan. Konsep ini dinamakan konsep 10 menit.

Maksud dari konsep 10 menit, kata dia, berkaitan dengan fasilitas kota yang esensial akan didesain berdekatan. 

Tujuannya penerapan 10 menit di IKN Nusantara adalah agar warga bisa beraktivitas dan berpindah lokasi dalam waktu singkat tanpa harus menggunakan kendaraan.

"Jadi nanti dalam 10 menit seseorang tidak perlu menggunakan kendaraan, cukup dengan berjalan kaki untuk mencapai fasilitas kota yang ditujunya," jelas dia  dalam acara Tanoto Scholars Gathering 2022 pada Kamis (28/7/2022).

Selain itu, dia menjelaskan akan ada 9 pembagian wilayah perencanaan di IKN. Nantinya, pemerintah akan membagi wilayah di IKN menjadi generator-generator ekonomi.

Di mana pada 2045 dan seterusnya, IKN Nusantara diharapkan menjadi generator atau economic superhub, yang tidak hanya menghasilkan middle-income group, tapi naik menjadi high-level income group.

"9 wilayah perencanaan ini nantinya akan memiliki masing-masing tema. Ada wilayah yang akan menjadi financial center, ada yang menjadi pusat riset, ada juga wilayah yang akan menjadi education town, tourism dan seterusnya," kata Bambang dalam acara Tanoto Scholars Gathering 2022 pada Kamis (28/7/2022).

Adapun 9 generator ekonomi di IKN mencakup Pusat Pemerintahan Nasional, Pusat Ekonomi, Bisnis, dan Keuangan, Energi Baru Terbarukan, Pusat Hiburan dan Olahraga.

Kemudian Layanan Edukasi, Inovasi dan Riset, Pusat Distribusi dan Perdagangan Komoditas, Pusat Agroindustri dan Industri Pangan, hingga Pusat Kegiatan Pertanian dan Perikanan.

Generator ini sekarang tengah dalam pembangunan yang diproses hingga tahun 2024 mendatang.

Selain itu, Bambang juga mengungkapkan prinsip-prinsip IKN dalam Bahasa Inggris, yang mencakup Investment (Investasi), Knowledge (Ilmu Pengetahuan) dan Network (Jaringan).

"Investasi itu adalah apa yang akan kita bangun di IKN, bisa dari publik, pemerintah, swasta, atau bisa juga dari masyarakat," imbuhnya.

"Di IKN, kita juga ingin mengembangkan Public-Private Partnership. Contohnya adalah beberapa elemen masyarakat yang ingin membangun hutan kota, rumah diaspora, museum," lanjut Bambang.

"Ada banyak elemen masyarakat tertentu yang dari budaya mereka sendiri nantinya akan membangun beberapa bangunan ikonik atau tempat berkumpul yang akan menjadi tempat berbagi ketertarikan mereka. Jadi hal ini memang dimungkinkan," jelas dia.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

 

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


7 Proyek Ibu Kota Nusantara Senilai Rp 62 Triliun Ditender, Minat Ikut?

Pengamanan IKN
Perbesar
Personel Operasi Nusantara Polda Kaltim. (Liputan6.com/Istimewa)

Proses pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah dimulai secara simultan. Kementerian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) telah memulai sayembara desain beberapa kawasan seperti Istana Negara, Kantor Wakil Presiden hingga Pusat Peribadatan di Ibu Kota Nusantara

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono mengatakan bahwa jajak minat pasar atau market sounding ke perusahaan dan masyarakat untuk membangun sejumlah fasilitas di IKN Nusantara akan dimulai pada Agustus 2022.

Selain itu, saat ini Kementerian PUPR juga sudah membuka penawaran tender untuk proyek ibu kota Nusantara. Ada tujuh tender proyek yang ditawarkan dengan total nilai Rp 62, triliun.

Menurut data proyek di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian PUPR, seperti dikutip dari Belasting.id, Senin (25/7/2022), proyek pertama yang ditender adalah pembangunan gedung sekretariat presiden dan bangunan pendukung kawasan istana presiden. Proyek itu memiliki kode tender 80752064 dan nilai Harga Perkiraan Sendiri Rp 1,4 triliun.

Proyek kedua adalah pembangunan jalan tol IKN segmen Karangjoang - KKT Kariangau. Proyek tersebut memiliki kode tender 80779064 dan nilai HPS Rp 3,5 triliun.

Ketiga, pembangunan jalan di dalam IKN. Proyek tersebut memiliki kode tender 80780064 dengan HPS Rp 709,9 miliar.

Keempat, pembangunan dinas menteri di IKN. Proyek tersebut memiliki kode tender 80760064 dengan nilai HPS Rp 509,1 miliar.

Kelima, konstruksi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) jaringan pipa. Proyek tersebut memiliki kode tender 80810064 dengan HPS senilai Rp 42,2 miliar.

Keenam, manajemen konstruksi pembangunan gedung sekretariat Presiden dan bangunan pendukung. Ini adalah proyek jasa konsultasi. Proyek ini memiliki kode tender 80753064 dengan HPS senilai Rp26,4 miliar.

Ketujuh manajemen konstruksi pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu 1. Proyek ini juga jasa konsultasi, memiliki kode tender 80822064 dan HPS senilai Rp21,4 miliar.

Ketujuh tender ini dibuka tidak serentak. Ada yang sudah dibuka sejak 30 Juni 2022 lalu, dan ada yang baru dibuka pada 21 Juli 2022.

Pengumuman pemenang dan penandatangan kontrak pembangunan IKN juga berbeda waktunya. Paling cepat adalah tender pembangunan jalan, dengan penandatangan kontrak dijadwalkan pada 31 Agustus 2022.

Kontrak tender lainnya dijadwalkan ditandatangani pada Septembr, Oktober, hingga November 2022.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Pemerintah Kaji Kereta Gantung Jadi Angkutan di IKN

Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono saat rapat bersama Presiden Jokowi, Jumat (3/6/2022)
Perbesar
Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono saat rapat bersama Presiden Jokowi, Jumat (3/6/2022). (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Pemerintah tengah mengkaji beberapa transportasi alterhatif bagi Indonesia bagi kota di Indonesia maupun ibu kota nusantara (IKN).

Untuk mengembangkan moda transportasi alternatif ini, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengunjungi Stevenson Fishing Port, Harbour Flight Centre, dan Boeing.

Bappenas mempelajari regulasi pengembangan kereta gantung, seaplane, dan pesawat jarak menengah.

Upaya pembangunan kereta gantung masih terhambat, terutama aspek skema pembiayaan dan isu pemanfaatan ruang udara.

“Saat ini sedang dilakukan penjajakan kesesuaian kereta gantung sebagai angkutan perkotaan di IKN dan pariwisata, termasuk kesesuaian aspek topografi wilayah serta added advantage berupa panorama kota. Pemerintah juga sedang menelaah pengembangan kereta gantung yang terintegrasi dengan Rencana Induk dan Sistem Transportasi Perkotaan di IKN,” tutur Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam keterangannya, seperti dikutip Senin, (25/7/2022).

Penggunaan seaplane juga sedang dijajaki utamanya untuk kota waterfront seperti Jakarta, Palembang, Surabaya, dan Denpasar.

Kajian Kementerian Perhubungan merekomendasikan sembilan lokasi pariwisata di Indonesia. Di samping itu, permintaan terhadap angkutan seaplane perlu dilakukan penelaahan segmentasi pasar dan konektivitas yang dilayani.

“Operasional seaplane di Indonesia mayoritas didominasi swasta dengan peran pemerintah yang masih terbatas pada sisi pemberian izin operasional pesawat apung namun tidak mencakup pembangunan, pengembangan, dan pengoperasian bandara perairan,” kata Menteri Suharso.

 


Menteri PUPR: Presiden Jokowi Akan ke IKN 3 Bulan Sekali, Supaya Orang Yakin Kita Pindah

Kementerian PUPR mempercepat pembangunan Bendungan Sepaku Semoi di Kabupaten Penajam Paser Utara. Bendungan Salah satu fungsi bentungan ini untuk mencegah banjir di IKN Nusantara (Dok PUPR)
Perbesar
Kementerian PUPR mempercepat pembangunan Bendungan Sepaku Semoi di Kabupaten Penajam Paser Utara. Bendungan Salah satu fungsi bentungan ini untuk mencegah banjir di IKN Nusantara (Dok PUPR)

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi disebut akan rutin mengunjungi Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) setiap tiga bulan sekali.

Hal tersebut dilakukan untuk meyakinkan masyarakat bahwa pemerintah serius memindahkan ibu kota negara atau IKN.

"Mungkin 3 bulan sekali beliau (Presiden Jokowi) akan kesana (IKN), untuk beri semangat dan menghangatkan, terus supaya orang yakin kita mau pindah (ibu kota)," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (11/7/2022).

Ada pun pemerintah akan menandatangani kontrak land development atau pengembangan lahan di IKN pada 15 Juli 2022. Setelah itu, akan diatur pembagian lahan untuk membangun Istana Presiden hingga kantor kementerian dan lembaga.

"Dari 15 Juli ini, land development sudah tanda tangan kontrak, kemudian nanti ada jalan tol, jalan nasional dari Pulau Balang sampai ke IKN, kemudian jalan kawasannya sendiri dari jalan nasional itu ke arah titik nol dan Istana," kata Basuki.

"Kemudian Istana dan Kantor presiden. Kemudian Kemenko, empat kemenko sudah kita mulai bangun," sambung Basuki.

Menurut dia, pemerintah akan mulai membangun hunian untuk para pekerja di IKN pasa Agustus 2022. Basuki menyebut pemerintah tak mau para pekerja itu membangun bedeng sendiri.

"Karena banyak mungkin sampai 200 ribuan pekerja konstruksi. Jangan sampai mereka bikin bedeng sendiri, kita siapkan rumah-rumah untuk para pekerja konstruksi itu," jelas Basuki.

Sebagai informasi, Presiden Jokowi terkahir berkunjung ke IKN Kalimantan Timur bersama pimpinan media massa pada 22 Juni 2022. Sebelum itu, Jokowi bersama Ibu Negara Iriana pernah berkemah semalam di IKN pada Senin, 14 Maret 2022.

 

Infografis Temuan Dugaan Bagi-Bagi Kaveling Lahan IKN Nusantara. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Temuan Dugaan Bagi-Bagi Kaveling Lahan IKN Nusantara. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya