Lolos dari Pailit, Garuda Indonesia Berancang-ancang Tambah Frekuensi Penerbangan

Oleh Arief Rahman Hakim pada 21 Jul 2022, 22:18 WIB
Diperbarui 21 Jul 2022, 22:24 WIB
Garuda Indonesia Tutup 97 Rute Penerbangan
Perbesar
Pesawat Garuda berada di landasan pacu Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta, Banten. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Garuda Indonesia akan menambah frekuensi penerbangan dari Jakarta ke sejumlah daerah yang dinilai menguntungkan. Menyusul putusan pengadilan soal homologasi yang telah disetujui oleh kreditor Garuda Indonesia.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan penambahan frekuensi penerbangan ini sebagai langkah pengoptimalan kinerja maskapai. Makanya, dipilih segelintir rute yang paling menguntungkan.

"Rencana penambahan frekuensi fase awal tersebut akan dilakukan secara bertahap mulai bulan Juli hingga Agustus mendatang di sejumlah sektor penerbangan keberangkatan Jakarta," kata dia dalam keterangan resmi, Kamis (21/7/2022).

Penerbangan itu akan menuju Batam, Balikpapan, Denpasar, Medan, Makassar, Surabaya, hingga Singapura.

Adapun penambahan frekuensi tersebut akan dilakukan dengan mempertimbangkan performa rute secara berkelanjutan serta optimalisasi armada yang akan terus ditinjau dan dievaluasi kedepannya.

Pada fasel awal ini Garuda merencanakan akan menambah kapasitas layanan penerbangan pada sejumlah rute domestik. Diantaranya rute Jakarta – Batam pp yang akan dioperasikan hingga 11 kali per minggu.

Lalu Jakarta - Balikpapan pp hingga 11 kali per minggu, Jakarta - Denpasar pp hingga 45 kali per minggu, Jakarta – Kualanamu/Medan pp hingga 21 kali per minggu.

Kemudian Jakarta - Makassar pp hingga 32 kali per minggu, dan Jakarta - Surabaya pp hingga 35 kali per minggu.

"Selain itu, untuk rute internasional Jakarta - Singapura pp akan dioperasikan hingga 14 kali per minggu," kata dia.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Bidik 850 Penerbangan

Tarif Batas Atas Tiket Pesawat
Perbesar
Pesawat maskapai Garuda Indonesia terparkir di areal Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Melalui penambahan frekuensi penerbangan tersebut, Garuda diproyeksikan dapat mengoperasikan sedikitnya 850 penerbangan per minggu selama Agustus 2022.

Angka ini meningkat sebesar 32 persen dibandingkan bulan Juni lalu sebelumnya yang berkisar di 650 penerbangan per minggunya.

“Penambahan frekuensi penerbangan ini menjadi bentuk komitmen kami sebagai national flag carrier untuk senantiasa memastikan kebutuhan konektivitas udara bagi masyarakat terpenuhi dengan baik melalui layanan penerbangan yang aman, nyaman, dan sehat—utamanya dalam mempersiapkan periode peak season jelang akhir tahun nanti," paparnya.

Lebih dari itu, langkah tersebut tentunya diharapkan dapat turut mendukung proses pemulihan pariwisata Indonesia dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional. Adapun meningkatnya frekuensi penerbangan ini juga turut menjadi proyeksi optimisme Garuda terhadap outlook kinerja positif yang ke depannya akan terus ditingkatkan.

"Khususnya melalui penyelarasan basis kapasitas alat produksi dengan demand pasar yang pertumbuhannya semakin konsisten di tengah langkah penanganan pandemi," ujar Irfan.

 


Bertahap

Garuda Indonesia Tutup 97 Rute Penerbangan
Perbesar
Pesawat Garuda berada di landasan pacu Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta, Banten. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Lebih lanjut, Irfan menegaskan rencananya ini akan dijalankan secara bertahap. Ia akan bersandar pada evaluasi khususnya pada rute-rute yang dilayani oleh Garuda Indonesia.

“Secara berkala kami selaraskan dengan ketersediaan armada yang terus kami optimalkan khsususnya sejalan dengan proses negosiasi dengan lessor yang kami laksanakan," jelas Irfan.

Sejalan dengan fokus Garuda untuk terus bertransformasi menjadi entitas bisnis yang semakin sehat dan berorientasi terhadap profitabilitas, penambahan frekuensi ini akan dilakukan dengan seksama, Khususnya dengan memastikan performa rute memiliki outlook kinerja positif yang solid dan konsisten dalam jangka panjang.

Misalnya performa saat ini yang menunjukkan tren rata-rata tingkat isian penumpang Garuda berhasil dipertahankan hingga mencapai kisaran 84 persen pada setiap penerbangan.

Infografis Garuda Indonesia
Perbesar
Garuda Indonesia dinobatkan lagi menjadi World Best Cabin Crew (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya