Zulkifli Hasan Tagih Komitmen Pengusaha Suplai Minyak Goreng Dalam Negeri

Oleh Maulandy Rizki Bayu Kencana pada 20 Jul 2022, 12:40 WIB
Diperbarui 20 Jul 2022, 12:40 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan dalam Dialog Perdagangan yang digelar oleh Kadin Indonesia di Menara Kadin Indonesia, Selasa 19 Juli 2022.
Perbesar
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan dalam Dialog Perdagangan yang digelar oleh Kadin Indonesia di Menara Kadin Indonesia, Selasa 19 Juli 2022. (Dok. Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Perdagangan Indonesia Zulkifli Hasan mengajak pelaku usaha melalui Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk menjaga komitmen dalam menyukseskan kebijakan pemerintah. Khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan perdagangan ke depan, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Hal ini disampaikan Mendag Zulkifli Hasan saat memberi arahan pada rapat terbatas dengan Kadin Indonesia di Jakarta, pada hari ini, Selasa (19/7). Turut hadir dalam pertemuan tersebut Plt Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Syailendra, Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid, serta pengurus Kadin tingkat pusat dan daerah.

“Pada pertemuan ini saya ingin mendengar masukan dari pelaku usaha melalui Kadin untuk menghadapi tantangan perdagangan ke depan,” kata Mendag Zulkifli Hasan.

Menurut Mendag Zulkifli Hasan, Kadin merupakan mitra Kemendag dalam menyukseskan stabilitas harga barang pokok dalam rangka pengendalian inflasi. Salah satunya menjaga harga minyak goreng curah Rp14.000 per liter.

“Diharapkan komitmen pelaku usaha memenuhi kebutuhan minyak goreng curah dalam negeri,” tandas Mendag Zulkifli Hasan.

Terkait tandan buah segar sawit (TBS), Mendag Zulkifli Hasan mengungkapkan, pemerintah akan memberikan kelonggaran untuk kebijakan domestic market obligation (DMO) dan mengurangi pajak pungutan ekspor CPO.

Hal ini untuk memperlancar kegiatan ekspor CPO dan menaikan kembali harga TBS di tingkat petani agar petani lebih sejahtera.

“Diharapkan pelaku usaha dapat memahami aturan dan dapat mematuhi kesepakatan yang telah dibuat,” ucap Mendag Zulkifli Hasan.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Dorong Ekspor

Raker dengan Komisi VI DPR, Mendag Zulkifli Hasan Tunjukkan Minyakita
Perbesar
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan saat menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/7/2022). Rapat membahas pengesahan perjanjian Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Mendag mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan ekspor dengan memanfaatkan berbagai perjanjian dengan mitra dagang yang telah disepakati.

Salah satunya dengan memanfaatkan persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Uni Emirat Arab (Indonesia–United Arab Emirat Comprehensive Economic Partnership Agreement/IUAE–CEPA) untuk penetrasi pasar nontradisional Timur Tengah dan Afrika.

“Dengan memanfaatkan IUAE-CEPA hampir semua produk Indonesia mendapat tarif nol persen memasuki pasar Timur Tengah dan Nigeria melalui Uni Emirat Arab sebagai hub. Saya akan mengajak pelaku usaha di Kadin untuk turut serta dalam berbagai kunjungan ke berbagai negara untuk melakukan promosi dagang,” jelas Mendag Zulkifli Hasan.

 

 


Sidak Pasar di Balikpapan, Mendag Zulkifli: Harga Cabai Turun, Bawang Masih Tinggi

Mendag Zulkifli Hasan kembali melakukan kunjungan ke pasar tradisional dalam rangka memantau ketersediaan minyak goreng.
Perbesar
Mendag Zulkifli Hasan kembali melakukan kunjungan ke pasar tradisional dalam rangka memantau ketersediaan minyak goreng.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan memantau harga kebutuhan bahan pokok di Pasar Klandasan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu pagi, bersama Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto dan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Syailendra.

"Harga cabai turun, minyak goreng curah ada yang harga Rp14.000 per liter. Untuk harga bawang merah yang masih tinggi," kata Mendag di Balikpapan, dikutip dari Antara, Rabu (20/7/2022).

Pada kesempatan tersebut, Mendag juga menyampaikan bahwa para pedagang di Pasar Klandasan enggan menggunakan minyak goreng curah karena merasa takut dengan keamanannya.

Untuk itu, Mendag meminta jajaran Dirjen Perdagangan Dalam Negeri untuk mengedukasi masyarakat tentang keamanan menggunakan minyak goreng curah.

"Nanti Pak Dirjen menjelaskan dan koordinasi kepada masyarakat bahwa minyak curah itu vitaminnya masih tinggi, sehat, bagus, sangat aman dan laik untuk dikonsumsi," kata Mendag.

 


Harga Cabai

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan
Perbesar
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan. (Foto: Istimewa).

Menurut pantauan Antara, harga cabai merah keriting hari ini di Pasar Klandasan Rp70.000 per kilogram (kg). Harga tersebut lebih rendah dibandingkan 20 Juni 2022 yakni Rp80.000 per kg.

Sedangkan harga cabai merah besar terpantau stabil yakni Rp70.000 per kg atau sama dengan bulan lalu. Kemudian, harga cabai rawit merah mengalami penurunan menjadi Rp80.000 per kg dari bulan sebelumnya yang mencapai Rp100.000 per kg.

Sementara itu, harga bawang merah mencapai Rp90.000 per kg. Harga tersebut melambung dari bulan sebelumnya yakni Rp78.000 per kg. Namun harga bawang putih terpantau stabil di harga Rp32.000 per kg.

 

Infografis Alasan Larangan Ekspor CPO dan Bahan Baku Minyak Goreng. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Alasan Larangan Ekspor CPO dan Bahan Baku Minyak Goreng. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya