Latih Karyawan LRT Jabodebek, KAI Gandeng BUMN Malaysia

Oleh Arief Rahman Hakim pada 07 Jul 2022, 17:00 WIB
Diperbarui 07 Jul 2022, 17:00 WIB
Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo membuka pelatihan di Pusdiklat Ir H Djuanda KAI, Bandung, mengutip keterangan resmi, Kamis (7/7/2022).
Perbesar
Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo membuka pelatihan di Pusdiklat Ir H Djuanda KAI, Bandung, mengutip keterangan resmi, Kamis (7/7/2022).

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonedia (Persero) atau KAI tengah berbenah menyiapkan operasional Light Tail Transit (LRT) Jabodebek. Salah satu yang dilakukan adalah menggandeng operator kereta api asal Malaysia.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menjelaskan, kerja sama ini sebagai salah satu langkah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) penunjang Lintas Raya Terpadu (LRT). KAI menggandeng Prasarana Berhad Malaysia untuk menyiapkan Awak Sarana Perkeretaapian Otomatis dan Pengendali Otomatis LRT Jabodebek.

"Kolaborasi ini merupakan salah satu upaya KAI untuk menghadirkan layanan LRT Jabodebek yang aman dan selamat. Pelatihan ini diberikan untuk meningkatkan kompetensi SDM LRT Jabodebek sehingga layanan LRT Jabodebek nantinya memiliki standar keselamatan yang tertinggi dan mumpuni," kata Didiek saat membuka pelatihan di Pusdiklat Ir H Djuanda KAI, Bandung, mengutip keterangan resmi, Kamis (7/7/2022).

Ia mengungkap Prasarana Berhad Malaysia dipilih karena merupakan operator kereta api yang sudah berpengalaman dalam mengoperasikan Kereta Api secara otomatis yang menerapkan sistem Grade of Automation (GoA) 3 sejak tahun 1998.

Didiek memandang sinergi dan kolaborasi ini akan menambah pengetahuan, transfer knowledge. Selain itu akan menambah pengalaman terkait penanganan sistem GoA3 yang nantinya akan sangat berguna dalam pengoperasian LRT Jabodebek.

"PT KAI akan mempersiapkan pengoperasian LRT Jabodebek sebaik mungkin, salah satunya melalui penyiapan SDM yang berkualitas untuk mengoperasikan LRT Jabodebek yang selalu mengutamakan keselamatan," katanya.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


92 Orang

Target Operasi LRT Jabodebek Dikebut di Tengah Pandemi
Perbesar
Aktivitas pekerja pembangunan LRT di kawasanan Kuningan, Jakarta, Sabtu (31/7/2021). Pembangunan LRT Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) Tahap I telah mencapai 85,75 persen dan di targetkan beroprasi pada pertengahan tahun 2022. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Lebih lanjut ia mengatakan, ada 92 orang pekerja yang akan mengikuti pelatihan teori di Bandung dilanjutkan praktik di Malaysia. Nantinya akan ada pemberian materi terkait operasional LRT Jabodebek.

Diantaranya mengenai fungsi dan cara pengoperasian sarana prasarana GoA3, sistem persinyalan GoA3, dan rule book dalam pengoperasian GoA3. Serta penanganan saat kondisi darurat, penerapan Standard Operating Procedure, dan lainnya.

Didiek menambahkan, LRT Jabodebek ini akan KAI operasikan dalam waktu dekat. Proyek LRT Jabodebek merupakan kolaborasi antara pemerintah dan BUMN, yaitu KAI, Adhi Karya, Inka, dan Len.

"KAI bersama seluruh stakeholder lainnya akan memastikan proses pembangunan dan pengoperasian LRT Jabodebek berjalan lancar dan tetap mengutamakan keselamatan," ungkapnya.

 


Amanah

Target Operasi LRT Jabodebek Dikebut di Tengah Pandemi
Perbesar
Suasana Lintas Raya Terpadu (LRT) di kawasanan Kuningan, Jakarta, Sabtu (31/7/2021). Pembangunan LRT Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) Tahap I telah mencapai 85,75 persen dan di targetkan beroprasi pada pertengahan tahun 2022. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ia mengaku, penugasan Proyek Strategis Nasional kepada KAI ini akan dilaksanakan dengan amanah dan penuh tanggung jawab di tengah berbagai tantangan yang ada.

Ia menyebut KAI terus membuka diri dan akan mempersiapkan sebaik mungkin dengan memperhatikan tata kelola perusahaan yang baik.

"KAI berterima kasih atas amanah yang diberikan pemerintah, dimana KAI nantinya akan melayani masyarakat Jabodebek melalui LRT Jabodebek yang merupakan transportasi kereta api paling modern karena operasionalnya akan berlangsung secara otomatis tanpa masinis," tutup Didiek.

 


Gandeng Basarnas

FOTO: Rencana Pengoperasian LRT Jabodebek
Perbesar
Gerbong kereta Light Rail Transit (LRT) terparkir di jalur Dukuh Atas, Jakarta, Kamis (17/2/2022). Harga tiket LRT Jabodebek mencapai Rp 15 ribu per penumpang untuk rute Dukuh Atas-Cibubur. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) tentang Penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan.

Penandatanganan MoU ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi, kerja sama, keselarasan, dan saling mendukung terhadap masing-masing tugas, fungsi, dan wewenang dalam penanganan kondisi darurat.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (8/6/2022).

Adapun ruang lingkup MoU ini meliputi kerja sama di bidang berbagi pakai data dan informasi, penanganan kondisi darurat dan penanganan kecelakaan dalam penyelenggaraan perkeretaapian melalui kegiatan pencarian dan pertolongan, latihan pencarian dan pertolongan, pemanfaatan sumber daya, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Tujuan besar MoU antara KAI dengan Basarnas adalah sebagai salah satu upaya dalam mendukung pengoperasian LRT Jabodebek. KAI dan Basarnas berkomitmen untuk mendukung dan menyukseskan penugasan penyelenggaraan LRT Jabodebek dalam hal antisipasi dan penanganan atas peristiwa darurat dalam pengoperasian LRT Jabodebek.

 


Faktor Keselamatan

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan, menjelang beroperasinya LRT Jabodebek yang akan dilakukan soft launching pada 17 Agustus 2022, salah satu aspek yang sangat penting adalah mengenai keselamatan.

Untuk itu, KAI berinisiatif melakukan pendekatan kepada Basarnas untuk bersama-sama membangun kesiapan operasional LRT Jabodebek agar terjaga keselamatannya. Langkah ini juga merupakan bentuk komitmen KAI untuk membangun budaya keselamatan yang proaktif.

"Kerja sama dengan Basarnas ini bukan hanya dalam upaya preventif, tetapi juga dalam kondisi jika diperlukan contingency action. LRT Jabodebek ini dioperasikan semuanya di atas, elevated, sehingga tingkat keselamatannya harus kita jaga lebih dibandingkan dengan kereta api yang biasa," kata Didiek.

Infografis LRT Jabodebek
Perbesar
Infografis LRT Jabodebek (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya