Damri Layani Angkutan di Wilayah Sirkuit Mandalika, Cek Rute dan Tarifnya

Oleh Tira Santia pada 06 Jul 2022, 19:30 WIB
Diperbarui 06 Jul 2022, 19:30 WIB
DAMRI menyediakan Angkutan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di wilayah Sirkuit Mandalika dan sekitarnya.
Perbesar
DAMRI menyediakan Angkutan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di wilayah Sirkuit Mandalika dan sekitarnya.

Liputan6.com, Jakarta DAMRI menyediakan Angkutan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di wilayah Sirkuit Mandalika dan sekitarnya. Pengadaan angkutan KSPN ini merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan potensi pariwisata di kawasan tersebut.

Dalam keterangan Damri, Rabu (6/7/2022), layanan ini turut dikembangkan DAMRI setelah sukses melayani pelanggan pada perhelatan musim balap World Superbike (WSBK) di tahun 2021, dan MotoGP di tahun 2022. Saat itu DAMRI berhasil melayani pelanggan yang menyaksikan perhelatan tersebut tanpa memungut biaya transportasi.

Kendati demikian, armada yang dioperasikan DAMRI untuk layanan tersebut telah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur yang memperhatikan aspek keamanan, keselamatan dan kenyamanan pelanggan dan pramudi.

Corporate Secretary DAMRI Akhmad Zulfikri, mengatakan layanan KSPN DAMRI hadir dalam upaya memudahkan pelanggan setia DAMRI dalam melakukan perjalanan wisata ke Sirkuit Mandalika dan destinasi sekitarnya.

Layanan KSPN ini hadir dengan beberapa rute perjalanan, di antaranya:

1. Rute Kuta Mandalika – Pusat Kota Mataram (PP), memiliki jadwal keberangkatan pukul 09.00, 10.00, 14.00, 15.00 WITA. Tarif yang dikenakan sebesar Rp17.000,00.

2. Rute Kuta Mandalika – Terminal Pelabuhan Kayangan (PP), memiliki jadwal keberangkatan pukul 13.00 dan 14.00 WITA. Tarif yang dikenakan sebesar Rp15.000,00.

3. Rute Kuta Mandalika – Pelabuhan Lembar, memiliki jadwal keberangkatan pukul 13.00 dan 14.00 WITA. Tarif yang dikenakan sebesar Rp30.000,00.

4. Rute Bandara BIZAM – Kota Mataram – Senggigi – Bangsal, memiliki jam keberangkatan pukul 09.00 – 18.00 WITA, keberangkatan setiap 1 jam sekali. Sedangkan untuk keberangkatan rute sebaliknya tersedia pukul 06.00 – 17.00 WITA, keberangkatan juga dilakukan setiap 1 jam sekali. Tarif yang dikenakan sebesar Rp20.000,00.

5. Rute Bangsal – Geopark Rinjani, memiliki jam keberangkatan pukul 08.00, 10.00, 12.00, 14.00 WITA. Sedangkan untuk keberangkatan rute sebaliknya tersedia pukul 11.00, 13.00, 15.00, 17.00 WITA. Tarif yang dikenakan sebesar Rp20.000,00.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Pembelian Tiket

Ilustrasi Damri
Perbesar
Ilustrasi Damri. (Tangkapan Layar Instagram/damriindonesia)

Pelanggan dapat membeli tiket layanan Angkutan KSPN tersebut melalui gerai Indomaret atau Alfamart, atau pelanggan juga dapat menghubungi petugas DAMRI cabang Kota Mataram di nomor 0878 6574 8544 atau 0813 3838 7453 untuk informasi lebih lanjut.

DAMRI berharap penyediaan layanan Angkutan KSPN ini dapat menjadi wujud kontribusi untuk memajukan pariwisata Indonesia khususnya di kawasan Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Hadirnya layanan Angkutan KSPN ini semoga dapat meningkatkan konektivitas transportasi menuju kawasan pariwisata di NTB, sehingga memudahkan masyarakat dalam melakukan perjalanan wisata yang aman, nyaman, dan terjangkau.” pungkas Fikri.


Dapat PMN Rp 866,8 Miliar, DAMRI Bakal Perkuat Pengembangan Bisnis

Bus DAMRI
Perbesar
Bus DAMRI

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Damri Setia N. Milatia Moemin, mengungkapkan alasan Perum Damri mengajukan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 866,8 miliar. Karena dua tahun belakangan ini sulit melakukan pengembangan bisnis.

“Kenapa kami akhirnya mengajukan PMN? karena 2 tahun terakhir ini kami agak sulit melakukan investasi dan pengembangan bisnis,” kata Setia dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (15/6/2022).

 Setia menjelaskan, saat ini Damri memiliki 657 trayek dengan total armada 2.377 unit. Dimana 65 persen menangani penugasan dan 35 persen komersial. Tetapi apabila dilihat dari komposisi penghasilan 80-90 persen dihasilkan dari komersial, dan 10-20 persen dihasilkan oleh penugasan.

Kinerja Perum Damri mencatatkan keuntungan mulai 2017, 2018, dan 2019. Pada 2018 dan 2019 pihaknya sudah menyetorkan dividen kepada negara. Namun pada 2020 muncul covid-19 dan pendapatan menurun drastis, disitulah Damri mencatatkan kerugian.

“Kita pada akhir 2018 mencatatkan kenaikan keuntungan 214 persen dan 2019 mencatat 107 persen, tapi karena covid-19 adanya pembatasan kegiatan laba turun otomatis. Padahal kalau kita lihat RKP 2020-2021 harusnya damri sudah mulai mengekspansi bisnisnya,” jelasnya.

Dilihat dari nilai aset juga demikian, karena tidak ada investasi pada tahun 2020-2021. Sementara 2017-2019 perum Damri sudah melakukan investasi untuk memperbesar skala bisnis. Namun pada triwulan I-2021 pendapatan Damri hanya Rp 143 miliar, sedangkan triwulan IV-2021 sebesar Rp 184 miliar.

“Tapi alhamdulillah triwulan I-2022 kami sudah mencatatkan pendapatan lebih tinggi lagi yaitu Rp 197 miliar. Dimana pada triwulan I-2022 laba bersih kami sudah positif meskipun masih tipis,” ujarnya.


Latar Belakang

DAMRI Mataram Uji Coba Operasi Bus Disabilitas NTB Gemilang
Perbesar
DAMRI Mataram Uji Coba Operasi Bus Disabilitas NTB Gemilang (dok. DAMRI)

Lebih lanjut, Ia pun menyebutkan latar belakang pengajuan PMN untuk Perum Damri, yaitu, untuk menjalankan penugasan Pemerintah yang mendukung program strategis nasional yang tertuang dalam Perpres nomor 109 tahun 2020.

Dalam sisi makro overview, Damri mendukung Pemerintah dalam mencapai 9 dan 17 item sustainable development goals (SDG) melalui angkutan perintis, angkutan pariwisata, dan angkutan darat barang tol laut, bus listrik, angkutan lintas negara dan angkutan umrah/haji.

Tak hanya itu, untuk memberikan manfaat PMN secara internal dan eksternal ada peluang peningkatan kinerja dan produktivitas Damri, lalu meningkatkan kontribusi nilai dividen kepada pemegang saham.

“Yang tidak kalah penting adalah pada saat ini modal dasar yang disetor Pemerintah sampai dengan hari ini Rp 19 miliar untuk perusahaan yang sudah berusia 76 tahun. Jadi, kami butuh penguatan struktur modal ini,” pungkasnya. 

Motogp
Perbesar
Infografis MotoGP Indonesia Mandalika 2022. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya