Harga Emas Hari Ini di Dunia Susut Dibayangi Kenaikan Suku Bunga

Oleh Tira Santia pada 05 Jul 2022, 07:32 WIB
Diperbarui 05 Jul 2022, 07:32 WIB
Harga Emas Hari Ini
Perbesar
Ilustrasi harga emas hari ini di pasar dunia.

Liputan6.com, Jakarta Harga emas dunia di pasar dunia turun melayang mendekati level kunci USD 1.800. Harga emas hari ini dipengaruhi karena prospek suku bunga global yang lebih tinggi di tengah meningkatnya tekanan harga dan dolar yang lebih kuat membebani daya tarik emas batangan.

Melansir laman nasdaq, Selasa (5/7/2022), harga emas di pasar spot turun 0,2 persen menjadi USD 1.806,60 per ounce setelah menyentuh level terendah lima bulan di posisi USD 1.783,50 pada hari Jumat. Adapun harga emas berjangka AS naik 0,3 persen menjadi USD 1.807,50.

Dolar AS bertahan mendekati level tertinggi dalam dua dekade yang disentuh bulan lalu. Ini menekan emas dengan membuatnya mahal bagi mereka yang memegang mata uang lainnya.

"Bull emas terjebak dalam rawa tindakan kebijakan Fed yang agresif, karena prospek suku bunga AS yang lebih tinggi mengikis dukungan untuk logam mulia," kata Han Tan, Kepala Analis Pasar di Exinity.

Federal Reserve AS diperkirakan akan kembali menaikkan suku bunga 75 basis poin (bps) bulan ini.

Bank Sentral Eropa juga secara luas diprediksi akan mengikuti rekan-rekan globalnya. Inflasi zona euro mencapai rekor tertinggi lagi di bulan Juni karena tekanan harga meluas.

"Pasar belum sepenuhnya memperkirakan kenaikan 75 bps pada pertemuan FOMC bulan ini. Jika pembuat kebijakan dipaksa untuk berubah lebih agresif dalam menghadapi inflasi yang tak tergoyahkan, itu bisa membuat harga emas turun lagi," tambah Tan.

 


Yang Ditunggu Investor

Harga emas pegadaian naik
Perbesar
Petugas memperihatkan emas batangan yang dijual di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Investor juga menunggu publikasi risalah dari pertemuan Fed bulan lalu pada hari Rabu dan data ketenagakerjaan AS pada hari Jumat.

"Dalam lingkungan suku bunga yang terus meningkat ini, sulit untuk melihat emas membuat keuntungan yang signifikan tetapi jika logam mulia dapat bertahan di atas $ 1.800 per ounce, maka itu akan menunjukkan bahwa masih ada dukungan mendasar yang signifikan untuk emas," Rupert Rowling, analis pasar di Kinesis Money, kata.

Adapun harga perak turun 0,1 persen menjadi USD 19,86 per ounce, diperdagangkan mendekati level terendah dalam dua tahun.

Kekudian harga Platinum tergelincir 0,8 persen menjadi USD 882,25, sementara paladium sedikit berubah pada posisi USD 1.960,29. Adapun pasar AS ditutup untuk liburan Hari Kemerdekaan.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya