Pakar Sebut Arus Kas GoTo Masih Kuat

Oleh Liputan6.com pada 01 Jul 2022, 14:10 WIB
Diperbarui 01 Jul 2022, 20:20 WIB
(Foto: Ilustrasi laporan keuangan. Dok Unsplash/Carlos Muza)
Perbesar
(Foto: Ilustrasi laporan keuangan. Dok Unsplash/Carlos Muza)

Liputan6.com, Jakarta Asisten Profesor Entrepreneurship and Technology Management Interest Group dari SBM ITB Dina Dellyana menilai GoTo mampu melakukan pembelian kembali atau buyback saham pakai duit sendiri karena perusahaan memiliki arus kas yang kuat. 

Pernyataan itu dia sampaikan menanggapi pernyataan sejumlah anggota parlemen yang beranggapan investasi Telkomsel digunakan GoTo untuk buyback saham milik investor lama. 

"Cara mengujinya sangat gampang bisa melihat data laporan keuangan GoTo maupun prospektus saat mereka IPO. Di situ terlihat jelas kemampuan keuangan mereka," ujarnya dikutip dari Antara, Jumat (1/7/2022).

Pada November 2020 lalu, Telkomsel tercatat menanamkan modal sebesar Rp2,1 triliun. Posisi kas GoTo mencapai angka Rp15,3 triliun hingga akhir 2020. Dina menganalisa dengan masuknya modal pertama Telkomsel sebesar Rp2,1 triliun tersebut, maka investasi anak usaha Telkom itu hanya menyumbang 13,7 persen terhadap total kas GoTo.

Menurutnya, arus kas GoTo sangat kuat bahkan tanpa ada investasi dari Telkomsel. Berdasarkan data publik, Telkomsel exercise opsi beli saham sebesar 300 juta dolar AS pada Mei 2021, sehingga total investasi Telkomsel di GoTo menjadi Rp6,4 triliun.

Kemudian buyback saham GoTo terjadi pada akhir tahun lalu, rentang waktu ini terbilang cukup lama dari masuknya investasi Telkomsel pada Mei 2021. 

Selain itu, soal pre-IPO fundraising, sebelum melakukan buyback, GoTo telah melakukan pre-IPO fundraising pada Juli sampai November 2021, dan berhasil mengumpulkan dana lebih dari 1,3 miliar dolar AS. 

Sementara mengacu ke laporan keuangan GoTo posisi kas dan setara kas perusahaan adalah Rp17,9 triliun pada September 2021 atau 2,7 kali dari investasi Telkomsel. 

Sedangkan, kas GoTo tercatat mencapai Rp31,1 triliun atau 4,85 kali dari total investasi Telkomsel pada Desember 2021. Adapun total dana yang digunakan dalam melakukan pembelian kembali saham adalah sebesar Rp1,7 triliun.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Ingin Tahu Deretan Layanan Goto Finansial? Simak di Sini

Ilustrasi Laporan Keuangan. Unsplash/Austin Distel
Perbesar
Ilustrasi Laporan Keuangan. Unsplash/Austin Distel

Pasca bergabungnya Gojek dan Tokopedia pada 2021, GoTo Financial lahir sebagai bisnis teknologi keuangan dari grup GoTo. Tak hanya terdiri dari GoPay, GoTo Financial juga tawarkan ragam solusi bisnis yang holistik untuk mitra usaha dari tiap skala bisnis.

GoTo Financial menawarkan diri sebagai partner pertumbuhan yang mampu mendorong transformasi digital bagi lebih banyak UMKM dan pengusaha dari berbagai skala bisnis lewat inovasi layanan dan inisiatif. DI 2022, GoTo Financial terus memantapkan langkah untuk buka peluang keuangan dan bisnis bagi para mitra usaha ekosistem GoTo, sekaligus mendorong sinergi ekosistem GoTo untuk terus tumbuh.

Head of Merchant Platform GoTo Financial Novi Tandjung menjelaskan, sebagai partner pertumbuhan, GoTo Financial hadir bagi para mitra usaha dengan menyediakan solusi bisnis yang holistik dan beragam. Keunikan GoTo Financial terletak pada upaya untuk senantiasa menyesuaikan kebutuhan mitra usaha dengan produk dan solusi yang tepat, sehingga dapat membantu pertumbuhan para UKM dan pengusaha.

"Kami melihat penerimaan yang sangat bagus di kalangan pengusaha, mengingat hampir setengah atau 49 persen mitra UMKM menggunakan produk GoTo Financial sebagai platform digital untuk membantu mereka berjualan online pertama kali. Tahun ini, kami terus akan mendukung perkembangan ekonomi digital lebih luas lagi.” jelas dia seperti ditulis pada Kamis (23/6/2022). 

Head of Commerce Enablement GoTo Financial Haryanto Tanjo menambahkan, COVID-19 dengan cepat menggeser ekspektasi pelanggan dalam melakukan transaksi jual beli.

Namun seiring dengan memulihnya ekonomi Indonesia, sangat penting bagi para pebisnis untuk mempersiapkan pengalaman hybrid (ofine dan online) yang dapat menawarkan kenyamanan maksimal sesuai dengan kebutuhan konsumen secara feksibel dan efsien.

"Terdiri dari berbagai macam produk yang saling bersinergi dengan seluruh ekosistem GoTo, solusi GoTo Financial dapat digunakan di setiap fase pertumbuhan mitra usaha, dengan mendorong pengalaman multi-channel bagi para mitra dan memberikan pengalaman belanja konsumen yang seamless.” jelas dia.


Layanan

Kolaborasi GoTo dan KCI Mengajak Masyarakat Menggunakan Transportasi Publik
Perbesar
Model menunjukkan aplikasi Gojek melalui GoTransit saat peluncuran di Stasiun Juanda, Jakarta, Rabu (22/06/2022). Melalui kolaborasi antara Gojek, layanan on-demand ekosistem GoTo dan PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI), kedua perusahaan menghadirkan perjalanan full mile multi-moda terintegrasi untuk memudahkan masyarakat dan mendukung visi pemerintah dalam menggalakkan penggunaan transportasi publik. (Liputan6.com/HO/Ading)

Solusi teknologi dari GoTo Financial memungkinkan semua usaha di Indonesia, dari perusahaan besar hingga pedagang kaki lima serta penjual online di media sosial, untuk mengakses segudang layanan yang memudahkan mereka untuk mengelola dan mengembangkan bisnis.

Mitra usaha dapat mengakses layanan ini melalui aplikasi atau melalui hardware yang GoTo Financial tawarkan.

1. Layanan Pembayaran bagi Mitra Usaha

GoTo Financial hadirkan layanan pembayaran bagi para mitra usaha yang aman, terpercaya dan dapat diandalkan, baik ofine maupun online, melalui GoPay, GoBiz Plus, hingga Midtrans. Sebagai salah satu payment gateway terkemuka di Indonesia, Midtrans memproses pembayaran digital untuk berbagai jenis pedagang, mulai dari platform online ternama hingga pedagang kaki lima. Midtrans terintegrasi dengan semua bank ternama di Indonesia, dan menyediakan hingga 24 metode pembayaran.

2. Platform Administrasi Bisnis untuk Mitra Usaha

GoTo Financial melalui aplikasi GoBiz membantu mitra usaha GoFood dan GoPay untuk memasarkan produk lewat iklan dan diskon di ekosistem GoTo, mengelola dan memesan stok penjualan, menganalisis bisnis mereka, menerima berbagai opsi pembayaran, mengakses produk pinjaman, mengelola pesanan dan banyak lagi.


Solusi O2O

3. Solusi O2O untuk Mitra Usaha

GoTo Financial memberikan solusi berjualan secara omnichannel dengan menyediakan teknologi yang tepat untuk membantu para mitra usaha memasuki bisnis Online to Ofine (O2O). GoTo Financial adalah penyedia Point of Sales (POS) berbasis cloud terdepan di Indonesia1 melalui Moka dan GoKasir yang ada di dalam aplikasi GoBiz. Mitra usaha dapat mengatur inventori dan melakukan konsolidasi transaksi dari berbagai channel penjualan, mengatur staf pada berbagai outlet penjualan ofine, hingga mendorong efsiensi operasional dengan otomatisasi proses bisnis manual dan analytics.

Bagi pedagang yang mengandalkan penjualan di media sosial, GoTo Financial juga menawarkan layanan Selly dan GoStore. GoStore adalah layanan untuk membuka toko online yang sepenuhnya terintegrasi dengan Instagram Shop, Facebook Shop dan Google Shopping.

Pedagang pun dapat memaksimalkan penjualan di kanal tersebut, mengatur pengiriman barang hingga menyederhanakan proses belanja bagi pelanggan mereka. Sedangkan Selly adalah aplikasi keyboard multifungsi berbasis media sosial yang dapat digunakan para mitra usaha mulai dari membuat tagihan, cek ongkir, pesan kurir, terima pembayaran online, hingga mengecek status transaksi secara mudah.

4. Produk pembiayaan bagi Mitra Usaha

GoTo Financial menyediakan GoModal sebagai produk pembiayaan bagi mitra usaha dalam ekosistem GoTo yang memenuhi syarat. Pembiayaan ditawarkan untuk kebutuhan umum, seperti modal kerja sehingga pedagang dapat mengembangkan bisnis lewat akses kredit aman dengan biaya terjangkau. 

Infografis: Deretan Bank Digital di Indonesia (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis: Deretan Bank Digital di Indonesia (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya