Tenang, Harga Cabai dan Bawang Merah Turun Mulai Juli

Oleh Liputan6.com pada 25 Jun 2022, 11:30 WIB
Diperbarui 25 Jun 2022, 11:30 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag)Zulkifli Hasan berkunjung ke Pasar Koja Baru, Jakarta Utara pada, Jumat (17/6/2022). (Dok Kemendag)
Perbesar
Menteri Perdagangan (Mendag)Zulkifli Hasan berkunjung ke Pasar Koja Baru, Jakarta Utara pada, Jumat (17/6/2022). (Dok Kemendag)

Liputan6.com, Jakarta Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan memprediksi harga cabai dan bawang merah akan mengalami penurunan mulai bulan bulan depan.

Diketahui, harga cabai rawit merah di wilayah DKI Jakarta sempat menyentuh Rp140 ribu per kilogram.

"Cabai dan bawang merah sebentar lagi ritmenya nanti sekitar Juli, Agustus 2022 itu turun (harga)," ujar Oke di Pasar Jaya Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (25/6/2022).

Oke sendiri tidak merinci secara detail terkait faktor yang mempengaruhi penurunan harga dua komoditas favorit masyarakat tersebut. Namun, dia mengatakan faktor cuaca murni menjadi pendorong utama kenaikan harga cabai dan bawang merah.

"Masa sekarang petani lagi terganggu panennya terpaksa harus jual tinggi," terang Oke.

Berkaca pada situasi tersebut, Kementerian Perdagangan tetap berkomitmen untuk tidak melakukan impor cabai dan bawang merah. Hal ini demi melindungi kesejahteraan petani lokal di tengah turunnya produksi akibat cuaca buruk.

"Cabai atau bawang memang dari Vietnam itu murah. Tapi kita harus bertahan (tidak impor), karena petani kita sedang terganggu," tutupnya.

 


Harga Cabai Selangit

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Hingga Rp 120 Ribu per Kilogram
Perbesar
Pedagang memasukan cabai rawit merah ke dalam bungkusan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Senin (20/6/2021). Harga cabai rawit merah di pasar-pasar DKI Jakarta naik menjadi rata-rata Rp108.043 per kilogram (kg). Bahkan, di beberapa pasar harga cabai tembus Rp120 ribu per kg. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sebelumnya, harga cabai di wilayah DKI Jakarta kian pedas. Melansir dari laman infopangan.jakarta.go.id Senin (20/6), harga rata-rata cabai rawit merah di pasar tradisional wilayah Jakarta dibanderol Rp 108.404 per kilogram (kg).

Harga cabai rawit tertinggi berada di Pasar Paseban mencapai Rp140.000 per kg pada data terakhir Minggu (19/6). Angka ini naik Rp40.000 per kg dari harga sebelumnya Sabtu (18/6).

 


Pasar Pluit hingga Cipete

20160726- Harga Cabai di Jakarta Meroket Tajam-Angga Yuniar
Perbesar
Cuaca buruk menjadi salah satu penyebab mahalnya harga cabai, Jakarta, Selasa (26/7). Para pedagang menjual cabai saat ini seharga Rp 65.000 kg, dari harga normal sekitar Rp 20.000 hingga Rp 30.000 per kg. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Kemudian, harga cabai rawit mahal juga dijumpai di Pasar Pluit, Pasar Koja Baru, Pasar Kalibaru, Pasar Pal Merah, Pasar Pos Pengumben, Pasar Mampang Prapatan, Pasar Tebet Barat yang masing-masing dijual Rp120.000 per kg.

Adapun, harga cabai rawit merah di Pasar Cipete, Pasar Johar Baru, Pasar Ujung Menteng, Pasar Cijantung dijual lebih murah mencapai Rp 95.000 per kg. “Harga terendah di Pasar Anyer Bahari Rp85.000 per kg,” tulis infopangan.

Reporter: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya