Usai Diresmikan, Stasiun Matraman Sudah Layani 1.230 Penumpang KRL

Oleh Arief Rahman Hakim pada 20 Jun 2022, 13:45 WIB
Diperbarui 20 Jun 2022, 13:48 WIB
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah resmi mengoperasikan Stasiun Matraman
Perbesar
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah resmi mengoperasikan Stasiun Matraman (dok: KAI)

Liputan6.com, Jakarta PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah memgoperaisikan Stasiun Matraman untuk melayani masyarakat sekitar yang bepergian menggunakan KRL di Ibu Kota pada Minggu (19/6).

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mencatat, terdapat rata-rata 1.230 pengguna KRL per hari yang menggunakan Stasiun Matraman hingga 19 Juni 2022.

Adapun jumlah perjalanan KRL di stasiun ini yaitu 169 perjalanan per hari yang terdiri dari relasi Bekasi/Cikarang - Kampung Bandan via Pasar Senen sebanyak 78 perjalanan dan relasi Bekasi/Cikarang - Kampung Bandan via Manggarai sebanyak 91 perjalanan.

"Sejak diuji coba pada 17 Juni 2022, terdapat rata-rata 1.230 pengguna KRL per hari yang menggunakan Stasiun Matraman hingga 19 Juni 2022," kata Didiek Senin (20/6/2022).

Hadirnya Stasiun Matraman merupakan alternatif bagi para pengguna KRL untuk dapat naik dan turun stasiun. Lokasinya yang ada di antara Stasiun Manggarai dan Stasiun Jatinegara, diharapkan dapat mengurangi kepadatan yang ada di dua stasiun tersebut.

"Hadirnya Stasiun Matraman ini juga akan memudahkan mobilitas masyarakat yang akan naik-turun KRL di daerah Matraman, Kampung Melayu, Salemba, Pramuka, dan lainnya," ujar Didiek.

 


Ramah Disabilitas

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah resmi mengoperasikan Stasiun Matraman
Perbesar
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah resmi mengoperasikan Stasiun Matraman (dok: KAI)

Pembangunan Stasiun Matraman juga didesain untuk menjadikan stasiun ramah bagi penyandang disabilitas. Berbagai fasilitas pendukung bagi penyandang disabilitas di antaranya yaitu toilet khusus difabel, lift prioritas bagi difabel, dan guide block bagi penyandang tuna netra.

Para petugas di stasiun juga siap membantu para penyandang disabilitas untuk menggunakan layanan di stasiun. Stasiun Matraman mulai dibangun pada 2016 oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub.

Pembangunan Stasiun Matraman ini sendiri merupakan lanjutan dari pembangunan Double-Double Track (DDT) pada lintas Manggarai – Cikarang yang merupakan Proyek Strategis Nasional.

 


Punya 2 Jalur

uji coba pengoperasian Stasiun Matraman
Perbesar
KRL berhenti di Stasiun Matraman, Jakarta, Jumat (17/6/2022). Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, KAI Daop 1 Jakarta, dan KAI Commuter melakukan uji coba pengoperasian Stasiun Matraman yang berada di antara lintas Stasiun Manggarai dan Stasiun Jatinegara. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Stasiun Matraman ini memiliki 2 jalur KA dengan sebuah peron sepanjang 250 m dan lebar 5 m. Adapun bangunannya terdiri dari 2 lantai dengan luas bangunan 3.010 m2. Stasiun Matraman juga dilengkapi fasilitas 2 unit eskalator, 1 unit lift dan 2 tangga manual.

Di samping itu, stasiun ini juga dilengkapi area parkir seluas 2.625 m2. KAI berharap dengan beroperasinya Stasiun Matraman ini, pengguna KRL bertambah nyaman dan dimudahkan dalam bertransportasi.

"Hadirnya Stasiun Matraman juga diharapkan dapat semakin mendorong masyarakat untuk dapat beralih menggunakan transportasi massal,” tutup Didiek.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya