Penyaluran KUR Bank Mandiri Capai Rp16,85 Triliun per Mei 2022

Oleh Liputan6.com pada 17 Jun 2022, 13:00 WIB
Diperbarui 17 Jun 2022, 13:01 WIB
FOTO: Uang Beredar pada November 2020 Capai Rp 6.817,5 Triliun
Perbesar
Petugas menata tumpukan uang di Cash Pooling Bank Mandiri, Jakarta, Rabu (20/1/2021). BI mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) tetap tinggi pada November 2020 dengan didukung komponen uang beredar dalam arti sempit (M1) dan uang kuasi. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta Bank Mandiri semakin aktif mendorong penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk memacu pertumbuhan ekonomi khususnya di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp 16,85 triliun kepada lebih dari 156 ribu debitur di seluruh Indonesia sampai dengan akhir Mei 2022. Angka tersebut meningkat sebesar 7,51 persen jika dibandingkan Mei 2021 secara year to date (ytd) yang sebesar Rp 15,67 triliun.

"Peningkatan realisasi penyaluran KUR ini menandakan bahwa pemulihan ekonomi masyarakat sedang berada dalam momentum yang positif," ujar Rudi dalam keterangannya, Jumat (17/6/2022).

Dia menambahkan, hal ini juga selaras dengan komitmen Pemerintah yang kembali meningkatkan dana alokasi KUR serta melanjutkan tambahan subsidi bunga 3 persen hingga bulan Desember 2022.

Kebijakan tersebut, Ia katakan mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan di Indonesia.

Adapun, di tahun ini Bank Mandiri mendapatkan plafon KUR sebesar Rp 40 triliun. Angka ini meningkat dibandingkan plafon tahun 2021 sebesar Rp 35 triliun.

"Sesuai dengan aspirasi pemerintah untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), hal ini juga menjadi komitmen Bank Mandiri dalam program pemulihan ekonomi nasional," imbuhnya.

 


Sasar Sektor Produktif

Bank Mandiri Pimpin Pangsa Pasar Sindikasi Indonesia
Perbesar
Ilustrasi nasabah melakukan transaksi di cabang Bank Mandiri. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Tentunya, penyaluran KUR Bank Mandiri di tahun ini lanjut Rudi, akan tetap fokus menyasar sektor produktif unggulan di masing-masing wilayah.

Hal ini tercermin dari realisasi penyaluran KUR ke sektor produksi Bank Mandiri di bulan Mei 2022 yang mencapai 59,20 persen atau sebesar Rp 9,97 triliun.

Bila dirinci, sektor pertanian menyumbang porsi terbesar mencapai 29,34 persen dari total KUR Bank Mandiri atau sebesar Rp 4,94 triliun. Kemudian dilanjutkan oleh sektor Jasa Produksi sebesar Rp 3,31 triliun atau 19,68 persen dari total penyaluran KUR pada akhir Mei 2022.

Tidak hanya di kota besar, Rudi menambahkan Bank Mandiri juga injak gas penyaluran KUR di wilayah. Salah satunya penyaluran KUR di region XI (Bali-Nusa Tenggara), dengan realisasi sebesar Rp 744,57 miliar pada akhir Mei 2022 kepada 5.576 debitur.

Angka tersebut tumbuh sebesar 21,25 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Reporter: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com

 


Ekonomi Terus Membaik

Bank Mandiri Eror
Perbesar
Nasabah bertransaksi di anjungan tunai mandiri (ATM) Bank Mandiri di Mal Pondok indah 2, Jakarta, Sabtu (20/7/2019). Sejumlah nasabah Bank Mandiri mengeluhkan perubahan drastis saldo di rekening yang mengalami pengurangan dan ada juga yang mengalami penambahan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

"Saat ini perekonomian masyarakat sudah menunjukkan perbaikan dan terus meningkat, kami berharap tren ini dapat terus berkembang sehingga memberikan dampak positif pada sektor usaha lainnya seperti pariwisata yang menjadi keunggulan wilayah Bali dan Nusa Tenggara," terangnya.

Pihaknya optimis, dengan penerapan layanan digital mampu mempercepat penyaluran KUR agar sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Pemerintah.

"Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik, kami optimis akan mampu mendorong penyaluran KUR lewat potensi yang ada, dan dapat mencapai target KUR yang diamanatkan oleh Pemerintah," pungkas Rudi.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya