Garuda Indonesia Luncurkan Livery Baru, Tengok Penampakannya

Oleh Arief Rahman Hakim pada 12 Jun 2022, 21:00 WIB
Diperbarui 12 Jun 2022, 21:00 WIB
Maskapai Garuda Indonesia secara resmi melayani penerbangan khusus kargo Denpasar – Narita mulai 2 Februari 2022. (Dok Garuda)
Perbesar
Maskapai Garuda Indonesia secara resmi melayani penerbangan khusus kargo Denpasar – Narita mulai 2 Februari 2022. (Dok Garuda)

Liputan6.com, Jakarta Maskapai penerbangan Garuda Indonesia memasang livery khusus di badan pesawat. Yakni, livery logo Bangga Buatan Indonesia sebagai wujud dukungan terhadap UMKM dan produk lokal.

Livery branding logo Bangga Buatan Indonesia dipasang pada salah satu armada Boeing 737-800 NG bernomor registrasi PK-GMV. Livery gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia tersebut secara resmi mulai diperkenalkan melalui penerbangan Jakarta - Pontianak dengan nomor penerbangan GA 502 pada hari Jumat (10/6) lalu.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputa mengatakan pemasangan livery logo Bangga Buatan Indonesia itu merupakan salah satu wujud komitmen Garuda Indonesia dalam mendukung promosi dan pengembangan sektor UMKM dan produk dalam negeri. Itu merupakan salah satu pilar penting dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional.

“Menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami sebagai maskapai pembawa bendera bangsa dapat turut mengambil bagian dalam mensosialisasikan dan menjadi platform strategis dalam mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada salah satu kanal promosi yang kami kelola," katanya mengutip keterangan resmi, Minggu (12/6/2022).

"Hadirnya logo Bangga Buatan Indonesia pada livery armada kami ini tidak hanya sebagai wujud dukungan kami terhadap sektor UMKM dan produk dalam negeri namun juga diharapkan akan dapat meningkatkan awareness masyarakat atas gerakan ini sehingga kedepannya akan dapat meningkatkan kebanggaan atas berbagai produk unggulan nasional," papar Irfan.

Ia meninal, sinergi menjadi salah satu kunci keberhasilan pemulihan ekonomi nasional. Ia berharap, langkah yang dilakukannya ini bisa berdampak positif terhadap promosi penggunaan produk lokal.

"Melalui ketersediaan kanal informasi maupun jangkauan platform penjualan yang luas, kiranya dukungan promosi terhadap UMKM dan produk dalam negeri ini mampu membawa pertumbuhan positif bagi peningkatan penjualan sekaligus memperluas dikenalnya brand produk nasional di pasar global sehingga lebih berdaya saing," kata dia.

 


Buka Kesempatan Promosi

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia memasang livery khusus di badan pesawat. Yakni, livery logo Bangga Buatan Indonesia
Perbesar
Maskapai penerbangan Garuda Indonesia memasang livery khusus di badan pesawat. Yakni, livery logo Bangga Buatan Indonesia

Irfan melanjutkan Garuda Indonesia membuka kesempatan bagi para pelaku sektor UMKM dan produk dalam negeri untuk berkolaborasi dalam mempromosikan produk unggulannya. Melalui fitur layanan maupun platform promosional yang dikelola Perusahaan.

Termasuk melalui aktivitas direct promotional di dalam pesawat maupun aktivitas penerbangan penunjang lainnya.

Selain melalui kanal promosi livery pesawat, komitmen Garuda Indonesia dalam mendukung sektor UMKM dan produk dalam negeri juga direpresentasikan salah satunya melalui optimalisasi kanal belanja online GarudaShop. Ini jadi platform untuk mendukung dan mempromosikan produk-produk buatan sektor industri nasional khususnya pelaku UMKM.

Hingga saat ini melalui platform GarudaShop, Garuda Indonesia telah berkolaborasi dengan sedikitnya 57 UMKM yang tersebar dari berbagai wilayah di Indonesia. Diantaranya Bali, Surabaya, Bandung, dan kota lainnya untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan, yang meliputi produk home & lifestyle, health & wellness, handicraft serta produk lainnya.

“Hadirnya produk UMKM nasional di kanal belanja GarudaShop turut melengkapi rangkaian produk-produk pilihan Garuda Indonesia yang selama ini kami tawarkan dalam perjalanan domestik maupun internasional. Dengan memanfaatkan GarudaShop sebagai etalase digital bagi produk UMKM dan brand dalam negeri lainnya , diharapkan langkah ini dapat memperkuat ekosistem digital UMKM dan produk dalam negeri yang terus dikembangkan oleh Pemerintah akan semakin dikenal luas hingga pasar internasional.”, lanjut Irfan.

Ia mengaku akan terbuka dengan berbagai peluang kolaborasi yang dapat dimaksimalkan bersama pelaku sektor UMKM dan produk dalam negeri. Guna memperkenalkan berbagai produk unggulannya melalui platform promosional yang dimiliki Garuda Indonesia.

"Komitmen ini menjadi bagian dari manifestasi kami sebagai national flag carrier untuk terus memaksimalkan peran dan kontribusinya dalam perputaran roda perekonomian nasional melalui gerakan Bangga Buatan Indonesia,” tutup Irfan.

 


Garuda Indonesia Bakal Right Issue

Garuda Indonesia Tutup 97 Rute Penerbangan
Perbesar
Pesawat Garuda terparkir di landasan pacu Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta, Banten, Rabu (17/11/2021). Maskapai Garuda Indonesia akan menutup 97 rute penerbangannya secara bertahap hingga 2022 mendatang bersamaan dengan proses restrukturisasi yang tengah dilakukan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Kementerian BUMN memastikan kepemilikan saham pemerintah tetap ada 51 persen meski PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) akan melakukan rights issue dua kali.

Dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR, Selasa, (7/6/2022), Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menuturkan, PT Garuda Indonesia Tbk akan melakukan rights issue. Aksi korporasi rights issue tersebut akan dilakukan jika penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) mencapai tahap perdamaian.

"InsyaAllah apabila proses PKPU bisa mencapai perdamaian dan homologasi kita melakukan dua kali rights issue. Rights issue pertama adalah proses meng-inject Rp 7,5 triliun yang dari porsi pemerintah untuk porsi awal restrukturisasi Garuda," kata ujar pria yang akrab disapa Tiko ini.

 


Kuartal IV 2022

Garuda Indonesia Tutup 97 Rute Penerbangan
Perbesar
Pesawat Garuda berada di landasan pacu Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta, Banten, Rabu (17/11/2021). Maskapai Garuda Indonesia akan menutup 97 rute penerbangannya secara bertahap hingga 2022 mendatang bersamaan dengan proses restrukturisasi yang tengah dilakukan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Rencana rights issue Garuda Indonesia kedua dilakukan sekitar kuartal IV 2022. Pada saat itu akan memasukkan tambahan pendanaan dari investor strategis.

"Kemudian kita lakukan rights issue tahap kedua mungkin di sekitar triwulan IV awal untuk tambahan pendanaan dari investor strategis. Sebagaimana diketahui dalam putusan Panja Garuda terakhir kita akan membatasi bahwa porsi pemerintah tetap ada di 51 persen," ujar dia.

Selain Garuda Indonesia, sejumlah emiten BUMN juga akan melakukan rights issue. Salah satunya PT Semen Indonesia (Persero) Tbk terkait pengalihan saham pemerintah di PT Semen Baturaja (Persero) ke Semen Indonesia.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya