Generasi Muda Purwokerto Antusias Ikuti G20 Campus Outreach

Oleh Liputan6.com pada 30 Mei 2022, 22:03 WIB
Diperbarui 30 Mei 2022, 22:06 WIB
Civitas akademika dari Universitas Jenderal Soedirman dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Perbesar
Para kaum muda juga bisa turut aktif dalam G20 Studies Centre yang telah diresmikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Februari lalu

Liputan6.com, Jakarta Indonesia dalam Presidensi G20 berusaha memberikan hasil yang konkret, mendekatkan antara komunitas bisnis dengan pembuat kebijakan, dan memastikan koherensi dalam agenda yang dipromosikan oleh Working Groups dan Engagement Groups. Salah satu Engagement Group dalam G20 adalah Youth20 yang merupakan wadah bagi anak muda untuk turut berkolaborasi dan berkontribusi aktif dalam G20.

Tidak hanya dalam Youth20, para anak muda juga bisa turut aktif dalam G20 Studies Centre yang telah diresmikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Februari lalu. Forum tersebut dibentuk untuk membangun dialog ide dan inovasi serta menjalin kerjasama antara civitas akademika dengan para pemangku kepentingan.

Agar lebih banyak anak muda yang aware dan berkolaborasi dalam momentum penting ini, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melakukan sosialisasi dan edukasi kepada mahasiswa di berbagai daerah. Usai melakukan sosialisasi dan edukasi di Kota Medan, Sumatera Utara, kegiatan serupa dilakukan di Kota Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (30/5/2022). Kegiatan tersebut dihadiri oleh civitas akademika dari Universitas Jenderal Soedirman dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

“Tujuan sosialisasi ini menyesuaikan dengan arahan Presiden Joko Widodo yang menekankan bahwa G20 ini tidak hanya milik elite saja tetapi juga bagi Engagement Group harus bisa memeriahkan, bahkan hingga di level akademisi,“ kata Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Multirateral Ferry Ardiyanto, Senin (30/5/2022).

Dalam sesi pemaparan, anggota Tim Teknis Komunikasi dan Fasilitasi G20 Kemenko Perekonomian Ferry Surfiyanto menyampaikan tentang sejarah G20, peran strategis Indonesia dalam G20, hingga peran Kemenko Perekonomian. Pemaparan juga disampaikan secara interaktif dengan memberi kesempatan kepada para peserta untuk melakukan tanya jawab.

Narasumber selanjutnya, Nadhira Asrifa, sebagai anggota Tim Sherpa G20 yang merepresentasikan milenial pada kesempatan tersebut menyampaikan manfaat strategis Presidensi G20 Indonesia dari segi ekonomi maupun sosial budaya. Nadhira juga menyampaikan bagaimana peran pemuda dalam Presidensi G20 Indonesia, dimana pemuda tidak hanya bisa ikut aktif dalam Youth20 tetapi juga beberapa side event dalam rangkaian agenda G20 yang digelar secara terbuka atau bisa diikuti oleh masyarakat umum yang memiliki ketertarikan dalam isu tersebut.

 


Meriah

Logo G20. (Dokumentasi Kemlu RI)
Perbesar
Logo G20. (Dokumentasi Kemlu RI)

Kegiatan yang dihadiri oleh hampir 100 civitas akademika tersebut berjalan meriah dan interaktif hingga akhir acara. Tidak hanya sesi tanya jawab dalam setiap pemaparan, para peserta juga diberi waktu tanya jawab khusus dalam kegiatan tersebut.

Dalam sesi tanya jawab tersebut para mahasiswa menanyakan hal yang beragam mulai dari faktor penarik investor ke Indonesia, komitmen Pemerintah dalam menangani perubahan iklim, output apa yang dihasilkan dari KTT G20, hingga bertanya secara rinci hal-hal apa saja yang bisa dilakukan pemuda untuk turut aktif dalam G20 khususnya Presidensi G20 Indonesia tahun ini. Beragam pertanyaan yang disampaikan menggambarkan antusiasme tinggi mahasiswa dalam mengikuti acara tersebut.

Selain itu, peserta juga berpartisipasi dalam games yang mengusung pengetahuan tentang G20 dengan menggunakan smartphone sebagai device yang aktif dalam kehidupan mereka sehari-hari. Di akhir acara, secara langsung dengan menggunakan gadget masing-masing, para peserta juga diberi ruang untuk menyampaikan kritik dan sarannya tentang acara sosialisasi ini. Masukan dari para peserta tersebut menjadi evaluasi bagi Kemenko Perekonomian agar ke depannya bisa menyelenggarakan acara sosialisasi dan edukasi dengan lebih baik.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jenderal Soedirman Dr. Kuat Puji Prayitno, S.H., M. Hum., Koordinator Pengembangan Mahasiswa dan Alumni Universitas Jenderal Soedirman I Wayan Budiana, S.Kom., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Al Islam Kemuhammadiyahan Universitas Muhammadiyah Purwokerto Akhmad Darmawan, S.E., M.Si., serta Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Muhammadiyah Purwokerto Efi Miftah Faridli, M.Pd.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya