Top 3: Lapor Harta di Program PPS Bisa Dicicil

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 28 Mei 2022, 07:30 WIB
Diperbarui 28 Mei 2022, 07:30 WIB
Pemerintah Peroleh Pajak Rp2,48 Triliun dari Program PPS
Perbesar
Wajib pajak mencari informasi mengenai Program Pengungkapan Sukarela (PPS) di kantor pelayanan pajak pratama di Jakarta, Senin (7/3/2022). Pemerintah memperoleh PPh senilai Rp2,48 triliun setelah 66 hari pelaksanaan Program Pengungkapan Sukarela (PPS). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah tengah menjalankan Program Pengungkapan Sukarela (PPS) atau tax amnesty jilid II.Dalam program ini pemerintah akan memberikan diskon pajak kepada wajib pajak yang belum melaporkan aset atau hartanya.

Staf Ahli Bidang Kepatuhan Pajak Kementerian Keuangan Yon Arsal, menyarankan agar masyarakat mencicil melaporkan hartanya melalui program PPS ( Progrogram Pengungkapan Sukarela), sebelum program tersebut berakhir.

Artikel mengenai Program Pengungkapan Sukarela (PPS) ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Sabtu 28 Mei 2022:

1. Kemenkeu: Wajib Pajak Boleh Cicil Lapor Harta di Program PPS sebelum 30 Juni 2022

Staf Ahli Bidang Kepatuhan Pajak Kementerian Keuangan Yon Arsal, menyarankan agar masyarakat mencicil melaporkan hartanya melalui program PPS ( Progrogram Pengungkapan Sukarela), sebelum program tersebut berakhir.

Hal itu disampaikan dalam media briefing "Perkembangan data penerimaan pajak terkini dan Program Pengungkapan Sukarela", Jumat (27/5/2022).

“Kami ingin mengingatkan kalau para wajib pajak menunggu sampai akhir bulan, misal mengisi 30 Juni, tiba-tiba ada aset yang ketinggalan belum dilaporkan, maka sudah tidak punya kesempatan yang lain. Jadi kami menghimbau, tidak perlu nunggu sampai lengkap,” kata Yon Arsal.

Simak artikel selengkapnya di sini

 


2. BI: Negara G20 Terus Dorong Pemanfaatan Digitalisasi

BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke 5,25 Persen
Perbesar
Gubernur BI Perry Warjiyo (kanan) didampingi DGS Destry Damayanti memberi keterangan pers hasil Rapat Dewan Gubernur di Kantor BI, Jakarta, Kamis (19/9/2019). Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,25 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Presidensi G20 Indonesia akan terus mendorong perkembangan teknologi digital di seluruh anggota. Di Indonesia, teknologi digital akan digunakan untuk mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terutama yang dimiliki oleh perempuan dan pemuda.

Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam webinar "Pemberdayaan UMKM Perempuan untuk Inklusi Keuangan", Jumat (27/5/2022).

"Negara-negara G20 juga terus mendorong pemanfaatan digitalisasi untuk mencapai inklusi keuangan, melalui penyusunan pedoman implementasi G20 High Level Principle for digital financial inclusion," kata Perry.

Simak artikel selengkapnya di sini

 


3. Penjelasan Lion Air Soal 10 Penumpang dari Bandara Bengkulu yang Tak Dapat Kursi

Pesawat Lion Air terparkir di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Kota Tangerang. Meski berulang kali diguncang gempa, penerbangan menuju Lombok masih berjalan normal.
Perbesar
Tercatat, penerbangan pada Minggu, 19 Agustus 2018 hingga hari ini, 20 Agustus 2018, masih berjalan normal.

Lion Air menjelaskan bahwa penangan layanan penumpang penerbangan berjadwal domestik bernomor JT-639 pada Jumat 27 Mei 2022 dari Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu (BKS) tujuan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (CGK) telah dilaksanakan menurut standar operasional prosedur.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, Lion Air penerbangan JT-639 dipersiapkan dengan baik, akan menggunakan jenis pesawat Boeing 737-900ER berkapasitas 215 kursi kelas ekonomi.

Rute Bengkulu ke Jakarta dijadwalkan berangkat pukul 08.40 WIB, akan membawa tujuh awak pesawat serta 199 penumpang.

Simak artikel selengkapnya di sini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya