Stafsus Tegaskan Erick Thohir Tak Kampanye saat Kunjungan Kerja

Oleh Tira Santia pada 17 Mei 2022, 17:30 WIB
Diperbarui 17 Mei 2022, 17:30 WIB
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga
Perbesar
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga.

Liputan6.com, Jakarta Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, mengatakan Menteri BUMN Erick Thohir tidak melakukan kampanye saat dirinya melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren berbagai daerah.

"Yang pasti Pak Erick itu nggak ada kampanye. Kerja terus kan kita kerja terus. Dia banyak perusahaan-perusahaannya (BUMN) yang menangani persoalan rakyat, mau nggak mau semua BUMN yang berhubungan sama ekonomi rakyat itu jadi penting," kata Arya ditemui di kawasan Sarinah, Jakarta, Selasa (17/5/2022).

Arya menegaskan, kegiatan Erick Thohir turun ke lapangan tentunya atas perintah dan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Agar para Menteri tidak hanya bekerja di kantor saja, melainkan juga turun ke lapangan.

Tak hanya itu saja, berbagai kegiatan lapangan yang dilakukan Erick Thohir adalah salah satu pekerjaan utama. Tujuannya, agar program berbagai BUMN bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.

Misalnya, Erick Thohir saat ini sedang giat memantau program yang dijalankan Holding Ultra Mikro, yaitu program Mekaar.

"Kerjaan-kerjaan ini yang buat dia sering turun ke bawah, masalah UMKM karena lewat Program PaDi UMKM itu selama dua tahun itu BUMN beli ke UMKM Rp 20 triliun dari 2021. Ini yang buat beliau turun banyak ke UMKM krn ingin memastikan bahwa ini penting sekali, makanya turun ke bawah." katanya.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Kinerja BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir hadiri Situbondo bersholawat di Pondok Pesantren Syalafiyah Syafi'iyah Situbondo (Istimewa)
Perbesar
Menteri BUMN Erick Thohir hadiri Situbondo bersholawat di Pondok Pesantren Syalafiyah Syafi'iyah Situbondo (Istimewa)

Menurutnya, transformasi dan kinerja BUMN-BUMN mengalami peningkatakan meningkat sejak dipimpin Menteri Erick Thohir. Misalnya, mulai dari pembentukan Bank Syariah Indonesia, merger di tubuh Pelindo, hingga membuat PTPN yang rugi menjadi untung.

"BUMN-BUMN karya yang kemarin nasibnya terjepit kaya Waskita dan lain-lain terbantu juga malah makin sehat, malah Waskita diperkirakan 2024 memiliki Ebitda paling kuat di antara karya karya. Ini kan transformasinya jalan. Kan kalau dipertanyakan sulit juga," ujar Arya.

Disisi lain, Arya menyebut kinerja keseluruhan BUMN juga mengalami peningkatan. Untuk keseluruhan laba bersih BUMN-BUMN misalnya jika digabungkan bisa mencapai Rp 90 triliun pada tahun 2021, artinya naik drastis dibandingkan laba bersih tahun 2020 hanya sebesar Rp 13 Triliun.

"Berarti efisiensi jalan kencang, jadi masa dilarang dia ke bawah. sampai hari ini kami tidak pernah berpikir mengenai calon presiden dan wapres," pungkas Arya.


Mahasiswa Jawa Timur Beri Kartu Hijau untuk Erick Thohir, Apa Alasannya

Menteri BUMN Erick Thohir dikalungi medali dan diberikan 'kartu hijau' tanda dukungan dari Kelompok Cipayung Plus Jiwa Timur
Perbesar
Menteri BUMN Erick Thohir dikalungi medali dan diberikan 'kartu hijau' tanda dukungan dari Kelompok Cipayung Plus Jiwa Timur

Menteri BUMN Erick Thohir dikalungi medali dan diberikan 'kartu hijau' tanda dukungan dari Kelompok Cipayung Plus Jiwa Timur. Kelompok yang terdiri dari 7 organisasi besar mahasiswa di Jawa Timur itu kompak memberikan dukungan dan apresiasi kepada Erick Thohir dalam komitmennya memperkuat demokrasi dan memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat.

Dalam acara yang dihelat di GOR Banyuwangi tersebut Erick sebelumnya berdiskusi mengenai arah kebijakannya selama memimpin Kementerian BUMN. Setelahnya, Erick Thohir lantas disematkan medali dari masing-masing organisasi.

Nauval Winartono Perwakilan Cipayung Plus Jatim mengatakan 'kartu hijau ini diberikan kepada Pak Erick Thohir atas kinerja dan etos kerjanya di Kementerian BUMN.

Dari catatan para mahasiswa, ada beberapa poin yang layak untuk digarisbawahi. Pertama, Erick dinilai berhasil membawa BUMN menjadi korporasi negara yang sehat dengan pencapaian laba yang dramatis. Kedua, Erick dinilai memiliki komitmen kerakyatan.

Ketiga, Erick Thohir juga mampu menyelesaikan sengkarut kasus korupsi pada kasus Jiwasraya dan Asabri.

Menerima dukungan dari Kelompok Organisasi Mahasiswa itu diakui Erick merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan komitmen yang sungguh-sungguh.


Pendidikan dan UMKM

Menteri BUMN Erick Thohir dikalungi medali dan diberikan 'kartu hijau' tanda dukungan dari Kelompok Cipayung Plus Jiwa Timur
Perbesar
Menteri BUMN Erick Thohir dikalungi medali dan diberikan 'kartu hijau' tanda dukungan dari Kelompok Cipayung Plus Jiwa Timur

Dalam sambutannya, Erick mengatakan concern-nya saat itu ada di problem pendidikan dan UMKM terutama yang berbasis digital. Situasi ekonomi di tengah kencangnya arus disrupsi akan membawa banyak perubahan, terutama di lapangan kerja.

Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah itu banyak menyalurkan program di bidang pendidikan seperti beasiswa kepada mahasiswa dan magang di BUMN, supaya terjadi upskilling, dan adaptasi beberapa jenis pekerjaan baru.

Program itu tak lain bertujuan untuk meningkatkan kompetensi generasi muda dan sejalan dengan visi serta misi Indonesia Emas 2035.

Berbicara demokrasi, Erick mengungkapkan Indonesia merupakan negara yang menjalankan siklus demokrasi paling baik, "Demokrasi salah satu yang tersukses di dunia, pergantian kepemimpinan, check and balance di media, termasuk sosial media, tidak ada yang namanya pembreidelan. Artinya demokrasi kita sudah ada di jalan yang benar," ungkapnya di hadapan sekitar 300 aktivis mahasiswa Cipayung.

Tujuh organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus di Banyuwangi itu antara lain PMII, HMI, SEMMI, PII, GMNI, IMM dan PMKR. 

Infografis Gebrakan 30 Hari Menteri BUMN Erick Thohir
Perbesar
Infografis Gebrakan 30 Hari Menteri BUMN Erick Thohir. (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya